Kemendikdasmen Sanksi Diskualifikasi Peserta Curang OSN 2026
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyiapkan sanksi tegas berupa diskualifikasi bagi peserta yang terbukti melakukan kecurangan dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026. Penegasan langkah preventif ini disampaikan langsung di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta, pada Kamis (4/6/2026), dilansir dari Detikcom.
Langkah berat tidak hanya menyasar individu, melainkan juga satuan pendidikan yang menaungi mereka. Pihak kementerian akan memberlakukan sistem daftar hitam bagi sekolah yang kedapatan membiarkan atau terlibat dalam tindakan tidak terpuji tersebut.
"Jadi pelanggaran berat dapat berakibat pada diskualifikasi peserta. Saya yang tidak ingin yang pesertanya didiskualifikasi. Pencabutan status kepesertaan, nggak boleh lagi ikut. Bahkan bisa sampai ke larangan ke satuan pendidikan untuk mengirimkan peserta OSN di tahun berikutnya," tutur Suharti, Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen.
Penerapan aturan ketat ini berbasis pada regulasi resmi yang sudah diterbitkan pemerintah. Aturan dasar tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 25 Tahun 2025 tentang Manajemen Talenta Murid, serta Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 16 Tahun 2026 mengenai Standar Penyelenggaraan Ajang Talenta Murid.
"Jadi kami ingin bahwa itu komitmen untuk dicegah bersama dari kami dan juga dari pemerintah daerah dan juga satuan pendidikan," tegas Suharti.
Beberapa jenis pelanggaran yang diantisipasi meliputi ketiadaan Pakta Integritas, ketiadaan SK Pengawasan Silang, serta ketiadaan identitas peserta. Selain itu, tindakan mencontek, menggunakan kecerdasan buatan (AI), berbicara saat ujian, hingga kelalaian mengunggah tautan siaran langsung dan rekaman juga masuk dalam catatan pelanggaran.
Kompetisi akademik tingkat Kota/Kabupaten ini dijadwalkan bergulir mulai pekan depan. Jenjang SD/MI/Sederajat memulai kompetisi pada 8 Juni untuk bidang IPA, Matematika, dan IPS, disusul jenjang SMP/MTs/Sederajat pada 11 Juni untuk bidang yang sama.
Sementara itu, pelaksanaan untuk tingkat SMA/MA/SMK/Sederajat bakal diselenggarakan pada 18-19 Juni 2026. Terdapat 9 cabang mata pelajaran yang dilombakan, yaitu Matematika, Fisika, Kimia, Informatika/Komputer, Biologi, Astronomi, Ekonomi, Kebumian, dan Geografi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow