SPMB Jawa Timur 2026 Tahap 2 Resmi Buka Tiga Jalur Pendaftaran
Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Timur Tahap 2 Tahun 2026 resmi membuka pendaftaran bagi calon siswa SMA dan SMK pada 17 Juni. Dilansir dari Detikcom, terdapat tiga jalur seleksi yang dapat diakses oleh para pendaftar pada tahap ini.
Merujuk pada Petunjuk Teknis SPMB Jawa Timur 2026, opsi yang tersedia meliputi Jalur Afirmasi, Jalur Mutasi, serta Jalur Prestasi Hasil Lomba. Seluruh berkas pendaftaran akan melewati proses verifikasi dan validasi terlebih dahulu sebelum hasil seleksi diumumkan pada 22 Juni 2026.
Para pendaftar SPMB Jawa Timur Tahap 2 diwajibkan untuk memenuhi sejumlah kriteria umum yang telah ditetapkan oleh panitia seleksi. Kriteria pertama adalah calon peserta berusia maksimal 21 tahun pada tanggal 1 Juli 2026.
Persyaratan berikutnya menetapkan bahwa pendaftar harus sudah menyelesaikan pendidikan kelas 9 SMP atau MTs pada tahun 2026. Selain itu, calon murid harus terdaftar dalam kartu keluarga di wilayah Jawa Timur, baik dalam rayon, luar rayon, maupun wilayah luar provinsi yang berbatasan langsung.
Ketentuan Khusus Jalur Afirmasi dan Mutasi
Bagi peminat Jalur Afirmasi, terdapat dokumen penunjang yang wajib diunggah ke sistem pendaftaran. Dokumen tersebut dapat berupa Kartu Program Indonesia Pintar, Kartu Peserta Program Keluarga Harapan, atau Bantuan Sosial Tunai. Calon siswa juga disyaratkan memiliki akumulasi nilai akademik minimal 85.
Sementara itu, Jalur Mutasi Orang Tua/Wali ditujukan bagi calon murid yang mengikuti perpindahan tugas wali mereka. Pendaftar pada jalur ini wajib menyertakan surat penugasan dari instansi, lembaga, kantor, atau perusahaan berbadan hukum yang mempekerjakan, atau menggunakan surat keterangan pindah domisili.
Kategori Prestasi Hasil Lomba
Jalur Prestasi Hasil Lomba memfasilitasi calon peserta yang memiliki pencapaian di bidang akademik maupun nonakademik. Pada rumpun akademik, prestasi yang diakui mencakup bidang riset dan inovasi seperti Olimpiade Sains Nasional (OSN) atau Kompetisi Sains Nasional (KSN), Olimpiade Literasi Siswa Nasional (OLSN), Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI), Kompetisi Sains Madrasah (KSM), kompetisi robotika, serta lomba akademik sejenis lainnya.
Untuk kategori nonakademik, jalur ini mengakomodasi prestasi seni budaya melalui Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N). Di bidang olahraga, ajang yang diakui meliputi Gala Siswa Indonesia (GSI), Ajang Kompetensi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Pekan Olahraga Nasional (PON), Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV), Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS), Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (POPWIL), Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA), serta Paragames Olahraga Nasional.
Sektor keagamaan juga mendapatkan porsi melalui Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) dan kategori penghafal kitab suci. Kejuaraan nonakademik lain yang masuk dalam penilaian adalah prestasi bidang Pramuka, rekam jejak sebagai Ketua OSIS/MPK, Ketua Kepanduan, serta status sebagai delegasi satuan pendidikan. Jalur ini juga menyediakan golden ticket khusus bagi pendaftar yang pernah menjabat sebagai Ketua OSIS serta para penghafal kitab suci.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow