Mengenal Jamur Lanmaoa asiatica Penyebab Halusinasi Orang Kecil
Fenomena medis unik dialami ratusan pasien di Provinsi Yunnan, China, yang datang ke rumah sakit setiap Juni hingga Agustus. Dikutip dari Detikcom, para pasien tersebut mengalami pusing dan disorientasi akibat halusinasi visual.
Hasil tes fungsi organ seperti hati dan ginjal menunjukkan kondisi normal. Namun, seluruh pasien mengaku melihat gambaran sosok manusia mungil atau peri yang bergerak aktif di sekeliling mereka.
Kondisi medis tersebut dikenal sebagai halusinasi Lilliputian. Istilah psikiatri ini merujuk pada fenomena saat seseorang melihat makhluk fantastis atau manusia berukuran sangat kecil, layaknya kisah dalam novel Gulliver's Travels.
Laporan analisis terhadap 300 kasus halusinasi Lilliputian ini sebelumnya telah dipublikasikan oleh Guan Linchu dan Peizi Kuang dari Institute of Psychology, Chinese Academy Sciences, Beijing, pada 1991.
"Seluruh pasien melihat manusia atau hewan berukuran kecil bergerak di sekitar mereka. Mereka melihatnya di pakaian maupun di atas piring saat makan," tulis penelitian tersebut seperti dikutip dari BBC Science Focus.
"Halusinasi itu bahkan disebut terasa semakin nyata ketika pasien memejamkan mata."
Penyebab fenomena tersebut berasal dari konsumsi jamur Lanmaoa asiatica. Jamur berwarna kecokelatan yang berubah menjadi biru saat dipotong ini tumbuh subur di wilayah Yunnan serta kawasan Cordillera, Filipina.
Masyarakat setempat kerap menyebut L. asiatica sebagai Xiao ren ren atau jamur "orang kecil". Spesies ini populer karena cita rasa umami, tetapi kerap memicu halusinasi jika dikonsumsi mentah atau kurang matang.
Identitas ilmiah L. asiatica baru teridentifikasi secara resmi pada 2015 melalui analisis DNA. Peneliti menemukan bahwa spesies ini berkerabat dekat dengan jamur porcini (Boletus edulis), bukan dengan kelompok jamur psikoaktif konvensional.
Meskipun efeknya dapat bertahan selama satu hari hingga satu minggu, para ilmuwan hingga kini belum berhasil mengisolasi senyawa psikoaktif di dalam L. asiatica. Uji coba pada tikus laboratorium hanya menunjukkan peningkatan aktivitas sebelum hewan tersebut linglung.
Restoran di Yunnan saat ini tetap menyajikan L. asiatica dengan prosedur pengolahan yang sangat ketat. Pengunjung wajib memasak jamur hingga matang sempurna menggunakan pengatur waktu minimal 15 menit dan dilarang mengonsumsinya bersamaan dengan alkohol.
Efek halusinasi L. asiatica berbeda dari kelompok magic mushroom yang mengandung zat psilocybin dan psilocin. Menurut National Institute on Drug Abuse USA, psilocybin merupakan zat psikedelik yang mengubah persepsi realitas secara menyeluruh.
Penggunaan psilocybin dalam dosis tertentu kerap dimanfaatkan sebagian orang untuk tujuan spiritual atau peningkatan fokus mental. Meski tidak memicu efek kecanduan, psilocybin dapat meningkatkan tekanan darah serta detak jantung yang berisiko bagi penderita gangguan jantung.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow