Beli Xiaomi Book S 12.4 Sekarang Ternyata Masih Layak atau Malah Rugi
Membeli Xiaomi Book S 12.4 saat ini mendatangkan dilema besar antara ekspektasi efisiensi tinggi versus realita performa harian yang sesungguhnya. Sebagai pengamat teknologi, saya melihat perangkat ini sering kali memicu pertanyaan besar di kalangan konsumen yang mencari alternatif Surface Pro murah untuk kebutuhan kerja mobile mereka.
Ketika pertama kali diperkenalkan, gawai 2-in-1 ini membawa angin segar bagi ekosistem laptop windows arm murah yang kala itu masih sangat terbatas pilihan menariknya. Namun, apakah kombinasi hardware yang diusungnya masih mampu menjawab kebutuhan komputasi modern yang kian rakus daya?
Mari kita bedah secara kritis dan objektif seluruh aspek yang ditawarkan oleh tablet Windows berukuran 12,4 inci ini tanpa ada yang ditutup-tutupi.
Saya harus mengakui bahwa sektor layar adalah salah satu kelebihan xiaomi book s yang paling sulit untuk diabaikan, bahkan jika dibandingkan dengan perangkat premium lainnya. Xiaomi menyematkan panel LCD berukuran 12,35 inci (atau sering dibulatkan menjadi 12,4 inci) yang menawarkan resolusi tajam WQHD+ 2560 x 1600 piksel.
Dengan kerapatan layar mencapai 244 ppi dan cakupan warna 100% DCI-P3 (dengan minimum jaminan 95%), reproduksi warna yang dihasilkan terasa sangat hidup dan akurat. Aspek rasio 16:10 yang digunakan juga memberikan ruang vertikal lebih luas, sangat ideal untuk membaca dokumen panjang atau menyusun spreadsheet.
Tingkat kecerahan maksimalnya yang menyentuh 500 nits membuat layar ini tetap nyaman digunakan di luar ruangan, didukung proteksi tangguh dari Corning Gorilla Glass 3. Kelemahan kecilnya mungkin hanya ada pada refresh rate yang mentok di 60Hz, yang terasa kurang mulus jika Anda terbiasa dengan layar ponsel modern.
Menakar Ketangguhan Otak Snapdragon 8cx Gen 2
Jantung pacu dari Xiaomi Book S 12.4 ini mengandalkan prosesor Qualcomm Snapdragon 8cx Gen 2, sebuah chipset berbasis arsitektur ARM 64-bit. Chipset ini memiliki CPU Octa-core Qualcomm Kryo 495 dengan kecepatan clock mencapai 2,84GHz dan diproduksi menggunakan fabrikasi 7nm.
Qualcomm merancang prosesor ini untuk berjalan pada Thermal Design Power (TDP) yang sangat rendah, yaitu hanya sebesar 7W saja. Klaim internal mereka bahkan menyebutkan performa chipset ini lebih cepat daripada prosesor Intel Core i5 generasi ke-10 yang berdaya 15W.
Meski klaim di atas kertas terdengar sangat menggiurkan, realita emulasi aplikasi x86 di arsitektur ARM terkadang masih menyisakan hambatan performa yang terasa nyata dalam penggunaan harian.
Untuk mendukung kinerja multitasking, perangkat ini dilengkapi dengan RAM sebesar 8GB LPDDR4X serta penyimpanan internal berupa storage berkapasitas 256GB. Jika kapasitas penyimpanan tersebut dirasa kurang lapang, Anda masih bisa memperluasnya melalui slot microSD atau TF card dengan kapasitas maksimal hingga 2TB.
Desain Fisik Ringkas yang Menuntut Biaya Ekstra
Secara estetika dan portabilitas, bodi tablet Xiaomi Book S 12.4 ini dirancang cukup ramping dengan ketebalan hanya 8,95 mm. Bobot bodinya tanpa aksesoris tercatat berada di angka 720 gram, dengan dimensi fisik keseluruhan yang mendekati kisaran 300 mm x 200 mm.
Namun, kepraktisan ini langsung berubah saat Anda memasang Keyboard Cover resminya yang menambah beban material sebesar 317 gram pada kompartemen tas Anda. Casing keyboard ini menggunakan bahan luar kulit PU yang elegan, dilengkapi kickstand penyangga belakang, koneksi otomatis via pogo pin, key travel 1,3mm, serta trackpad yang responsif.
Masalahnya, strategi penjualan perangkat ini menuntut kalkulasi finansial yang cermat karena aksesoris pentingnya dijual secara terpisah dari paket box utama.
Mari kita lihat rincian harga komparatif dari data resmi yang ada untuk melihat seberapa besar dana yang harus Anda siapkan:
| Komponen Perangkat | Harga Resmi Inggris / Eropa | Harga Toko Alternatif / Diskon |
|---|---|---|
| Unit Utama Xiaomi Book S 12.4 | £650 / €700 | €299,95 - €349,95 |
| Keyboard Cover Resmi | £129 / €150 | Diskon €50 (250 Pembeli Pertama) |
| Casing Standar Tanpa Keyboard | €40 | – |
Konektivitas Minimalis dan Absennya Jaringan Seluler
Satu hal yang sering memicu pertanyaan pembaca seperti "laptop 2 in 1 xiaomi bagus ga" untuk kerja mobile adalah sektor konektivitasnya. Sayangnya, untuk versi yang beredar di pasar Eropa, Xiaomi Book S tidak dilengkapi dengan slot kartu SIM seluler, baik jaringan 4G maupun 5G.
Anda sepenuhnya akan bergantung pada koneksi nirkabel Wi-Fi 5 (802.11ac) serta Bluetooth 5.1 untuk menyambungkan perangkat ke internet maupun aksesoris nirkabel. Pilihan port fisiknya pun sangat minimalis, di mana Anda hanya akan menemukan 1 port USB-C dan 1 port audio jack berukuran 3.5mm.
Kabar baiknya, satu-satunya port USB-C tersebut sudah mendukung pengisian daya cepat sekaligus output tampilan ke monitor eksternal hingga resolusi 4K Ultra HD. Perangkat ini juga sudah dilengkapi sensor GPS internal bagi Anda yang membutuhkan fitur pelacakan lokasi yang akurat.
Fitur Pendukung Produktivitas Media dan Kreativitas
Urusan panggilan video dan rapat daring mampu diakomodasi dengan baik berkat kamera depan beresolusi 5 MP yang mendukung perekaman video hingga format 1080p. Kamera depan ini juga terintegrasi dengan sensor Face ID yang kompatibel dengan fitur keamanan biometrik Windows Hello untuk pengenalan wajah pengguna.
Di bagian punggung tablet, bertengger sebuah kamera belakang beresolusi 13 MP yang sudah dilengkapi dengan fitur autofocus untuk memotret dokumen. Sektor audio didukung oleh dual speaker stereo serta mikrofon ganda yang mengimplementasikan teknologi cermat Qualcomm Aqstic ECNS untuk meredam gema dan kebisingan latar belakang.
Bagi para kreator konten digital, gawai ini juga mendukung penggunaan stylus aktif yang dinamakan Xiaomi Smart Pen. Stylus ini memiliki sampling rate pelacakan 240Hz, sensitivitas tekanan hingga 4096 tingkatan, serta mekanisme pengisian daya magnetis di sisi kiri tablet.
Baterai pena digital ini dapat terisi penuh dalam waktu 18 menit, atau diisi darurat selama 1 menit untuk penggunaan selama 20 menit. Menariknya, aksesoris pena aktif ini menggunakan basis komponen yang sama persis dengan yang digunakan pada tablet Android Xiaomi Pad 5.
Daya Tahan Baterai Riil dalam Skenario Harian
Xiaomi membenamkan baterai dengan kapasitas daya sebesar 4920 mAh ke dalam bodi ramping perangkat 2-in-1 berbasis ARM ini. Berkat efisiensi tinggi dari chipset Snapdragon, daya tahan baterainya diklaim mampu bertahan hingga 13,4 jam untuk penggunaan standar.
Bahkan dalam pengujian pemutaran video secara terus-menerus, efisiensi dayanya diklaim mampu menyentuh durasi pengerjaan hingga maksimal 14 jam lamanya. Ketika daya habis, Anda bisa memanfaatkan fitur wired fast charging berdaya 65W menggunakan adaptor pengisi daya berbasis teknologi GaN yang ringkas.
Fleksibilitas pengisian daya yang cepat dan efisiensi baterai yang awet ini menjadi salah satu nilai jual terkuat yang sulit ditandingi oleh laptop x86 konvensional.
Rekomendasi Akhir Beli atau Lewatkan Saja
Melihat seluruh peta spesifikasi dan dinamika harganya, Xiaomi Book S 12.4 ini sejatinya adalah mesin ketik modern yang sangat mewah berkat layar indahnya. Jika Anda bisa mendapatkan perangkat ini di rentang harga toko alternatif yang berkisar antara €299 hingga €350, tablet ini menjadi opsi yang sangat bernilai.
Namun, jika Anda harus menebusnya di harga retail awal yang mencapai €700 belum termasuk keyboard, investasi tersebut terasa kurang bijak untuk standar industri saat ini. Masalah kompatibilitas software Windows ARM yang belum sepenuhnya mulus untuk aplikasi berat tetap menjadi batasan terbesar yang wajib Anda pertimbangkan sebelum melakukan transaksi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow