Kemendikdasmen Integrasikan SIBI dan SLiMS untuk Perluas Akses Buku
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah meresmikan integrasi Sistem Informasi Perbukuan Indonesia dengan Senayan Library Management System untuk memperluas akses perpustakaan digital bagi masyarakat pada Rabu (1/7/2026), dilansir dari Detikcom.
Integrasi kedua sistem ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional dan Hari Buku Nasional 2026. Melalui langkah ini, koleksi digital milik SIBI kini dapat diakses secara langsung lewat katalog perpustakaan yang berbasis SLiMS.
Kebijakan tersebut mempermudah para pemustaka dalam mencari bahan bacaan tanpa perlu kesulitan, sekaligus membantu pustakawan mengelola metadata koleksi secara lebih rapi, sistematis, dan efisien.
"Hari ini kita meresmikan Pojok Sistem Informasi Perbukuan Indonesia dan mengintegrasikannya dengan SLiMS Perpustakaan Kemendikdasmen. Integrasi ini merupakan upaya kita untuk meningkatkan akses buku bermutu yang tidak lagi dibatasi jarak karena tidak harus datang ke perpustakaan, tetapi bisa diakses di mana pun," ujar Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti.
Suharti menambahkan bahwa platform otomasi perpustakaan berbasis perangkat lunak terbuka ini sudah digunakan secara luas di sekolah-sekolah Indonesia dan bahkan telah diadopsi di luar negeri.
"Alhamdulillah, SLiMS sudah menjadi salah satu yang paling luas penggunaannya diantara perpustakaan sekolah di seluruh Indonesia dan bahkan sudah diadopsi oleh berbagai negara, termasuk Bangladesh dan kawasan Asia Tengah," tambah Suharti.
Aplikasi SLiMS sendiri memuat berbagai fitur penting mulai dari pengelolaan koleksi, katalog online, sirkulasi buku, hingga manajemen keanggotaan perpustakaan.
Sementara itu, Kepala Pusat Perbukuan, Supriyatno menjelaskan bahwa layanan ini menyediakan buku-buku teks utama kurikulum yang berlaku serta buku non-teks untuk jenjang PAUD hingga SMK yang dapat dimanfaatkan oleh siswa, guru, maupun masyarakat umum.
"Buku yang tersedia di SIBI merupakan buku yang telah mendapatkan rekomendasi. Khusus buku teks, semuanya merupakan buku teks utama sesuai kurikulum yang berlaku saat ini untuk semua jenjang pendidikan," jelas Supriyatno.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow