Ilmuwan Temukan Kurva Kinerja Termal Universal pada Makhluk Hidup
Para peneliti menemukan bahwa hampir seluruh makhluk hidup di Bumi mengikuti pola yang sama dalam merespons suhu, mulai dari mikroba hingga reptil. Fenomena yang dinamakan Kurva Kinerja Termal Universal (UTPC) ini memicu kekhawatiran baru terkait dampak perubahan iklim.
Dikutip dari Detikcom yang melansir Trinity College Dublin, pola ini menunjukkan kemampuan organisme meningkat saat suhu naik hingga mencapai titik optimal. Namun, kinerja tubuh organisme tersebut dapat menurun dengan sangat cepat setelah melewati batas tersebut.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bagi kelangsungan banyak spesies yang mungkin kesulitan beradaptasi jika suhu Bumi terus meningkat.
"Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa seluruh bentuk kehidupan tetap terkekang oleh 'aturan' yang sama tentang bagaimana suhu memengaruhi kemampuan mereka untuk berfungsi," ungkap Dr Nicholas Payne dari Trinity's School of Natural Sciences.
UTPC memperlihatkan bahwa kinerja biologis makhluk hidup naik perlahan seiring kenaikan suhu, mencapai puncak ideal, lalu anjlok drastis jika suhu terus bertambah. Pola ini ditemukan konsisten pada ribuan spesies, terlepas dari perbedaan jenis mereka.
Riset ini menganalisis lebih dari 2.500 kurva kinerja suhu dari berbagai aktivitas biologis. Aktivitas yang diamati meliputi kecepatan lari kadal hingga kecepatan pembelahan diri pada bakteri.
Meskipun setiap spesies memiliki suhu favorit yang berbeda, mulai dari 5 derajat Celsius hingga 100 derajat Celsius, bentuk dasar kurva mereka terbukti identik. Hal ini membuktikan adanya batasan fisik kuat yang mengikat hampir semua cabang kehidupan selama miliaran tahun.
"Apa yang kami tunjukkan di sini adalah bahwa semua kurva yang berbeda itu sebenarnya adalah kurva yang sama persis, hanya saja diregangkan dan digeser pada suhu yang berbeda," ungkap Andrew Jackson, Profesor Zoologi di Trinity.
Temuan ini membawa peringatan serius terkait perubahan iklim yang terjadi saat ini karena semua makhluk hidup memiliki risiko serupa saat suhu lingkungan melewati batas optimal.
Ancaman Nyata Pemanasan Global
Penurunan kinerja yang tajam setelah titik puncak menunjukkan bahwa sedikit kenaikan suhu di atas batas normal dapat berakibat fatal bagi fisik organisme. Evolusi diduga tidak memiliki banyak ruang gerak untuk membantu spesies beradaptasi dengan kenaikan suhu yang sangat cepat.
Sejauh ini, kehidupan hanya mampu menggeser suhu ideal mereka ke angka yang lebih tinggi, tetapi tidak bisa mengubah pola dasar respons tubuh terhadap panas. Risiko kegagalan fungsi tubuh kini menjadi ancaman nyata bagi banyak spesies jika Bumi terus memanas.
Para ilmuwan saat ini fokus mencari tahu apakah ada spesies unik yang sanggup melanggar aturan tersebut untuk bertahan hidup pada masa depan. Hasil studi ini telah dipublikasikan di prosiding Proceedings of the National Academy of Sciences dengan judul "A universal thermal performance curve arises in biology and ecology" pada 17 September 2025.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow