Nada yang Berjarak 2 Nada dalam Musik Ternyata Punya Istilah Unik Ini

Smallest Font
Largest Font

Memahami konsep nada yang berjarak 2 nada adalah pondasi krusial bagi siapa saja yang ingin menguasai aransemen maupun permainan instrumen secara fasih.

Banyak pemula merasa bingung ketika harus menghitung jarak antar-not karena mereka sering terjebak dalam penghitungan jumlah tuts atau langkah yang keliru. Melalui artikel ini, Anda akan mempelajari cara mengidentifikasi, menghitung, dan menerapkan interval tersebut secara presisi.

Sebelum melangkah pada perhitungan jarak yang lebih spesifik, kita wajib menyamakan persepsi mengenai elemen paling mendasar dalam dunia audio ini.

Buku berjudul Pintar Bermain Biola Dalam 1 Hari yang ditulis oleh Rhino Sanjaya pada tahun 2016 menjelaskan pengertian nada dalam seni musik secara gamblang. Berdasarkan penjelasan tersebut, nada adalah hasil getaran benda atau material fisik yang membentur molekul-molekul udara dan menghasilkan suara-suara teratur sesuai dengan frekuensinya.

Keteraturan inilah yang membedakan antara musik yang indah dengan kebisingan acak di sekitar kita sehari-hari. Ketika getaran fisik tersebut memiliki frekuensi tunggal yang konsisten, telinga manusia akan menangkapnya sebagai satu titik nada yang bulat.

Seni musik adalah karya seni manusia sebagai ungkapan isi hati manusia yang diwujudkan dalam bentuk bunyi atau suara yang teratur, memiliki irama, melodi, dan memiliki harmonisasi serta dapat menggugah perasaan pendengarnya.

Pernyataan di atas dirumuskan oleh Ketut Wisnawan dan Ida Bagus Arya Lawa Manuaba pada tahun 2020 melalui buku mereka yang berjudul Seni Musik Tradisi Nusantara. Pengertian seni musik ini menegaskan bahwa keteraturan bunyi merupakan wadah ekspresi perasaan seniman kepada penikmat seni.

Sistem Tangga Nada Solmisasi sebagai Acuan Utama

Dalam memetakan frekuensi yang teratur tersebut, dunia musik menggunakan sebuah sistem penamaan universal yang sangat akrab di telinga kita sejak bangku sekolah.

Buku berjudul Mandiri Belajar Tematik SD/MI Kelas 6 Semester 1 yang disusun oleh Desi Damayanti dkk bersama Tim Bmedia pada tahun 2021 memaparkan sistem ini. Melalui buku tersebut, para penulis menjelaskan mengenai apa yang dimaksud dengan solmisasi secara struktural.

Secara definitif, solmisasi adalah sistem menempatkan sebuah suku kata berbeda ke setiap not dalam skala musik. Sistem ini membantu musisi dari berbagai belahan dunia untuk menyanyikan atau membayangkan tinggi rendahnya suara secara seragam.

Tujuh Suku Kata Utama Solmisasi

Dalam praktik standar, terdapat tujuh suku kata yang umum dipakai dalam solmisasi untuk mewakili tangga nada diatonis. Struktur urutannya adalah sebagai berikut:

  • do (1)
  • re (2)
  • mi (3)
  • fa (4)
  • sol (5)
  • la (6)
  • si (7)

Ketujuh suku kata inilah yang menjadi cetak biru kita dalam menghitung jarak atau interval antara satu titik suara ke titik suara lainnya.

Tangga Nada dan Intervalnya | Kelas Bu Sulis

Langkah Praktis Menghitung Interval Nada Berjarak 2

Dalam kasus yang sering saya temui, banyak orang keliru menghitung jarak interval karena langsung melompat tanpa memahami tangga nada solmisasi dasar.

Kesalahan umum yang saya lihat adalah pembaca menganggap bahwa jarak dari satu not ke not berikutnya secara langsung selalu dihitung sebagai dua langkah penuh. Untuk menghindari kekeliruan tersebut, mari kita ikuti langkah-langkah berurutan untuk menghitung interval berikut secara tepat.

  1. Pahami titik awal atau not dasar yang Anda gunakan (misalnya kita mengambil contoh nada do).
  2. Bergeraklah maju melewati satu buah nada perantara di depannya (dalam konteks ini adalah nada re).
  3. Mendaratlah pada nada tujuan akhir Anda (yaitu nada mi).

Dari pengamatan saya menangpan berbagai latihan dasar, lompatan melompati satu tingkat inilah yang secara formal menghasilkan total jarak senilai 2 laras utuh. Pola hitungan ini berlaku konstan dan dapat direplikasikan pada posisi not mana pun asalkan Anda mengikuti struktur skala mayor dasar.

Contoh Nada Berjarak 2 dalam Praktik

Untuk mempermudah visualisasi Anda saat berlatih mandiri, mari kita bedah beberapa contoh nada berjarak 2 yang paling sering muncul dalam materi ujian maupun komposisi lagu.

Contoh klasik yang paling mudah dipahami adalah pertanyaan mengenai nada do ke mi berjarak berapa. Jarak atau interval antara nada do ke mi adalah 2 nada, yang dikategorikan sebagai interval 3 (terts) karena terdapat nada re di tengah-tengahnya.

Selain kombinasi di atas, variasi contoh lain yang memiliki nilai interval serupa adalah jarak nada sol ke si. Interval nada yang berjarak 2 adalah dari nada sol (5) ke si (7), karena kombinasi tersebut melompati nada la (6) di tengah perjalanannya.

Daftar Parameter Interval Jarak Nada Berdasarkan Teori Musik Diatonis
Not AwalNot AkhirNilai Jarak
do (1)mi (3)2
fa (4)la (6)2
sol (5)si (7)2

Penerapan Interval dalam Aransemen Lagu Moderen

Mengetahui teori mengenai jarak antar-suara ini bukan sekadar hafalan kering untuk kebutuhan akademis semata di atas kertas.

Dalam industri aransemen modern saat ini, lompatan berjarak dua nada ini memegang peranan krusial dalam membentuk nuansa melodi yang cerah dan tegas. Penggunaan interval terts mayor ini memberikan fondasi keharmonisan yang sangat kuat saat kita menyusun akor utama dalam sebuah lagu.

Ketika Anda mengombinasikan dua not yang berjarak dua laras ini secara bersamaan, suara yang dihasilkan akan terdengar selaras dan tidak berbenturan. Pemahaman mendalam mengenai pola jarak ini akan melatih kepekaan telinga Anda dalam menebak melodi tanpa harus melihat instrumen fisik secara langsung.

Follow ngajimatematika.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow