LPDP Tegaskan LoA Bukan Syarat Wajib Pendaftaran Beasiswa

Smallest Font
Largest Font

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan menegaskan bahwa kepemilikan Letter of Acceptance bukan merupakan syarat mutlak bagi pendaftar untuk mengikuti seleksi beasiswa. Pelamar yang belum mengantongi bukti kelulusan perguruan tinggi tersebut tetap memiliki peluang yang sama dalam proses seleksi yang berlangsung pada Jumat (12/6/2026).

Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Divisi Kerja Sama dan Pengembangan Beasiswa LPDP Agam Bayu Suryanto, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Kebijakan ini memperbolehkan seluruh calon peserta untuk berkompetisi secara adil meskipun belum mendapatkan penawaran resmi dari kampus tujuan.

"Para sahabat punya LoA maupun tidak punya LoA itu boleh berkompetisi seleksi beasiswa LPDP," ujarnya Agam Bayu Suryanto, Kepala Divisi Kerja Sama dan Pengembangan Beasiswa LPDP.

Agam menjelaskan bahwa proses untuk mendapatkan beasiswa ini memerlukan persiapan yang matang dari setiap calon pendaftar. Kompetisi yang ketat antar-anak bangsa membuat sejumlah peserta harus mencoba beberapa kali sebelum akhirnya dinyatakan lolos seleksi.

"Silakan berkompetisi, bersaing dengan putra-putri terbaik seluruh Indonesia dan tentu saja persaingannya ketat. Ada yang sampai 3-4 kali baru dapat," kata Agam Bayu Suryanto, Kepala Divisi Kerja Sama dan Pengembangan Beasiswa LPDP.

Walaupun status kepemilikan dokumen tersebut tidak menggugurkan hak mendaftar, terdapat perbedaan alur seleksi yang akan dihadapi. Peserta yang belum mengantongi bukti kelulusan kampus diwajibkan mengikuti tahapan ujian tambahan yang telah ditentukan oleh pihak penyelenggara.

"Kalau yang sudah punya LoA itu tidak perlu ikut tes bakat skolastik. Kalau yang belum punya LoA maka dia harus terlebih dahulu melalui tes bakat skolastik," ujarnya Agam Bayu Suryanto, Kepala Divisi Kerja Sama dan Pengembangan Beasiswa LPDP.

Materi dalam ujian penyaringan tersebut dirancang untuk mengukur kompetensi mendasar para calon penerima beasiswa. Ujian ini mencakup beberapa aspek penalaran penting seperti kemampuan berhitung, logika berpikir, hingga penarikan kesimpulan.

"Tes bakat skolastik itu cuma matematika dasar, logika, membangun argumentasi, mengambil kesimpulan," katanya Agam Bayu Suryanto, Kepala Divisi Kerja Sama dan Pengembangan Beasiswa LPDP.

Follow ngajimatematika.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed