Karhutla Pajang 72 Ribu Hektare Sekolah Paksa Terapkan PJJ

Smallest Font
Largest Font

Sebanyak 72.798 hektare hutan dan lahan di Indonesia terbakar hingga Minggu (22/8/2026), yang mengakibatkan gangguan asap pekat bagi aktivitas belajar mengajar di puluhan ribu satuan pendidikan dari 12 provinsi, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mencatat 54.743 sekolah dengan 6 juta siswa berpotensi terpapar, sementara 3.524 sekolah di Kalimantan Barat, Palangka Raya, Banjarbaru, hingga Sumatra resmi menerapkan pembelajaran jarak jauh bagi 571.338 murid.

Kondisi udara yang memburuk membuat Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru dan Kabupaten Bengkalis memberlakukan PJJ, sedangkan Pemkot Jambi meliburkan sekolah PAUD hingga SMP pada 26-28 Agustus 2026 setelah indeks kualitas udara mencatatkan AQI US 213 pada Selasa (25/8/2026).

Pemerintah daerah menegaskan komitmen penanganan dampak asap bagi para siswa melalui penyesuaian sistem belajar.

"Keputusan ini juga merujuk pada Surat Edaran Wali Kota Jambi. Bilamana kondisi kabut asap berada pada kategori sangat tidak sehat, maka pembelajaran di sekolah diliburkan dan peserta didik mengikuti pembelajaran dari rumah atau secara online," kata Juru Bicara Pemkot Jambi sekaligus Kepala Diskominfo Kota Jambi, Saleh Ridha.

Di Pekanbaru, pemenuhan gizi anak-anak tetap diupayakan berjalan di tengah pemberlakuan sistem belajar dari rumah.

"Untuk MBG tetap diberikan kepada anak-anak. Pihak sekolah agar menghubungi orang tua atau wali untuk mengambilnya ke sekolah. Jadi anak-anak tetap berada di rumah dan MBG tetap bisa mereka konsumsi," kata Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal.

Dari sisi kesehatan, UNICEF memperingatkan bahaya emisi polutan beracun seperti PM2.5 yang dapat memicu peradangan paru-paru pada anak-anak.

Dampak serius paparan asap terhadap perkembangan organ tubuh dan janin turut dipaparkan oleh pakar kesehatan.

"Perkembangan otak maupun organnya terganggu dan kebanyakan terlahir dengan berat badan lahir rendah," tutur dokter Spesialis Pulmonologi UGM, dr Sumardi, Sp PD-KP.

Perlindungan anak dari paparan asap disarankan melalui pembatasan aktivitas luar ruang, menjaga kebersihan udara hunian, serta peningkatan edukasi pelestarian lingkungan.

Follow ngajimatematika.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed