Selamat Tinggal Pangea Inilah 3 Ciri Zaman Mesozoikum yang Mengubah Wajah Bumi
Meneliti ciri ciri zaman mesozoikum sering kali membingungkan karena banyaknya pembagian periode geologi purba yang tumpang tindih dalam buku teks konvensional.
Era yang dikenal sebagai zaman reptil purba ini menyimpan perubahan geologis dan biologis luar biasa yang membentuk dunia modern saat ini.
Melalui artikel ini, Anda akan memahami karakteristik utama era ini secara terstruktur berdasarkan data paleontologi tepercaya.
---
Mengenal Era Pertengahan Sejarah Bumi
Zaman Mesozoikum merupakan salah satu pembagian skala waktu geologi yang sangat krusial dalam sejarah bumi. Berdasarkan data yang dihimpun dari Gramedia, era ini berlangsung sekitar 252 hingga 65 atau 66 juta tahun yang lalu. Jika dihitung total durasinya, para ahli memperkirakan masa ini berjalan selama kurang lebih 140 juta tahun hingga 180 juta tahun lamanya.
Nama Mesozoikum sendiri berasal dari bahasa Yunani yang memiliki arti kehidupan pertengahan, sebuah transisi besar sebelum bumi memasuki era modern.
Mesozoikum bukan sekadar masa hidupnya para reptil raksasa, melainkan fase krusial di mana daratan tunggal bumi mulai terpecah demi membentuk benua yang kita kenali hari ini.
---
Pembagian Periode Mesozoikum Secara Kronologis
Memahami era ini memerlukan pemetaan waktu yang jelas agar kita tidak mencampuradukkan garis evolusi makhluk hidup.
Sesuai dokumen ilmiah yang dirilis Wikipedia, era Mesozoikum dibagi menjadi tiga periode utama yang membentuk akronim populer.
Berikut adalah langkah demi langkah memahami pembagian periode mesozoikum dari yang paling awal hingga akhir.
- Periode Trias (Triassic): Ini merupakan gerbang awal era Mesozoikum yang terjadi sekitar 240 sampai 200 juta tahun lalu, atau rentang 251 sampai 199 juta tahun lalu menurut skala geologi lain dengan estimasi umur formasi sekitar 190 tahun.
- Periode Jura (Jurassic): Fase puncak di mana iklim bumi mulai menghangat, terjadi sekitar 200 hingga 144 atau 145 juta tahun lalu dengan estimasi umur geologi mencapai 140 tahun.
- Periode Kapur (Kretaseus): Periode terlama sekaligus penutup era Mesozoikum yang berlangsung sekitar 145 juta hingga 65 juta tahun lalu, terbagi atas Zaman Kapur Awal dan Kapur Akhir dengan estimasi umur 90 juta tahun.
Dari pengalaman saya memetakan data sejarah bumi, kesalahan umum yang sering saya temui adalah menganggap dinosaurus langsung berukuran raksasa sejak awal periode Trias.
Padahal, pada awal masa Trias, bumi baru saja pulih dari kepunahan massal terdahulu yang menghancurkan sekitar 96% spesies laut dan menyebabkan kelompok serangga mengalami kepunahan besar-besaran.
---
Ciri Ciri Zaman Mesozoikum yang Paling Utama
Untuk membedakan era ini dengan masa Paleozoikum atau Kenozoikum, para ahli paleontologi menetapkan beberapa indikator biologis dan kondisi alam yang khas.
Karakteristik ini mencakup perkembangan vegetasi, pergeseran lempeng tektonik, hingga dominasi fauna raksasa.
Dominasi Mutlak Berbagai Jenis Reptil
Ciri yang paling mencolok tentu saja berkaitan erat dengan sejarah dinosaurus purba. Dinosaurus non-unggas sukses menjadi vertebrata darat dominan sejak awal Periode Jura.
Hebatnya, kelompok reptil ini mampu bertahan dan menguasai rantai makanan selama sekitar 100 juta hingga 135 juta tahun. Tidak hanya di darat, reptil raksasa lain juga berevolusi menguasai wilayah udara seperti pterosaurus, serta memenuhi kawasan samudra luas.
Perpecahan Daratan Supermassa Pangea
Kondisi alam pada masa ini ditandai dengan pergeseran geologis yang masif di seluruh permukaan bumi. Pada awal era, seluruh daratan bumi menyatu dalam satu benua raksasa yang disebut Pangea. Memasuki periode Jura dan Kapur, aktivitas tektonik yang intens mulai memisahkan Pangea menjadi beberapa benua kecil secara perlahan.
Pergeseran ini mengubah arah arus laut global serta memengaruhi iklim mikro di berbagai belahan dunia.
Munculnya Tumbuhan Berbunga Pertama
Sektor flora juga mengalami lompatan evolusi yang tidak kalah ekstrem dibandingkan kelompok fauna. Jika awal era didominasi oleh tumbuhan berbiji terbuka seperti pakis dan konifer, maka periode Kapur menjadi saksi lahirnya tumbuhan berbunga (angiospermae). Kehadiran tumbuhan berbunga ini langsung mengubah lanskap nutrisi makhluk hidup di daratan secara drastis.
Hal ini memicu munculnya spesies serangga penyerbuk baru yang ikut berkembang bersama tanaman tersebut.
---
Tabel Perbandingan Estimasi Waktu Periode Mesozoikum
Agar memudahkan dalam membandingkan rentang waktu geologis, data di bawah ini merangkum pembagian usia era tersebut.
| Nama Periode | Rentang Waktu (Juta Tahun Lalu) | Estimasi Umur Formasi (Tahun) |
|---|---|---|
| Trias | 251 s.d. 199 | 190 |
| Jura | 200 s.d. 144 | 140 |
| Kapur | 145 s.d. 65 | 90 |
Melalui data terstruktur tersebut, terlihat jelas bahwa setiap periode memiliki rentang waktu yang sangat panjang untuk mendukung evolusi makhluk hidup.
---
Tragedi Kepunahan Massal Akhir Era Mesozoikum
Masa kejayaan para reptil raksasa ini harus berakhir secara mendadak pada akhir periode Kapur.
Berdasarkan laporan ilmiah yang dirilis Harapan Rakyat, kepunahan massal ini terjadi sekitar 66 juta tahun yang lalu.
Peristiwa dahsyat ini secara efektif menyudahi era Mesozoikum dan memaksa bumi berganti ke era baru.
Teori Penyebab Utama Hancurnya Ekosistem
Para ilmuwan menyimpulkan bahwa kepunahan massal ini dipicu oleh dampak hantaman asteroid raksasa serta aktivitas vulkanik yang sangat intens.
Hantaman benda luar angkasa tersebut menyemburkan debu pekat ke atmosfer yang menghalangi sinar matahari selama bertahun-tahun.
Tanpa cahaya matahari, rantai makanan global langsung runtuh dimulai dari matinya tumbuhan hijau secara massal.
Lokasi Kawah Dampak dan Efek Fatalnya
Titik jatuh asteroid yang mematikan tersebut kini berhasil diidentifikasi berada di kawasan Semenanjung Yucatán. Bencana global berskala kosmis ini melenyapkan sekitar 50% makhluk hidup yang ada di bumi saat itu.
Beberapa kelompok hewan yang punah total akibat peristiwa ini antara lain dinosaurus non-unggas, pterosaurus, serta kelompok reptil lautan. Hanya sebagian kecil makhluk hidup berukuran kecil seperti mamalia awal dan beberapa jenis burung yang berhasil selamat melewati masa kelam tersebut.
Kepunahan massal inilah yang kemudian memberikan jalan bagi kelompok mamalia untuk berkembang biak dan mendominasi bumi pada era berikutnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow