Ingin Diakui Lingkungan Sekitar Inilah Contoh Motif Memperoleh Penghargaan dalam Ekonomi

Smallest Font
Largest Font

Banyak orang keliru menganggap bahwa setiap tindakan ekonomi manusia selalu didorong oleh keinginan mencari uang atau keuntungan materi semata. Melalui artikel ini, Anda akan memahami bagaimana kebutuhan psikologis seperti pengakuan dan harga diri membentuk contoh motif memperoleh penghargaan yang nyata dalam kehidupan sehari-hari. Setiap langkah finansial atau profesional yang kita ambil sering kali dipengaruhi oleh keinginan untuk dipandang kompeten oleh lingkungan sekitar.

Ketika kebutuhan dasar seperti pangan, sandang, dan papan sudah terpenuhi, manusia secara alami akan naik ke tingkat kebutuhan yang lebih tinggi. Memahami dorongan ini sangat penting, baik bagi Anda yang sedang belajar ilmu ekonomi dasar maupun bagi pelaku usaha yang ingin memotivasi timnya. Mari kita bedah secara mendalam bagaimana motif ini bekerja dan apa saja langkah konkret untuk mengidentifikasinya.

Untuk mengerti fenomena ini, kita perlu kembali pada definisi dasar dari para ahli. Asal kata "motif" sendiri berasal dari bahasa Inggris motive yang berarti alasan atau penggerak, sedangkan kata "ekonomi" diambil dari bahasa Yunani Kuno οἰκονόμος (oikonomos) yang berarti pengelolaan rumah tangga.

Menurut Deliarnov, seorang penulis buku Ilmu Pengetahuan Sosial Ekonomi untuk SMP dan MTs Kelas VII, motif ekonomi adalah suatu daya atau kekuatan yang mampu mendorong atau menggerakkan orang untuk melakukan berbagai tindakan atau kegiatan ekonomi. Tanpa adanya daya dorong ini, seseorang tidak akan memiliki alasan untuk melakukan mobilisasi sumber daya atau tenaga. Hal ini diperkuat oleh pandangan Schiffman dan Kanuk yang menyatakan bahwa motivasi dapat digambarkan sebagai kekuatan penggerak antara individu-individu yang mendorong mereka untuk bertindak akibat ketegangan dari kebutuhan yang tidak terpenuhi. Salah satu ketegangan psikologis yang sering muncul adalah kebutuhan akan harga diri dan pengakuan publik.

Hierarki Kebutuhan dan Jenis Motif Ekonomi

Manusia memiliki tingkatan kebutuhan yang bertahap dalam hidupnya. Kebutuhan dasar manusia yang paling mendasar meliputi pangan (makanan/minuman), sandang (pakaian), dan papan (perumahan/tempat tinggal). Setelah semua kebutuhan primer ini aman, barulah muncul kebutuhan manusia yang berada pada tingkat lebih tinggi meliputi keamanan, penghargaan, harga diri, dan aktualisasi diri.

Dari sinilah kita mengenal macam macam motif ekonomi dan contohnya yang menggerakkan masyarakat. Motif ekonomi berdasarkan sifatnya dibedakan menjadi dua jenis, yaitu sebagai berikut:

  • Motif Intrinsik: Motivasi tindakan ekonomi yang berasal murni dari dalam diri individu sendiri tanpa pengaruh luar, yang umumnya meliputi kebutuhan dasar atau primer manusia.
  • Motif Ekstrinsik: Motivasi tindakan ekonomi yang berasal dari luar diri individu atau dipengaruhi oleh lingkungan sekitar, berbentuk kebutuhan pendukung.

Perbedaan motif intrinsik dan ekstrinsik ini terlihat jelas pada tujuan akhirnya. Motif memperoleh penghargaan masuk ke dalam kategori motif ekstrinsik, karena standar kepuasan atau piala yang didapatkan berasal dari penilaian orang lain atau lembaga di luar diri kita sendiri.

Langkah Mengidentifikasi Contoh Motif Memperoleh Penghargaan

Dalam praktik sehari-hari, Anda mungkin sering melakukan tindakan ini tanpa menyadari bahwa dorongan utamanya adalah sebuah penghargaan. Berikut adalah langkah-langkah logis untuk mengidentifikasi dan menerapkan motif ini secara positif demi meningkatkan produktivitas.

TINDAKAN, MOTIF, DAN PRINSIP EKONOMI - Materi IPS SMP Kelas 7 | 31CM
  1. Petakan Kebutuhan Finansial Terlebih Dahulu: Pastikan kebutuhan primer Anda terhadap pangan, sandang, dan papan sudah berada pada titik aman agar fokus pencarian reputasi tidak mengganggu stabilitas hidup.
  2. Tentukan Target Prestasi yang Jelas: Pilih bidang spesifik yang ingin Anda kuasai, misalnya menjadi agen penjualan terbaik atau inovator teknologi di perusahaan tempat Anda bekerja.
  3. Lakukan Tindakan Ekonomi di Luar Batas Standar: Mulailah mengambil sertifikasi profesional berbayar, mengikuti kompetisi bisnis, atau menginvestasikan modal pada peningkatan kualitas produk agar diakui oleh pasar.
  4. Evaluasi Dampak Reputasi Terhadap Usaha: Amati apakah penghargaan yang Anda raih berhasil meningkatkan kepercayaan konsumen atau justru menaikkan nilai tawar Anda di industri profesional.

Dari pengalaman saya menangani berbagai studi kasus perilaku pekerja, kesalahan umum yang saya lihat adalah banyak orang mengejar penghargaan semata-mata demi gengsi sesaat. Padahal, contoh tindakan ekonomi sehari hari yang sehat seharusnya menyelaraskan pencarian penghargaan ini dengan peningkatan kualitas layanan atau produk nyata yang ditawarkan kepada masyarakat luas.

Berbagai Contoh Tindakan Ekonomi Sehari-hari Terkait Penghargaan

Agar mendapatkan gambaran yang lebih actionable, mari kita amati bagaimana contoh motif memperoleh penghargaan ini termanifestasi dalam kehidupan nyata di sekitar kita. Berdasarkan tujuan motif ekonomi secara umum, kita bisa membaginya ke dalam dua kategori besar.

Tujuan Individu dalam Meraih Apresiasi

Pada level personal, tujuan individu mencakup upaya untuk memenuhi kebutuhan, meningkatkan taraf hidup atau kesejahteraan, memperoleh keuntungan, memperoleh penghargaan, memperoleh kekuasaan, dan menjalankan motif sosial. Contoh nyata yang sering kita jumpai adalah seorang dokter yang rela menghabiskan biaya besar untuk menempuh pendidikan spesialis dan subspesialis.

Secara finansial, upah dokter umum mungkin sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok. Namun, dorongan untuk diakui sebagai ahli yang superior di bidangnya dan mendapatkan gelar akademis tertinggi merupakan contoh tindakan ekonomi yang didorong oleh motif penghargaan.

Contoh lainnya adalah pemilik restoran lokal yang sengaja mendaftarkan usahanya ke lembaga sertifikasi kuliner internasional atau kompetisi kebersihan kota. Biaya pendaftaran dan renovasi yang dikeluarkan merupakan tindakan ekonomi nyata demi mendapatkan plakat penghargaan yang nantinya dipajang di dinding restoran.

Tujuan Organisasi dalam Membangun Kredibilitas

Di sisi lain, tujuan organisasi berfokus pada memproduksi barang atau jasa, mencari keuntungan, dan menjaga kontinuitas usaha. Perusahaan besar sering kali berkompetisi ketat untuk mendapatkan penghargaan seperti "Tempat Kerja Terbaik" atau "Brand Ramah Lingkungan Tahun Ini".

Tindakan ekonomi berupa pengeluaran dana untuk audit lingkungan, perbaikan fasilitas karyawan, dan kampanye sosial dipicu oleh keinginan mendapatkan legitimasi tersebut. Penghargaan bagi organisasi berfungsi sebagai alat pemasaran yang sangat kuat untuk menjaga kontinuitas usaha di masa depan.

Untuk mempermudah pemahaman Anda mengenai perbedaan karakteristik motif ini, mari kita perhatikan struktur perbandingan tujuan tindakan ekonomi pada tabel di bawah ini.

Perbandingan Karakteristik Tujuan Motif Ekonomi Individu dan Organisasi
Kategori AnalisisTujuan IndividuTujuan Organisasi
Fokus Dorongan UtamaPenghargaan dan Harga DiriKontinuitas Usaha dan Keuntungan
Indikator KeberhasilanGelar, Plakat, Pujian PublikSertifikat Industri, Pangsa Pasar
Sifat Motivasi DominanEkstrinsik dan IntrinsikEkstrinsik Komersial

Mengelola Motif Ekonomi demi Kemakmuran Jangka Panjang

Mengetahui jelaskan pengertian motif ekonomi secara utuh membantu kita menyadari bahwa keinginan dipuji adalah sifat dasar manusia yang normal. Namun, mengarahkan dorongan tersebut agar menghasilkan tindakan ekonomi yang produktif adalah kunci utamanya.

Jangan sampai pengeluaran uang demi mengejar status atau penghargaan justru mengorbankan stabilitas ekonomi primer Anda. Jadikan pencarian penghargaan sebagai bonus dari kualitas kerja yang konsisten, bukan sebagai satu-satunya alasan untuk bergerak.

Keseimbangan antara motif memenuhi kebutuhan pokok dan motif mendapatkan apresiasi dari lingkungan luar akan menciptakan aktivitas ekonomi yang sehat. Terapkan prinsip ekonomi yang rasional dalam setiap pengambilan keputusan, baik dalam skala rumah tangga maupun dalam pengelolaan bisnis profesional Anda.

Follow ngajimatematika.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow