Pendaftar ITB 2026 Cetak Rekor Mencapai 139 Ribu Orang

Smallest Font
Largest Font

Institut Teknologi Bandung mencatat rekor pendaftar terbanyak sepanjang sejarah kampus untuk program jenjang sarjana pada tahun 2026. Sebanyak 139.399 calon mahasiswa bersaing memperebutkan kuota yang sangat terbatas, sebagaimana dilansir dari Detikcom pada Rabu (5/8/2026).

Dari total ratusan ribu pendaftar tersebut, pihak kampus menegaskan bahwa persaingan masuk pada jalur penerimaan tahun ini berlangsung amat ketat. Dari seluruh pendaftar, hanya 5.468 peserta yang dinyatakan lolos seleksi.

Rincian penerimaan mahasiswa baru tersebut disampaikan secara resmi oleh pihak pimpinan kampus dalam sidang terbuka yang digelar secara luring dan daring. Keketatan seleksi membuat mayoritas pendaftar harus tereliminasi dari proses pendaftaran.

"Jumlah pendaftar untuk program sarjana yaitu 139.399. Ini terbesar dalam sejarah ITB dan yang diterima 5.468," kata Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof Dr Irwan Meilano memaparkan laporan penerimaan mahasiswa baru dalam sidang terbuka penerimaan mahasiswa baru ITB tahun akademik 2026/2027 yang juga digelar secara daring pada Rabu (5/8/2026).

Penerimaan tersebut menandakan hanya sekitar 3,9 persen peserta yang berhasil diterima. Para pendaftar pada umumnya merupakan lulusan sekolah menengah atas terbaik dari daerah masing-masing.

"Dan 96% pendaftar lainnya, biasanya yang mendaftar di ITB adalah calon mahasiswa atau siswa SMA terbaik di masing-masing sekolahnya," ucapnya.

Persaingan tinggi juga terjadi di tingkat fakultas, di mana beberapa program studi mencatatkan standar nilai kelolosan yang sangat ketat bagi para calon mahasiswa.

"Bahkan untuk satu fakultas bisa saya sebut, Anda bisa menduga fakultas yang mana, nilainya adalah 0,5% terbaik se-Indonesia," ungkapnya menambahkan.

Dalam kesempatan yang sama, pimpinan tertinggi kampus turut memberikan pembekalan dengan mengingatkan kembali landasan bersejarah berdirinya lembaga pendidikan tinggi teknik tertua di Indonesia ini.

"Lebih dari satu abad yang lalu, tepatnya pada tanggal 3 Juli 1920 di tempat ini berdiri Technische Hoogeschool te Bandung, sekolah tinggi teknik pertama di Hindia Belanda," kata Rektor ITB.

Pesan pimpinan terdahulu menekankan pentingnya tanggung jawab akademis yang harus diemban oleh setiap mahasiswa demi berkontribusi bagi masyarakat luas.

"Pada pidato pembukaannya, Rector Magnificus pertama Profesor Klopper menyampaikan harapan bahwa kampus ini akan melahirkan putra-putri terbaik yang mengabdikan ilmu pengetahuan bagi kemajuan negeri serta mengingatkan bahwa setiap mahasiswa memikul tanggung jawab bukan hanya kepada dirinya sendiri, tetapi juga kepada masyarakat dan bangsanya," imbuhnya.

Sejarah panjang penataan pendidikan tinggi di kampus ini juga tidak lepas dari amanat besar yang disampaikan oleh Presiden Pertama Republik Indonesia saat meresmikan nama ITB secara resmi.

"Amanat besar itulah yang sekarang menjadi dasar perjalanan ITB, perjalanan adik-adik semua," kata Prof Tatacipta.

Follow ngajimatematika.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed