Arti Nelangsa dan Sejarah Panjang Kosakata Kesedihan Jawa Kuna

Smallest Font
Largest Font

Arti nelangsa menggambarkan sebuah kondisi emosional yang kerap dialami oleh manusia ketika menghadapi titik terendah dalam hidup mereka.

Saya melihat kata ini sering kali diucapkan secara kasual dalam percakapan sehari-hari untuk menunjukkan rasa sedih atau nestapa. Namun, dari spesifikasinya secara kebahasaan, makna kata ini sebenarnya jauh lebih dalam daripada sekadar rasa sedih biasa.

Mari kita bedah secara kritis bagaimana sebuah kosakata dari masa lampau bisa bertahan dan diadopsi ke dalam bahasa nasional kita. Memahami kata ini bukan hanya soal tahu artinya, melainkan juga menghargai bagaimana rasa sakit disublimasikan dalam bentuk bahasa.

Bagi Anda yang sedang mencari tahu apa itu nelangsa, rujukan resmi pertama yang harus dibuka tentu saja kamus bahasa Indonesia. Database utama KBBI Daring (non-resmi) mengacu pada KBBI Daring Edisi III, di mana isi kata dan artinya merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa).

Jika kita merujuk pada kamus tersebut, kata ini dikategorikan sebagai kata sifat atau adjektiva. Arti kata nelangsa menurut kbbi adalah sedih sekali atau sengsara.

Nelangsa berarti sedih sekali; sebal hati; disesali (tentang hati).

Untuk mendapatkan pencarian kata dari KBBI edisi terbaru (Edisi V), masyarakat dapat langsung mengakses website resmi di kbbi.kemdikbud.go.id. Melalui platform resmi tersebut, keabsahan definisi kata dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan akademis.

Kekurangan dari pendefinisian di kamus modern adalah hilangnya nuansa rasa (sense of rasa) yang melekat pada kata aslinya. Menurut saya, mengartikan kata ini hanya sebagai "sedih sekali" terasa sangat reduktif dan mengabaikan nilai historis yang dikandungnya.

Asal Usul Kata Nelangsa dari Bahasa Apa?

Banyak orang sering bertanya-tanya mengenai asal usul kata nelangsa dari bahasa apa sebenarnya kata ini terbentuk. Secara historis, kata ini berakar kuat dari bahasa Jawa, khususnya bertransformasi dari tradisi sastra Jawa Kuna.

Kata ini tercatat dalam berbagai referensi kamus dan literatur sejarah lintas zaman. Jejak digital dan cetak dari kosakata ini terdokumentasi dengan sangat rapi oleh para filolog dunia.

Berikut adalah beberapa referensi buku dan literatur penting yang mencatat perjalanan kata ini dari waktu ke waktu:

  • Emotions across Languages and Cultures (1999) oleh Anna Wierzbicka, hlm. 66.
  • Kamus Jawa Kuna-Indonesia (2006) oleh Zoetmulder, P.J., dan Robson, S.O. (Penerjemah: Darusuprapta dan Sumarti Suprayitna), terbitan Gramedia Pustaka Utama.
  • Old Javanese-English dictionary (1982) oleh Zoetmulder, P.J. (Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde).
  • Old Javanese-English Dictionary (1941) oleh Robson, S.O & Wibisono, S.
  • Javaansch-Nederlansch Handwoordenboek (1901) oleh Gericke, J.F.C & Roorda, T.
  • Javanese-English Dictionary (1974) oleh Horne, Elinor Clark.
  • Javaans-Nederlands handwoordenboek (1938) oleh Pigeaud, Th.
  • Practisch Javaansch-Nederlandsch woordenboek (1913) oleh Jansz, P.
  • Oudjavaansch-Nederlandsche Woordenlijst (1923) oleh Juynboll, H.H.
  • Dictionnaire Javanais-Français (1870) oleh L'Abbé P. Favre.

Dari runtutan buku di atas, terlihat jelas bahwa kata ini telah dikaji secara global sejak abad ke-19 hingga akhir abad ke-20. Fakta ini membuktikan bahwa konsep kesedihan dalam budaya Jawa memiliki keunikan tersendiri hingga memikat perhatian para peneliti asing.

Perbandingan Makna Lintas Kamus Sejarah

Untuk melihat bagaimana pergeseran makna ini terjadi, kita perlu membandingkan beberapa kamus legendaris. Proses analisis ini penting agar kita tidak terjebak pada pemaknaan yang dangkal.

Perbedaan bahasa sasaran dalam kamus-kamus sejarah memberikan dimensi baru bagi kita untuk memahami rasa sedih tersebut. Peneliti zaman dahulu mencoba menerjemahkan rasa ini ke dalam bahasa Inggris, Belanda, hingga Prancis.

Daftar Kamus Sejarah dan Rujukan Bahasa Kata Nelangsa
Nama Buku ReferensiTahun TerbitBahasa Pengantar
Dictionnaire Javanais-Français1870Prancis
Javaansch-Nederlansch Handwoordenboek1901Belanda
Practisch Javaansch-Nederlandsch woordenboek1913Belanda
Oudjavaansch-Nederlandsche Woordenlijst1923Belanda
Javaans-Nederlands handwoordenboek1938Belanda
Old Javanese-English Dictionary1941Inggris
Javanese-English Dictionary1974Inggris
Old Javanese-English dictionary1982Inggris
Emotions across Languages and Cultures1999Inggris
Kamus Jawa Kuna-Indonesia2006Indonesia

Berdasarkan perbandingan di atas, kita bisa melihat bahwa kata ini terus hidup selama ratusan tahun. Transformasi dari bahasa Jawa Kuna menuju bahasa Indonesia modern menunjukkan daya tahan kata tersebut dalam mengekspresikan penderitaan batin manusia.

Sisi Lain Rasa Sedih dalam Perspektif Kebudayaan

Ketika seseorang mengeluh mengenai kondisi batinnya, rasa sedih yang mendalam sering kali tidak berdiri sendiri. Dalam ranah kebudayaan Jawa, ada kedekatan makna antara rasa nelangsa dengan konsep sungkowo.

Lagu Jawa Romantis Paling Menyentuh | GASENTRA PAJAMPANGAN

Sungkowo lebih merujuk pada suasana duka atau berkabung yang biasanya disebabkan oleh kehilangan seseorang. Sementara itu, kata yang kita bahas ini lebih menitikberatkan pada kondisi kedukaan yang bersumber dari refleksi batin atas penderitaan diri sendiri.

Kekurangan dari penggunaan kata ini di era modern adalah sering kali disalahartikan sebagai sikap pasrah yang lemah. Padahal, jika ditelaah dari teks sastra kuno, mengakui diri sedang berada dalam kondisi ini merupakan langkah awal menuju ketabahan yang lebih tinggi.

Bahasa terbukti mampu merekam getaran emosi manusia dari abad ke abad secara konsisten. Pemaknaan yang tepat terhadap kosakata serapan kebudayaan seperti ini akan memperkaya cara kita mengekspresikan empati serta memahami kondisi psikologis sesama manusia di kehidupan modern saat ini.

Follow ngajimatematika.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed