Manfaat Yoga dan Zumba untuk Mengurangi Stres pada Perempuan Pekerja
Perempuan acapkali menjalani peran ganda sebagai pekerja sekaligus mengurus rumah tangga. Kesibukan ini membuat banyak perempuan terjebak dalam stres dan kelelahan mental yang konstan.
Untuk mengatasi hal ini, Prof Dr Noortje Anita Kumaat guru besar Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) meneliti olahraga yang bisa mengurangi stres pada perempuan. Menurut risetnya, aktivitas fisik adalah 'apotek alami' untuk membantu kesehatan mental perempuan.
Melalui studi ilmiah terhadap 159 perempuan pekerja di Indonesia, Prof Noortje merekomendasikan dua jenis olahraga, yakni yoga dan zumba, sebagai instrumen untuk memulihkan keseimbangan jiwa dan raga. Yoga bisa memberikan ketenangan melalui penguasaan diri dan kesadaran (mindfulness) yang dibangun lewat olah napas (pranayama) serta postur (asana),
Yoga terbukti bisa menenangkan sistem saraf pusat. Keheningan dan fokus internal memberikan mekanisme "jeda" untuk me-reset kondisi psikologis seseorang.
Kemudian perempuan yang ingin memulihkan kepercayaan diri,zumba bisa opsi lainnya. Dengan pendekatan ritmik-eksplosif dan atmosfer yang menyenangkan,zumba membantu perempuan melepaskan rasa kurang percaya diri.
Gerakan energik dalam zumba bisa memicu pelepasan endorfin secara masif dan menghargai fungsionalitas tubuh perempuan. Lebih dari sekedar penilaian estetika, tubuh bisa memaksimalkan fungsinya sebagai sesuatu yang lincah dan indah.
Meningkatkan Harga Diri
Kedua olahraga ini secara signifikan mampu meningkatkan harga diri jangka panjang. Riset tersebut menegaskan bahwa bergerak adalah obat paling ampuh untuk melawan gaya hidup kurang gerak (sedentary lifestyle).
Melalui perpaduan gerakan dan jiwa, perempuan diharapkan dapat kembali menemukan rasa berharganya di tengah dinamika zaman yang menantang.
"Tidak ada 'satu obat ajaib untuk semua'. Efektivitas olahraga bersifat personal. Yoga bekerja melalui jalur penenangan (calming), sementara Zumba bekerja melalui jalur pembangkitan semangat (uplifting). Keduanya valid, keduanya ilmiah, das keduanya sangat dibutuhkan," tegasnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow