KP2MI Perluas Pendaftaran SMK Go Global 2027
Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia memperluas pendaftaran program SMK Go Global pada tahun 2027 untuk peserta yang belum memiliki keterampilan teknis, sebagaimana dilansir dari Detikcom pada Jumat (28/8/2026).
Program yang dijadwalkan mulai berjalan pada Januari 2027 tersebut memuat proses pelatihan serta sertifikasi dengan durasi hingga tujuh bulan.
"Dengan jangka waktu yang lebih panjang, pelatihan bahasa akan memakan waktu sekitar tiga bulan, pelatihan keterampilan teknis akan memakan waktu satu hingga dua bulan, dan sertifikasi akan memakan waktu sekitar satu hingga dua hari," jelas Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin.
Ketentuan pendaftaran tersebut sengaja dibedakan dari pelaksanaan tahun 2026 yang hanya diperuntukkan bagi peserta berketerampilan.
"Karena ini adalah program yang memberikan hasil cepat, kami memulai dengan peningkatan keterampilan. Oleh karena itu, kami tidak memulai dari nol," kata Mukhtarudin.
Skema pelatihan dan sertifikasi dalam program SMK Go Global disiapkan untuk menyalurkan tenaga kerja Indonesia ke sejumlah negara tujuan seperti Jepang, Korea Selatan, Jerman, Australia, Malaysia, Singapura, kawasan Eropa, Turki, dan Taiwan.
Program ini terbuka bagi lulusan SMK, SMA, S1, hingga S2 guna mengisi sektor kerja caregiver, welder, hospitality, nurse, truck driver, manufaktur, transportasi, pertanian, konstruksi, dan kelautan.
Pemerintah menetapkan target kuota keseluruhan mencapai 500.000 tenaga kerja yang mencakup 300.000 lulusan SMK dan 200.000 dari jalur umum, dengan rincian target 40.000 pekerja pada 2026 serta 140.000 pekerja pada 2027.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow