Lulusan Perguruan Tinggi Butuh Waktu Lebih Lama untuk Mendapatkan Pekerjaan
Masa transisi dari menyelesaikan pendidikan hingga mendapatkan pekerjaan di Indonesia membutuhkan waktu yang cukup panjang. Berdasarkan laporan terbaru Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI), rata-rata durasi pencarian kerja masyarakat mencapai 19,8 bulan atau hampir 2 tahun. Studi bertajuk "Transisi Tenaga Kerja di Indonesia: Profil dan Gambaran Durasi Pencarian Kerja" ini disusun oleh M Fajar Ramadhan, SE dan M Fathur Rahman, SE.
Peneliti menggunakan basis data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2025 dengan fokus penduduk usia 15 tahun ke atas, seperti dikutip dari Detikcom. Durasi pencarian kerja dalam riset ini dihitung berdasarkan lamaran dalam satuan bulan untuk memperoleh pekerjaan atau memulai usaha mandiri setelah lulus. Ketentuan ini juga mengikat kelompok yang sempat bekerja pascapendidikan namun saat ini sedang menganggur.
Riset ini menemukan anomali bahwa tingkat pendidikan yang lebih tinggi justru membuat seseorang lebih lama memperoleh pekerjaan. Fenomena masa transisi lulusan perguruan tinggi yang lebih panjang daripada lulusan pendidikan rendah ini sejalan dengan kajian terdahulu oleh Pasay dan Indrayanti pada 2012.
Lulusan pendidikan menengah ke bawah cenderung melewati masa transisi yang lebih singkat. Kondisi ini terjadi karena lapangan kerja yang tersedia tidak menetapkan kriteria seleksi yang ketat, sehingga tipe pekerjaan kategori blue collar apa saja akan diambil. Sebaliknya, alumni perguruan tinggi mengalami waktu tunggu lama akibat adanya ketidaksesuaian atau mismatch antara jurusan kuliah dengan kebutuhan pasar kerja. Faktor lain yang memperlambat adalah tingginya ekspektasi terhadap besaran upah serta jenis profesi yang diincar.
Faktor gender juga turut memengaruhi durasi transisi ini. Laki-laki tercatat memerlukan waktu lebih lama untuk mengamankan pekerjaan pertama mereka setelah lulus dari institusi pendidikan. Berdasarkan teori reservation wage dari A Pasay dan Indrayanti pada 2023, pencari kerja dengan ekspektasi upah tinggi bakal bertindak lebih selektif. Mereka memilih menunggu lebih lama demi mendapatkan tawaran yang memenuhi standar minimum, ditambah adanya tekanan sosial bagi laki-laki untuk meraih pekerjaan yang mapan secara ekonomi dan status.
Data Durasi Mendapat Pekerjaan Berdasarkan Jenjang Pendidikan
Laporan LPEM FEB UI memetakan dinamika masa tunggu memperoleh pekerjaan ini ke dalam tiga generasi pekerja sejak era 1990-an.
| Tingkat Pendidikan | Generasi Pekerja 1990-2000 | Generasi Pekerja 2001-2010 | Generasi Pekerja 2011-2025 |
|---|---|---|---|
| Lulusan S1/S2/S3 | 18,28 bulan | 16,49 bulan | 16,74_bulan |
| Lulusan Diploma | 15,25 bulan | 16,57_bulan | 18,29 bulan |
| Lulusan SMA/MA/SMK | 22,32 bulan | 19,77 bulan | 21,16_bulan |
Selain faktor tingkat pendidikan dan gender, durasi transisi dari dunia pendidikan ke dunia kerja di Indonesia turut dipengaruhi oleh variabel lain. Komponen tersebut meliputi keselarasan jurusan dengan posisi yang dilamar, kepemilikan pengalaman kerja, keterampilan individu, lokasi geografis tempat tinggal, hingga ekspektasi pendapatan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow