Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Jalur Mandiri Masih Dibuka hingga 31 Oktober

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Pendaftaran KIP Kuliah 2026 masih dibuka bagi calon mahasiswa yang menempuh jalur mandiri di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS), seperti dilansir dari Detikcom. Kesempatan ini tidak berlaku lagi bagi peserta yang sudah diterima melalui jalur SNBP atau SNBT.

Proses pendaftaran KIP Kuliah 2026 untuk jalur mandiri dijadwalkan tutup pada 31 Oktober mendatang. Kendati demikian, pendaftar diimbau untuk memantau laman resmi KIP Kuliah secara berkala karena jadwal tersebut dapat berubah sewaktu-waktu.

Program bantuan ini ditujukan bagi lulusan SMA atau sederajat tahun 2026, 2025, dan 2024. Calon penerima wajib dinyatakan lolos seleksi masuk PTN atau PTS yang terakreditasi resmi di Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Pendaftar harus memenuhi kriteria keterbatasan ekonomi dari keluarga miskin atau rentan miskin yang diverifikasi oleh perguruan tinggi. Penentuan prioritas penerima mengacu pada dua kriteria utama.

Prioritas pertama diberikan kepada pemegang KIP Pendidikan Menengah yang tercatat pada Data Terpadu Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) maksimal desil 4 serta lolos seleksi mandiri PTN atau PTS.

Prioritas kedua mencakup mahasiswa yang lolos seleksi PTN atau PTS dari keluarga miskin atau rentan miskin, baik yang sudah maupun belum terdaftar di DTSEN. Kondisi ekonomi ini dibuktikan melalui pendapatan kotor gabungan orang tua/wali maksimal setara Upah Minimum Provinsi (UMP) atau dokumen Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), foto rumah, dan rekening listrik yang divalidasi kampus.

Tata Cara Pendaftaran KIP Kuliah 2026

Pembuatan akun diawali dengan mengakses laman resmi KIP Kuliah dan memilih menu Login Siswa di pojok kanan atas, lalu mengklik opsi pendaftaran akun baru. Layanan ini khusus bagi lulusan 2026, 2025, dan 2024 yang belum menjadi mahasiswa aktif.

Siswa wajib mengisi data kependudukan berupa NIK, NISN, NPSN, serta alamat email aktif sebelum melanjutkan proses. Sistem akan memverifikasi validitas data tersebut untuk menentukan kelayakan pendaftar.

Setelah verifikasi berhasil, sistem mengirimkan nomor pendaftaran dan kode akses via email. Nomor pendaftaran dan kode akses tersebut digunakan untuk login kembali, melengkapi seluruh data diri, memilih jalur seleksi, serta mengunggah berkas dokumen yang disyaratkan.

Peserta yang diterima di perguruan tinggi akan melewati tahap verifikasi lanjutan oleh pihak kampus sebelum diusulkan ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) sebagai penerima resmi KIP Kuliah.

Follow ngajimatematika.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow