Fenomena Okultasi Bulan dan Venus Terjadi pada 14 September 2026

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Peristiwa okultasi Bulan dan Venus dijadwalkan terjadi pada 14 September 2026. Peristiwa astronomi ini menyebabkan Venus terlihat seolah lenyap di balik Bulan jika dipantau dari Bumi. Ketika Venus kembali muncul dari belakang Bulan, planet tersebut bakal menyajikan pemandangan terang di langit.

Momen ini juga menjadi objek menarik untuk diabadikan melalui fotografi, dikutip dari Detikcom yang mengutip BBC Sky at Night Magazine. Laporan EarthSky mencatat bahwa Bulan sabit tipis bergerak mendekati Venus yang sedang bersinar terang usai Matahari terbenam pada 13 dan 14 September 2026 pukul 11.00 UTC atau 18.00 WIB. Pergerakan melintas inilah yang memicu efek Venus tampak menghilang di balik Bulan.

Pengamatan fenomena ini bisa dilakukan di beberapa negara, termasuk Malaysia, sebagian wilayah Indonesia, serta area Belahan Bumi Selatan (BBS). Sementara itu, kawasan lain akan menyaksikan Venus bersinar terang pada posisi sangat dekat dengan Bulan di langit malam.

Puncak Kecerahan Venus

Lepas dari fase okultasi, Venus bakal mencapai tingkat kecerahan tertinggi pada 18 September 2026 di antara penampakan malam lainnya. Berdasarkan penjelasan Badan Penerbangan dan Antariksa (NASA) AS, pengamatan dapat diarahkan ke sisi barat setelah Matahari terbenam.

Tidak lama sesudah Matahari tenggelam, Venus akan terlihat sebagai titik cahaya terang di posisi rendah atas cakrawala barat. Pantulan cahayanya tampak lebih dominan dibandingkan bintang di sekitarnya karena jarak Venus yang relatif dekat dengan Bumi serta ukuran Bulan sabit yang cukup besar.

Follow ngajimatematika.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed