Samsung Daftarkan Lini Galaxy S26 dengan Teknologi Pengisian Daya Nirkabel Qi2

Smallest Font
Largest Font

Samsung resmi mendaftarkan lini smartphone flagship terbarunya, Samsung Galaxy S26 Series, ke lembaga Wireless Power Consortium (WPC) pada Minggu (14/6/2026). Pendaftaran ini mengonfirmasi kehadiran teknologi pengisian daya nirkabel magnetik Qi2 standar terbaru yang akan disematkan pada seluruh varian ponsel tersebut.

Langkah produsen asal Korea Selatan ini mempertegas arah industri HP Android yang mulai menjadikan teknologi Qi2 sebagai tren utama sejak tahun 2025. Standar magnetik ini mengadopsi konsep serupa yang pertama kali diperkenalkan Apple pada tahun 2020 saat meluncurkan lini iPhone 12 series.

Berdasarkan data dari WPC, Samsung mendaftarkan tiga model dalam generasi ini menggunakan nomor model samaran untuk menjaga kerahasiaan proses uji coba. Varian reguler terdaftar dengan kode SM-K772, varian Plus dengan kode SM-K777, sedangkan varian Ultra menggunakan kode SM-K778.

Dokumen sertifikasi tersebut mengungkapkan bahwa nomor model asli untuk ketiga perangkat tersebut berturut-turut adalah SM-S942B, SM-S947B, dan SM-S948B. Berbeda dengan generasi sebelumnya seperti Galaxy S25 yang mentok pada sertifikasi Qi 2.1.0 dengan daya maksimal 15W, generasi Galaxy S26 ini melompat ke sertifikasi standar Qi 2.2.1 atau Qi2.2.

Penggunaan protokol Qi2.2 ini memberikan peningkatan performa pengisian daya yang signifikan, terutama pada model yang lebih tinggi. Samsung membedakan limitasi daya nirkabel maksimal serta pengisian daya kabel untuk setiap modelnya.

Berikut adalah rincian spesifikasi pengisian daya untuk lini Samsung Galaxy S26:

  • Samsung Galaxy S26 (Base): Pengisian daya nirkabel maksimal hingga 15W dan pengisian daya kabel (wired) hingga 25W.
  • Samsung Galaxy S26 Plus: Pengisian daya nirkabel maksimal mencapai 20W dan pengisian daya kabel hingga 45W.
  • Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian daya nirkabel maksimal hingga 25W dan dukungan pengisian daya kabel maksimal 60W melalui teknologi Super Fast Charging 3.0.

Perbandingan Estimasi Waktu Pengisian Daya

Peningkatan spesifikasi pada versi Qi2.2 ini memangkas waktu pengisian daya secara keseluruhan dalam kondisi ruangan umum. Pemilik Galaxy S26 Ultra dapat memanfaatkan pengisian nirkabel 25W Qi2.2 untuk mengisi daya dari 0 hingga 50 persen dengan estimasi waktu sekitar 35 hingga 45 menit.

Bagi pengguna yang membutuhkan kecepatan lebih tinggi, pengisian daya kabel 60W pada varian Ultra mampu mengisi baterai dari 0 hingga 50 persen hanya dalam waktu 20 hingga 25 menit. Sementara itu, untuk mencapai kapasitas 80 persen secara kabel dibutuhkan waktu sekitar 40 menit.

Untuk memudahkan pemahaman mengenai ekosistem pengisian daya nirkabel ini, berikut adalah tabel komparasi dukungan teknologi pengisian daya antar-generasi perangkat premium Samsung.

Daftar Sertifikasi dan Kapasitas Maksimal Pengisian Daya Nirkabel Samsung
Model PerangkatVersi Sertifikasi QiDaya Maksimal Nirkabel
Galaxy S25 SeriesQi 2.1.015W
Galaxy Z Flip 7Qi 2.1.015W
Galaxy Z Fold 7Qi 2.1.015W
Galaxy S26 (Base)Qi 2.2 / Qi 2.2.115W
Galaxy S26 PlusQi 2.2 / Qi 2.2.120W
Galaxy S26 UltraQi 2.2 / Qi 2.2.125W
S26 Ultra Qi2.2 Wireless Charging Review - Is a Samsung Case & Wireless 60w Charger Needed Test? | eSIM STUDIOS

Dampak Integrasi Magnet Terhadap Fitur S Pen

Penerapan lingkaran magnet Qi2 di bodi belakang smartphone Android sempat memicu kekhawatiran terkait interferensi gelombang magnet terhadap fungsi stylus S Pen. Berdasarkan laporan dari Android Central, kompatibilitas komponen magnetik baru ini telah disesuaikan agar tidak mengganggu operasional perangkat input tersebut.

Di sisi lain, fungsi ekosistem S Pen sendiri memang sedang mengalami pergeseran fungsi internal. Data survei umpan balik konsumen menunjukkan bahwa kurang dari 1 persen pengguna Samsung Galaxy Ultra yang aktif menggunakan fitur Air Actions berbasis Bluetooth.

Temuan riset tersebut menjadi landasan bagi Samsung untuk menghapus fungsi Bluetooth dari S Pen pada model sebelumnya demi efisiensi komponen. Dengan demikian, fokus pengembangan di lini Galaxy S26 Ultra sepenuhnya dialihkan untuk mengoptimalkan stabilitas pengisian daya nirkabel cepat serta fitur reverse wireless charging atau pembagian daya nirkabel antargadget secara lebih aman.

Implementasi standar baru Qi2.2 pada lini Galaxy S26 ini berjalan beriringan dengan langkah Google yang juga menyematkan teknologi serupa pada lini Pixel 10. Persaingan teknologi pengisian daya magnetik di pasar premium kini berpusat pada optimalisasi manajemen suhu agar pengisian daya nirkabel berdaya tinggi dapat berjalan stabil tanpa merusak kesehatan baterai jangka panjang.

Follow ngajimatematika.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow