Berapakah Jarak Nada Do ke Mi Sebenarnya dalam Teori Musik

Smallest Font
Largest Font

Menghitung jarak nada do ke mi sering kali membingungkan bagi pemula yang baru saja mempelajari teori musik dasar maupun instrumen seperti pianika atau piano. Pemahaman yang keliru terhadap struktur jarak ini dapat membuat Anda salah dalam memainkan melodi atau menyusun harmoni lagu secara keseluruhan. Melalui panduan ini, Anda akan mempelajari cara menghitung jarak antar-notasi tersebut secara presisi.

Dasar perhitungan ini mengacu pada sistem yang berlaku universal dalam dunia seni musik, terutama pada struktur diatonis. Sebelum melangkah pada perhitungan matematisnya, kita perlu memahami terlebih dahulu apa itu solmisasi yang menjadi dasar penamaan nada. Sistem solmisasi merupakan metode pemberian nama untuk setiap nada dalam satu oktaf menggunakan suku kata tertentu.

Berdasarkan catatan dari CNN Indonesia, terdapat 7 (tujuh) suku kata solmisasi yang umum dipakai di seluruh dunia. Suku kata tersebut meliputi do, re, mi, fa, sol, la, dan si.

Sistem solmisasi membantu musisi mengenali tinggi rendahnya nada secara relatif sebelum diwujudkan ke dalam nada mutlak seperti alfabet.

Dalam praktiknya, ketujuh suku kata ini merepresentasikan urutan tangga nada dari yang terendah hingga yang tertinggi. Ketika Anda menyanyikan urutan do-re-mi-fa-sol-la-si, Anda sebenarnya sedang berjalan melewati serangkaian urutan tertentu yang memiliki jarak konseptual yang sudah baku.

Pengertian Interval Nada dalam Musik secara Universal

Setiap nada yang berurutan di atas memiliki jarak tertentu yang disebut sebagai interval. Pengertian interval nada dalam musik secara sederhana adalah jangka waktu atau jarak antara satu nada dengan nada yang lain, baik dibunyikan secara bergantian maupun bersamaan.

Dilansir dari Gramedia, terdapat 7 (tujuh) nada dalam sebuah tangga nada yang masing-masing memiliki nama kuantitas interval tersendiri. Kuantitas ini menentukan seberapa jauh lompatan dari nada dasar ke nada tujuan.

Dalam pengelompokan teoritis, nama kualitas interval ini dibagi menjadi 2 (dua) kelompok dasar. Pembagian tersebut terdiri atas Interval Perfect (murni) dan Interval Mayor (besar).

Rumus Jarak Tangga Nada Mayor sebagai Acuan Utama

Untuk mengetahui jarak nada do ke mi, kita wajib mengacu pada rumus jarak tangga nada mayor. Pola nilai interval untuk tangga nada mayor jika memakai nada do atau C adalah 1-1-1/2-1-1-1-½.

Jika kita menggunakan tangga nada C Mayor sebagai contoh standar, maka urutan nada mayor yang menggunakan nada do atau C adalah C-D-E-F-G-A-B-C. Di sini, nada C bertindak sebagai do, D sebagai re, dan E sebagai mi.

Mari kita bedah jarak spesifiknya berdasarkan pola interval tersebut:

  • Jarak dari C (do) ke D (re) bernilai 1.
  • Jarak dari D (re) ke E (mi) bernilai 1.
  • Jarak dari E (mi) ke F (fa) bernilai ½.

Berdasarkan rincian pola di atas, kita bisa langsung menjumlahkan jarak dari do ke re, lalu ditambahkan dari re ke mi. Dari pengalaman saya menangani pembelajaran musik dasar, menjumlahkan langkah demi langkah seperti ini jauh lebih efektif meminimalkan kekeliruan dibanding langsung menghafal hasilnya.

Jadi, perhitungan matematisnya adalah 1 ditambah 1, yang menghasilkan angka 2. Dengan demikian, fakta ilmiahnya menunjukkan bahwa jarak nada do ke mi berjarak tepat 2 interval atau dua laras.

Langkah demi Langkah Menghitung Jarak Nada secara Praktis

Setelah mengetahui teori dasarnya, sekarang mari kita simulasikan cara menghitung interval tersebut secara langsung. Langkah-langkah ini dapat Anda terapkan pada instrumen musik yang memiliki visualisasi fisik jelas seperti pianika atau kibor.

  1. Tentukan nada dasar yang menjadi do (dalam contoh ini kita gunakan C).
  2. Temukan nada re yang berada tepat di sebelah kanan do setelah melompati satu tuts hitam (nada D). Jarak ini bernilai 1.
  3. Temukan nada mi yang berada di sebelah kanan re setelah melompati satu tuts hitam lagi (nada E). Jarak dari re ke mi ini juga bernilai 1.
  4. Jumlahkan kedua nilai interval yang telah dilewati tersebut untuk mendapatkan total jarak dari do langsung ke mi.

Kesalahan umum yang saya lihat adalah beberapa pembelajar sering mengira jarak dari do ke mi bernilai 3 karena menghitung jumlah nadanya (do, re, mi). Padahal, yang dihitung dalam interval adalah spasi atau jarak antar-lompatannya, bukan jumlah huruf nadanya.

Penjelasan Materi Interval Nada Kelas 6 | Sofia nadila 💅

Perbandingan Karakteristik Interval Mayor dan Minor

Jarak bernilai 2 laras dari do ke mi ini merupakan ciri khas utama dari struktur tangga nada mayor yang memberikan kesan ceria dan penuh semangat. Struktur ini sangat kontras jika dibandingkan dengan urutan nada minor yang cenderung terdengar melankolis atau sedih. Perbedaan tangga nada mayor dan minor terletak pada pola urutan interval yang membentuknya.

Menurut data Gramedia, pola interval untuk tangga nada minor memiliki karakteristik tersendiri yaitu 1-½-1-1-1/1-1-1. Sementara itu, Kumparan mencatat variasi pola urutan interval untuk tangga nada minor adalah 1, ½, 1, 1, ½, 1, 1.

Perbedaan setengah nada (1 semitone) pada langkah awal ini mengubah keseluruhan warna musik yang dihasilkan. Sebagai informasi, 1 semitone merupakan ukuran jarak untuk menaikkan atau menurunkan nada atas/bawah guna mengubah (memperlebar atau mempersempit) interval dasar. Untuk memudahkan pemahaman Anda mengenai perbedaan urutan kuantitas interval dari nada dasar C, mari perhatikan struktur data berikut.

Daftar Nama Urutan Interval Nada dari Nada Dasar C
Urutan UrutanNama IntervalContoh Nada
9)Decim (10th)C ke E’
10)Undecim (11th)C ke F’
11)Duodecim (12th)C ke G’
12)Tredecim (13th)C ke A’

Ada juga contoh interval nada oktaf yang memiliki rentang penuh, contohnya adalah jarak dari nada c – c’. Rentang oktaf ini menunjukkan pengulangan nada yang sama namun pada tingkatan pitch atau frekuensi yang lebih tinggi.

Pemahaman mengenai jarak tepat bernilai 2 ini menjadi modal utama bagi Anda untuk melakukan transposisi atau perpindahan nada dasar pada lagu. Ketika Anda memindahkan do ke nada lain, misalnya ke G, maka Anda tetap bisa mencari nada mi dengan cara melompat sejauh 2 laras penuh dari nada G tersebut.

Menguasai perhitungan laras secara konsisten akan mempercepat insting Anda dalam menyusun akor mayor yang fondasinya terdiri dari kombinasi nada do, mi, dan sol.

Follow ngajimatematika.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow