LPDP Prioritaskan Jalur Afirmasi dalam Seleksi Beasiswa 2026 Tahap 2

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) memastikan kelompok afirmasi tetap mendapat prioritas dalam seleksi beasiswa 2026 tahap 2. Kebijakan ini berjalan beriringan dengan fokus baru penerima ke bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).

Langkah tersebut diambil untuk mendukung kemajuan industri strategis nasional. Meski kategori beasiswa dibagi menjadi STEM dan SHARE, LPDP menjamin kuota bagi jalur afirmasi tetap minimal 25 persen.

Dikutip dari Detikcom, Kepala Divisi Rekrutmen dan Seleksi LPDP, Andar Ramona Sinaga menerangkan bahwa penyesuaian aturan tahun ini tidak mengurangi peluang pendaftar dari daerah maupun kelompok berkebutuhan khusus. Upaya pemerataan akses pendidikan tinggi tetap dijaga melalui berbagai kategori afirmasi.

"Sekarang kami mengelompokannya dalam dua kelompok besar, STEM Industri Strategis dan SHARE. Namun kami tetap memberikan prioritas dan dukungan kepada teman-teman, saudara-saudara yang memang memiliki latar belakang atau memiliki kondisi yang berbeda daripada umumnya kita, misalnya di Pulau Jawa ataupun yang pada umumnya masyarakat Indonesia" ujar Ramona.

Kelompok dalam kategori afirmasi ini mencakup peserta daerah afirmasi, putra-putri Papua, masyarakat prasejahtera, serta penyandang disabilitas. Selain itu, LPDP juga mempertahankan jalur khusus untuk PNS, TNI, Polri, serta jalur umum.

Ramona menyatakan bahwa peserta dari jalur afirmasi akan bersaing secara adil di dalam kelompok mereka sendiri demi menjaga keadilan kompetisi.

"Nah yang adil itu adalah kita memang mengelompokkan masing-masing pendaftar ini dalam kelompoknya masing-masing. Dan mereka akan bersaing di kelompoknya masing-masing. Untuk afirmasi akan tetap ada, ada empat kriteria, CPNS, PNS dan Nipolri, kemudian umum," jelasnya.

Berbeda dengan kelompok PNS, TNI, atau Polri, peserta dari kategori afirmasi dibebaskan dari kewajiban memilih skema full funding atau partial funding. Seluruh peserta afirmasi dipastikan menerima pendanaan secara penuh.

"Nah kami juga masih membuka opsi full funding, partial funding. Namun full funding, partial funding ini hanya berlaku untuk kriteria PNS, Polri dan umum. Untuk afirmasi tidak perlu memilih full funding atau partial funding," kata Ramona.

Dukungan tambahan turut disediakan bagi penyandang disabilitas. LPDP memberikan fasilitas berupa satu orang pendamping untuk menunjang kelancaran proses studi mereka.

Peralihan Fokus Terhadap Industri Strategis

Ramona menjelaskan adanya pergeseran orientasi dalam pendekatan beasiswa LPDP pada seleksi tahun 2026 ini. Program yang sebelumnya fokus pada pendidikan (education-centric) kini diarahkan agar berbasis dampak (impact-driven).

"Di sini kami di tahun 2026 ini, para pendaftar pada saat mendaftar langsung menentukan apakah dia akan studi di bidang STEM Industri Strategis ataupun SHARE. Jadi pendekatannya langsung mengarah ke impact-nya nanti di bidang STEM industri strategis ataupun SHARE," tuturnya.

Alokasi terbesar diberikan kepada bidang STEM dengan porsi minimal 80 persen dari total penerima beasiswa, sedangkan rumpun SHARE mendapatkan jatah sisa sebesar 20 persen.

"Dan memang kami khususkan untuk mendukung industri strategis yaitu 8 industri strategis. Pangan, energi, pertahanan, dgitalisasi AI semiconductor, kesehatan, hilirisasi, maritim, manufaktur dan material maju, entrepreneurship dan industri kreatif dan sektor lain yang mendukung industri strategis. Sedangkan SHARE itu bergerak di bidang social science, humanities, art for people, religious studies dan education," kata Ramona.

Follow ngajimatematika.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed