NATO Gandeng Accenture dan Leonardo Amankan Jaringan Bisnis Terlindungi Nilai Kontrak Mencapai 200 Juta Euro

Smallest Font
Largest Font

Badan Komunikasi dan Informasi NATO atau NCIA resmi menandatangani kontrak kerja sama strategis senilai sekitar 200 juta euro dengan Accenture pada Kamis (9/7/2026). Kolaborasi ini bertujuan untuk membangun sistem Jaringan Bisnis Terlindungi atau Protected Business Network guna mendukung adopsi progresif layanan cloud yang aman bagi puluhan ribu pengguna aliansi militer tersebut.

Proyek infrastruktur digital berskala besar ini dirancang untuk berlangsung selama tujuh tahun ke depan. Melalui kontrak komprehensif ini, sistem baru akan mendukung efektivitas kerja dari sekitar 29.000 pengguna aktif di lingkungan Aliansi NATO demi menghadapi lanskap ancaman eksternal yang kian dinamis.

Program Protected Business Network menjadi fondasi penting bagi operasional digital rahasia yang dikelola oleh NATO. Melalui sistem ini, personel militer dan jajaran pembuat keputusan strategis dapat saling berkomunikasi, berkoordinasi, serta mengakses data penting secara real-time via platform multi-cloud modern.

Sistem teknologi teranyar ini diproyeksikan untuk menggantikan infrastruktur lama yang dinilai sudah tidak relevan dengan kebutuhan taktis terkini. Langkah modernisasi ini sekaligus memperkenalkan model operasi cloud umum serta metodologi rekayasa standar untuk lingkungan militer.

Dampak Positif Implementasi Sistem Baru

Penerapan sistem Jaringan Bisnis Terlindungi ini membawa dampak signifikan bagi efisiensi birokrasi dan operasional internal organisasi. Berikut adalah beberapa kelebihan utama dari sistem baru yang diterapkan:

  • Menciptakan lingkungan digital yang aman untuk mengembangkan layanan baru.
  • Mempercepat pengelolaan layanan digital dari hitungan bulan menjadi hitungan hari.
  • Membangun kemampuan interkoneksi data yang linteroperabel antardivisi NATO.
  • Meningkatkan ketahanan infrastruktur dari serangan siber global.

Peran Leonardo dalam Penguatan Arsitektur Zero Trust

Dalam menjalankan kontrak senilai ratusan juta euro ini, Accenture bertindak sebagai digital partner agency utama yang berkolaborasi erat dengan raksasa kedirgantaraan dan pertahanan, Leonardo. Sinergi kedua perusahaan global ini memadukan keahlian transformasi digital dengan sistem keamanan canggih.

Perusahaan Leonardo memegang tanggung jawab penuh dalam mengimplementasikan arsitektur keamanan Zero Trust. Sistem pertahanan siber tersebut dibangun menggunakan Platform Keamanan Siber Global berbasis kecerdasan buatan atau AI multi-lembaga yang mutakhir.

Spesifikasi Alokasi Proyek Jaringan Bisnis Terlindungi NATO 2026
Komponen ProyekDetail Implementasi
Nilai Kesepakatan KontrakSekitar 200 Juta Euro
Jangka Waktu Kolaborasi7 Tahun
Target Pengguna LayananSekitar 29.000 Pengguna Aliansi NATO
Mitra Pelaksana UtamaAccenture dan Leonardo
Fokus Teknologi UtamaMulti-cloud Modern dan Keamanan Siber AI

Komitmen Aliansi Menuju Organisasi Berbasis Data

How to Choose the Right Agency Partner | Brew Digital

Pimpinan Industri Pertahanan untuk Accenture EMEA, Olivier Girard, menjelaskan bahwa perjanjian ini memperkuat komitmen NATO terhadap inovasi dan investasi bersama dalam teknologi masa depan. Melalui Jaringan Bisnis Terlindungi, NATO mengambil langkah tegas dalam memodernisasi infrastruktur digitalnya.

"Dengan perjanjian ini, NATO memperkuat komitmennya terhadap inovasi, transformasi digital, dan investasi bersama dalam teknologi masa depan. Melalui Jaringan Bisnis Terlindungi, Aliansi mengambil langkah tegas dalam memodernisasi infrastruktur digitalnya dan membangun organisasi yang semakin terhubung dan berbasis data, yang mampu mengembangkan dan menerapkan kemampuan digital dengan cepat dan dalam skala besar."

Manajer Umum NCIA, Dylan Browne, turut mengawal jalannya kesepakatan besar ini agar dapat diimplementasikan sesuai dengan standar militer tertinggi. Pihak manajemen menegaskan bahwa tulang punggung digital yang tangguh sangat krusial bagi kepemimpinan Aliansi di ruang siber.

CEO Accenture EMEA, Mauro Macchi, menambahkan bahwa ambisi NATO untuk menjadi Aliansi yang sepenuhnya digital merupakan salah satu program transformasi paling signifikan di era modern. Kolaborasi bersama Leonardo dipastikan akan menyediakan keahlian cloud dan keamanan siber yang dibutuhkan oleh NCIA.

"Ambisi NATO untuk menjadi Aliansi yang sepenuhnya digital merupakan salah satu program transformasi paling signifikan di zaman kita, dan penemuan reinventasi sebesar ini membutuhkan mitra tepercaya yang bersedia bertanggung jawab atas hasilnya. Bersama Leonardo, kami akan menyediakan keahlian cloud dan keamanan siber yang dibutuhkan untuk mendukung NCIA dalam membangun tulang punggung digital yang tangguh, interoperabel, dan tahan masa depan, sekaligus memperkuat kemampuan Aliansi untuk beroperasi dan mempertahankan kepemimpinannya."

Proses transisi dari sistem lama ke arsitektur multi-cloud baru ini akan mulai digulirkan secara bertahap di bawah pengawasan langsung tim ahli dari institusi firstonline.info selaku penyedia laporan data kerja sama. Integrasi awal difokuskan pada pengamanan pusat komando utama sebelum diperluas ke seluruh jaringan pengguna aliansi.

Follow ngajimatematika.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed