Poltek SSN Buka Pendaftaran Seleksi Kedinasan 2026 Tanpa Syarat UTBK
Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) memastikan tidak mewajibkan sertifikat Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dalam Seleksi Penerimaan Taruna Baru (SPTB) 2026. Pendaftaran seleksi sekolah kedinasan ini masih dibuka hingga 30 Agustus 2026, sebagaimana dilansir dari Detikcom pada Rabu (26/8/2026).
"Seleksi Penerimaan Taruna Baru (SPTB) Poltek SSN Tahun 2026 tidak menggunakan sertifikat UTBK," tegas Poltek SSN melalui postingan Instagram resminya dikutip Rabu (26/8/2026).
Pada tahun ini, Poltek SSN menyediakan kuota daya tampung sebanyak 50 calon taruna dan taruni. Formasi tersebut terbagi ke dalam tiga program studi D4, yaitu Rekayasa Keamanan Siber sebanyak 22 orang, Rekayasa Kriptografi sebanyak 10 orang, dan Rekayasa Perangkat Keras Kriptografi sebanyak 18 orang.
Persyaratan umum pendaftaran mengharuskan pendaftar berstatus WNI berusian minimal 17 tahun dan maksimal 21 tahun pada 31 Desember 2026. Pendaftar merupakan lulusan SMA/MA jurusan IPA (atau semua jurusan untuk Kurikulum Merdeka) serta SMK Teknik Elektronika dan SMK TI bidang keahlian Teknologi Informasi dan Komunikasi tertentu.
Calon peserta wajib memiliki rata-rata nilai Matematika dan Bahasa Inggris teori minimal 80 pada semester IV dan V. Persyaratan fisik mencakup tinggi badan minimal 160 cm untuk pria dan 150 cm untuk wanita, sehat jasmani-rohani, tidak buta warna, tidak bertato, serta tidak bertindik selain pada bagian tubuh yang lazim bagi wanita.
Selain itu, pendaftar harus berstatus belum menikah, tidak pernah melahirkan atau memiliki anak biologis, belum pernah drop out dari perguruan tinggi kedinasan, tidak terikat ikatan dinas lain, serta memiliki kartu BPJS Kesehatan dan NIK valid. Setelah lulus, alumni wajib bersedia menjalani ikatan dinas dan ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.
Berkas administrasi yang wajib diunggah meliputi pas foto latar merah, scan KTP/KK, scan rapor semester IV dan V, surat hasil pemeriksaan kesehatan dan tes buta warna dari Puskesmas atau dokter pemerintah tahun 2026, surat pernyataan persetujuan, serta tangkapan layar BPJS Kesehatan.
Tahapan seleksi SPTB Poltek SSN 2026 meliputi pendaftaran administrasi di portal SSCASN BKN, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), seleksi akademik, seleksi psikologi, Clearance Test dan Mental Ideologi (CT/MI) tertulis, seleksi kebugaran, wawancara litpers, hingga pemantauan akhir (pantukhir).
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow