Kemendikdasmen Buka Pendaftaran Beasiswa S1 dan D4 Guru
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memfasilitasi guru untuk melanjutkan studi. Program bantuan ini ditujukan bagi pendidik yang ingin menyelesaikan jenjang S1 atau D4. Kesempatan ini dibuka untuk pemenuhan kualifikasi akademik melalui sistem rekognisi pembelajaran lampau (RPL).
Dikutip dari Detikcom, masa pendaftaran program ini berakhir pada Jumat, 19 Juni 2026. Lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK) yang telah ditunjuk akan menjadi tempat pelaksanaan perkuliahan. Langkah ini dijalankan demi memenuhi amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
Regulasi tersebut mewajibkan guru mengantongi kualifikasi akademik minimal sarjana atau sarjana terapan. Beasiswa menyasar guru ASN maupun non-ASN yang sama sekali belum menempuh pendidikan S1 atau D4.
Melalui sistem RPL, proses perkuliahan dapat diselesaikan dalam rentang waktu 2 hingga 4 semester. Peserta yang lolos akan menerima bantuan biaya kuliah senilai Rp 3 juta per semester. Proses registrasi dilakukan secara daring melalui laman resmi SIPKA-Guru Kemendikdasmen. Guru dapat mengikuti instruksi pendaftaran yang telah disediakan oleh sistem.
Calon peserta terlebih dahulu mengakses platform resmi yang disediakan. Langkah awal dimulai dengan memilih menu untuk masuk ke halaman log in. Akses masuk dilakukan menggunakan akun Data Pokok Pendidikan (Dapodik) masing-masing. Setelah berhasil masuk, pengisian data profil wajib dilengkapi oleh pendaftar.
Pendaftar memasukkan NIK atau NUPTK kemudian menekan tombol pencarian untuk memvalidasi data. Jika data ditemukan, pengisian identitas seperti nama lengkap, jenis kelamin, serta tempat dan tanggal lahir disesuaikan dengan Dapodik. Informasi profil lain yang harus diisi meliputi NIP, email aktif, agama, status disabilitas, serta program pilihan.
Alamat domisili lengkap dari tingkat provinsi hingga detail jalan juga wajib dicantumkan. Selanjutnya, data sekolah asal dimasukkan menggunakan pencarian NPSN. Pendaftar juga harus melengkapi informasi kepegawaian seperti masa kerja, status, mata pelajaran yang diampu, hingga detail SK mengajar.
Seluruh berkas pendukung wajib diunggah dalam format PDF dengan ukuran maksimal 2MB. Dokumen tersebut mencakup ijazah, KTP, SK mengajar pertama dan terakhir, SK pembagian tugas, surat izin atasan, serta pakta integritas bermeterai.
Setelah memastikan semua dokumen benar, pendaftar melakukan submit untuk proses verifikasi. Data yang telah diverifikasi oleh petugas tidak dapat diubah kembali.
Persyaratan Peserta Program
Terdapat sejumlah kriteria yang harus dipenuhi oleh calon penerima beasiswa ini. Pendaftar merupakan guru aktif, baik berstatus ASN maupun non-ASN.
Kualifikasi pendidikan minimal adalah lulusan SMA atau bentuk lain yang sederajat. Calon peserta memiliki pengalaman yang dapat diakui sebagai capaian pembelajaran relevan. Batas usia maksimal yang ditetapkan untuk mendaftar adalah 55 tahun. Pendaftar harus terdata belum memiliki gelar S1 atau D4 di dalam sistem Dapodik.
Guru yang mendaftar wajib aktif mengajar di satuan pendidikan sesuai ketentuan perundang-undangan. Syarat terakhir adalah tidak sedang terdaftar sebagai mahasiswa aktif di perguruan tinggi lain.
Agenda Pelaksanaan Beasiswa
Seluruh tahapan seleksi dan pelaksanaan program ini berjalan sesuai dengan lini masa yang telah ditetapkan. Proses administrasi dipantau berkala oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT). Pendaftaran difinalisasi hingga 19 Juni 2026, bersamaan dengan masa perbaikan berkas oleh guru yang dibuka sepanjang 1-28 Juni 2026.
Verifikasi awal oleh UPT berlangsung hingga 24 Juni 2026. Tahap verifikasi ulang pascaperbaikan oleh guru dijadwalkan pada 29 Juni hingga 3 Juli 2026. Proses plotting ke LPTK pelaksana dilakukan pada 4-8 Juli 2026.
Kegiatan dilanjutkan dengan coaching clinic pada 9-15 Juli 2026 dan penilaian RPL pada 16-24 Juli 2026. Seluruh rangkaian ini bermuara pada dimulainya perkuliahan pada 15 Agustus 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow