BMKG Memprediksi Cuaca Ekstrem Selama Libur Sekolah 2026
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerbitkan prediksi cuaca khusus untuk mengantisipasi kondisi atmosfer selama masa libur sekolah 2026. Kondisi cuaca ini penting menjadi perhatian bagi orang tua yang ingin mengajak anak-anak melakukan aktivitas di luar ruangan, seperti dilansir dari Detikcom. Analisis resmi BMKG menunjukkan keberadaan fenomena El Nino di Samudra Pasifik yang memicu pengurangan intensitas curah hujan di wilayah Indonesia.
Puncak musim kemarau diproyeksikan melanda 83 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 12,26% daratan Indonesia pada Juli 2026, dan meluas ke 169 ZOM atau 25,41% daratan pada September 2026.
Wilayah yang menghadapi puncak kemarau pada Juli 2026 meliputi sebagian Sumatra, sebagian kecil Jawa dan Kalimantan, Nusa Tenggara Timur bagian selatan, serta Sulawesi Barat bagian utara. Kondisi serupa juga mengancam Sulawesi Tengah bagian barat, sebagian kecil Maluku, Papua Barat Daya bagian selatan, Papua Barat bagian tengah, hingga Papua bagian timur.
Meski sebagian daerah memasuki kemarau, potensi hujan tetap ada di beberapa wilayah akibat pengaruh Gelombang Kelvin dan Gelombang Rossby Ekuatorial. Curah hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih mendominasi wilayah Indonesia pada akhir pekan ini.
BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai peningkatan hujan intensitas sedang di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, dan Kalimantan Barat. Kondisi serupa berpotensi terjadi di Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua. Wilayah Maluku berstatus Siaga karena berpotensi diguyur hujan lebat hingga sangat lebat.
Selain hujan, ancaman angin kencang diprediksi menerjang Aceh, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.
Peringatan angin kencang ini juga berlaku untuk Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, dan Papua Selatan.
Prediksi Cuaca Libur Sekolah Periode 7-9 Juli 2026
Situasi cuaca pada periode ini masih didominasi oleh potensi hujan dengan skala ringan hingga lebat.
Peningkatan hujan dengan intensitas sedang perlu diantisipasi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan. Potensi embusan angin kencang diprediksi meluas ke wilayah Aceh, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Wilayah lain yang juga rawan angin kencang adalah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua, Papua Tengah, dan Papua Selatan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow