Tim Verifikasi Geopark Sangkulirang Mangkalihat Dalami Situs Sejarah Kutai Timur
Tim Verifikasi Geopark Nasional mendalami bukti sejarah dan kekayaan arkeologis di kawasan Karst Sangkulirang-Mangkalihat Kabupaten Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa hingga Rabu pekan ini. Langkah ini dilakukan guna menilai kelayakan kawasan tersebut dalam pemenuhan kriteria warisan budaya terintegrasi.
Ketua Tim Verifikasi Geopark, Prof. Mega Fatimah Rosana, memimpin langsung peninjauan lapangan tersebut bersama sejumlah pakar. Verifikasi ini memfokuskan penilaian pada aspek warisan budaya, tinggalan arkeologi purba, serta signifikansi geologi yang ada di wilayah tersebut.
Rangkaian verifikasi hari kedua yang berlangsung pada Selasa (7/7/2026) dimulai dengan mengunjungi Galeri Cagar Budaya atau Museum Budaya Kutai Timur yang terletak di Jalan Soekarno Hatta, Sangatta. Langkah ini diambil untuk mencocokkan data historis awal sebelum tim bergerak menuju titik lokasi gua prasejarah.
Verifikasi Gua Prasejarah di Kecamatan Karangan
Memasuki hari ketiga pada Rabu (8/7/2026), tim verifikasi melanjutkan perjalanan lapangan dengan meninjau Cagar Budaya Gua Mengkuris dan Gua Haji. Kedua situs penting ini secara administratif terletak di Desa Batu Lepoq, Kecamatan Karangan, Kabupaten Kutai Timur.
Perjalanan menuju Gua Mengkuris memerlukan akses khusus karena memiliki jalur sepanjang kurang lebih 7 kilometer dari gerbang penyambutan. Selain jarak yang cukup jauh, tim peneliti juga harus melintasi kawasan operasional milik sebuah perusahaan lokal untuk mencapai mulut gua.
Kekayaan Data Arkeologi dan Temuan Purba
Berdasarkan data yang dihimpun dari Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur, kawasan Sangkulirang-Mangkalihat menyimpan kekayaan sejarah yang sangat masif. Tercatat puluhan situs telah diidentifikasi dan dilindungi oleh pemerintah setempat.
Pengelola Galeri Cagar Budaya, Makmur, menjelaskan bahwa pengelolaan aset sejarah ini terus dimaksimalkan untuk mendukung edukasi masyarakat. Keberadaan benda cagar budaya di galeri tersebut menjadi jembatan informasi penting bagi tim verifikasi sebelum melihat kondisi riil di dalam gua karst.
Berikut adalah rincian data cagar budaya dan temuan penting yang tercatat di kawasan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat:
| Kategori Data | Jumlah / Jenis Temuan | Keterangan Situs |
|---|---|---|
| Situs Cagar Budaya | 47 situs | Tersebar di seluruh kawasan karst |
| Peninggalan Budaya | Lukisan cap tangan purba | Ditemukan pada dinding-dinding gua |
| Fosil Hewan | Fosil satwa purba | Tersimpan di kluster gua purba |
| Kerangka Manusia | 4 individu manusia purba | Satu kerangka utuh ditemukan di Liang Jon |
Penemuan empat individu manusia purba menjadi salah satu pilar kuat dalam verifikasi sejarah ini. Dari keempat temuan tersebut, satu kerangka manusia purba yang ditemukan di situs Liang Jon berada dalam kondisi yang relatif utuh dan menjadi objek penelitian vital.
Konteks Verifikasi di Sektor Lain
Selain fokus pada verifikasi sejarah geopark di Kalimantan Timur, kegiatan penilaian kelayakan dan verifikasi faktual oleh lembaga pemerintah juga berlangsung di beberapa daerah lain pada periode minggu yang sama.
- Verifikasi Pesantren di Bener Meriah: Tim Kanwil Kemenag Aceh melakukan verifikasi perizinan operasional di Pondok Pesantren Darul Ulum Al Fatah dan Pondok Pesantren Hidayatussalikin Al Musthafawiyah pada Kamis (9/7/2026).
- Wawancara Penjamin Bapas Amuntai: Petugas Bapas melakukan verifikasi lapangan terhadap penjamin berinisial HB terkait usulan hak integrasi warga binaan Lapas Kelas IIB Amuntai pada Selasa (7/7/2026).
Kembali ke sektor geopark, dokumen hasil verifikasi lapangan di Gua Mengkuris dan Gua Haji ini selanjutnya akan disusun oleh tim ahli pimpinan Prof. Mega Fatimah Rosana sebagai rekomendasi resmi. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur kini menunggu hasil evaluasi menyeluruh tersebut untuk menentukan langkah konservasi dan pengembangan kawasan ke depan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow