Mesin Cuci Cuma Mendengung Tidak Berputar Ini Cara Tes Dinamo Pengering

Smallest Font
Largest Font

Kondisi mesin cuci cuma mendengung tidak berputar sering kali menjadi tanda awal bahwa ada masalah serius pada sistem penggerak utama perangkat Anda. Masalah ini biasanya berpusat pada komponen motor listrik bawah yang bertugas mengubah energi listrik menjadi energi mekanik untuk menggerakkan seluruh sistem. Melalui panduan teknis ini, Anda akan mempelajari cara mengetahui dinamo mesin cuci masih bagus atau tidak secara akurat menggunakan alat ukur elektrik.

Dinamo pengering didesain berputar cepat agar pakaian lekas kering melalui gaya sentrifugal yang dihasilkan oleh putaran tinggi pada bak tabung.

Karakteristik ini berbeda dengan dinamo pencuci yang didesain berputar kuat untuk membolak-balik pakaian yang berat karena beban air dan detergen. Ketika dinamo mesin cuci rusak, salah satu komponen penggerak bawah yang menghasilkan energi listrik untuk menggerakkan motor, bak pengering, dan pulsator mesin cuci ini akan kehilangan fungsinya secara total atau sebagian.

Dari pengalaman saya menangani berbagai kendala di lapangan, ciri ciri dinamo mesin cuci konslet kerap ditandai dengan bodi motor yang sangat panas saat dialiri listrik, keluar bau gosong, atau sekring rumah langsung putus. Namun, jika mesin cuci cuma mendengung tidak berputar, kemungkinan besar terjadi putusnya salah satu lilitan bagian dalam atau melemahnya kapasitor.

Sering kali pengguna mengeluh mengenai kenapa mesin cuci putarannya lemah, yang setelah diperiksa ternyata disebabkan oleh nilai resistansi kumparan yang sudah tidak seimbang lagi.

Persiapan Alat dan Identifikasi Jalur Konektor Motor

Sebelum memulai proses pengujian fisik, Anda wajib menyiapkan beberapa peralatan keselamatan dan alat ukur yang presisi.

  • Avometer atau Multimeter (Digital atau Analog)
  • Obeng plus dan minus untuk membuka casing
  • Tang potong dan isolasi listrik
  • Sarung tangan karet demi keselamatan kerja

Langkah pertama dalam cara cek dinamo mesin cuci adalah memahami konfigurasi kabel yang keluar dari bodi motor tersebut.

Pada umumnya, terdapat 3 buah pin pada dinamo yang berfungsi sebagai konektor utama untuk menyalurkan arus listrik ke dalam kumparan. Berdasarkan skema standar pabrikan, konfigurasi konektor ini membagi tugas di mana pin tengah menerima arus negatif, sedangkan 2 pin di pinggir menerima arus positif. Pin-pin ini tersambung ke tiga kabel dengan warna berbeda, misalnya kombinasi biru, merah, dan kuning, atau kombinasi biru, coklat, dan abu-abu.

Cara cek kumparan dinamo motor spin pengering mesin cuci 2 tabung | Lutfi abdulloh channel

Langkah demi Langkah Mengukur Jalur Kumparan dengan Avometer

Untuk memastikan kondisi internal kumparan, kita harus mempraktikkan cara mengukur dinamo mesin cuci dengan avometer secara bertahap.

Trik sederhana dan contoh pengukuran resistansi untuk mengecek kondisi dinamo mesin cuci atau alat sejenis ini pernah dibagikan oleh teknisi sekaligus penulis elektronika, Masagus Ibrahim.

  1. Pastikan kabel steker mesin cuci sudah dicabut dari stop kontak dinding untuk menghindari sengatan listrik berbahaya.
  2. Buka penutup bagian belakang mesin cuci, lalu potong atau lepaskan kabel sambungan yang menuju ke dinamo pengering.
  3. Atur posisi sakelar avometer Anda pada mode Ohm meter dengan skala pengujian $\times1$ atau $\times10$.
  4. Lakukan kalibrasi alat ukur terlebih dahulu dengan menempelkan kedua probe hingga jarum menunjukkan angka nol atau layar digital stabil.
  5. Hubungkan probe avometer ke kabel warna biru (konektor utama) dan kabel warna merah atau coklat (lilitan utama), lalu catat hasilnya.
  6. Hubungkan probe avometer ke kabel warna biru dan kabel warna kuning atau abu-abu (lilitan starter), kemudian catat angkanya.
  7. Terakhir, ukur resistensi antara kabel merah/coklat langsung ke kabel kuning/abu-abu untuk melihat nilai total kumparan.

Standar Parameter Nilai Hambatan untuk Evaluasi Kondisi

Setelah melakukan pembacaan angka pada alat ukur, Anda harus mencocokkan hasil tersebut dengan standar matematis kelistrikan motor induksi.

Jika dinamo pengering dalam keadaan baik, penjumlahan total resistensi lilitan utama dan starter pada multimeter harus pas dan konsisten.

Sebagai contoh visual untuk mempermudah evaluasi Anda di rumah, berikut adalah tabel referensi nilai resistensi berdasarkan data pengujian teknis di lapangan.

Standar Nilai Hambatan Kumparan Dinamo Mesin Cuci
Jenis Komponen MotorResistensi Lilitan Utama (Ohm)Resistensi Lilitan Starter (Ohm)Total Hambatan Kombinasi (Ohm)
Dinamo Pengering (Sampel 1)80100180
Dinamo Pengering (Sampel 2)70120190
Dinamo Pencuci / Wash Motor7070140

Perhatikan bahwa pada dinamo pencuci, jarak resistensi kedua lilitan harus sama karena jumlah lilitan dan besar kawatnya sama.

Jika resistensi kabel biru dan coklat (atau merah) terukur 70 ohm, maka kabel biru dan abu-abu (atau kuning) juga harus 70 ohm, sehingga totalnya menjadi 140 ohm.

Sementara pada motor pengering, nilai hambatan lilitan starter selalu lebih besar daripada lilitan utama karena perbedaan diameter dan jumlah putaran kawat di dalamnya.

Kesalahan umum yang saya lihat adalah ketika seseorang mendapati nilai total kombinasi tidak sama dengan penjumlahan kedua lilitan, mereka menganggapnya normal, padahal itu pertanda ada korsleting antar-jalur.

Apabila saat diukur avometer menunjukkan angka nol (0) atau tidak bergerak sama sekali (infinit), berarti kawat tembaga di dalam motor tersebut sudah putus total.

Analisis Akhir dan Solusi Perbaikan Sistem Penggerak

Ketika hasil pengukuran menunjukkan angka yang tidak seimbang atau melenceng jauh dari rumus akumulasi hambatan, gulungan tembaga dipastikan sudah mengalami degradasi isolasi.

Kondisi internal yang pincang seperti ini yang membuat medan magnet tidak terbentuk sempurna, sehingga motor kehilangan traksi dan hanya menghasilkan suara dengungan. Jika akumulasi nilai kumparan utama ditambah kumparan starter tidak menghasilkan nilai total yang presisi seperti hukum penjumlahan hambatan, unit motor wajib diganti baru atau digulung ulang.

Mengganti komponen penggerak bawah dengan suku cadang yang memiliki spesifikasi watt dan diameter as yang identik merupakan solusi paling aman demi mengembalikan performa mesin secara jangka panjang.

Follow ngajimatematika.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed