Ketahui Perbedaan PMB Sekolah Swasta Gratis DKI Jakarta dan SPMB Bersama 2026

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi membuka pendaftaran Penerimaan Murid Baru (PMB) Sekolah Swasta Gratis dan SPMB Bersama gelombang 1 mulai 15 Juni 2026. Dikutip dari Detikcom, kedua program ini sama-sama membebaskan biaya pendidikan bagi calon murid baru yang diterima di sekolah swasta tujuan karena ditanggung penuh oleh Pemprov DKI Jakarta. Meski memiliki tujuan yang sama, terdapat sejumlah perbedaan mendasar antara PMB Sekolah Swasta Gratis DKI Jakarta dan SPMB Bersama 2026 berdasarkan petunjuk teknis Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Program PMB Sekolah Swasta Gratis terbuka bagi calon murid baru yang memenuhi ketentuan dari sekolah swasta tujuan yang bersangkutan.

Jenjang pendidikan yang dapat dipilih pada program PMB Sekolah Swasta Gratis tergolong lengkap, mulai dari SD, SMP, SMA, SMK, hingga SLB. Sementara itu, SPMB Bersama mengkhususkan pendaftaran bagi calon murid baru dari kelompok afirmasi yang memenuhi syarat tertentu.

Kelompok afirmasi tersebut mencakup pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, anak pengemudi mitra TransJakarta bus kecil yang direkomendasikan Kadishub DKI Jakarta. Kriteria lainnya adalah anak pekerja atau buruh yang tercatat dalam kartu keluarga serta direkomendasikan Kadisnakertrans dan Energi DKI Jakarta.

Penerima Program Indonesia Pintar (PIP) dan masyarakat yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) atau data bansos daerah yang sah juga dapat mendaftar. Berbeda dengan program sekolah gratis, pilihan jenjang pendidikan untuk SPMB Bersama hanya terbatas pada tingkat SMP, SMA, dan SMK.

Jumlah Pilihan dan Cakupan Kuota Sekolah

Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyediakan kuota pilihan sekolah yang berbeda untuk kedua program ini.

Pada program PMB Sekolah Swasta Gratis, calon siswa dapat memilih di antara 2 SD, 41 SMP, 14 SMA, 29 SMK, dan 17 SLB yang terdaftar. Program ini akan membiayai seluruh murid baru yang dinyatakan diterima pada sekolah swasta tersebut. Untuk program SPMB Bersama, jumlah sekolah yang dapat dipilih jauh lebih banyak, yakni mencapai 137 SMP, 117 SMA, dan 144 SMK.

Pemprov DKI Jakarta hanya membiayai murid baru sesuai dengan kuota tertentu yang telah ditetapkan pada masing-masing sekolah swasta dalam SPMB Bersama.

Daya Tampung dan Proses Seleksi

Daya tampung untuk PMB Sekolah Swasta Gratis mencakup seluruh murid baru di sekolah tersebut, dengan pembagian 70 persen pada gelombang 1. Sisa kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung kelas awal masing-masing sekolah akan dibuka pada gelombang 2.

Untuk SPMB Bersama, daya tampung hanya mencakup sebagian calon murid baru dengan jumlah yang bervariasi di setiap sekolah. Proses seleksi SPMB Bersama dilakukan berdasarkan urutan prioritas wilayah domisili kelurahan, pembobotan nilai rapor dan persentil, urutan pilihan sekolah, serta waktu mendaftar.

Seleksi PMB Sekolah Swasta Gratis untuk jenjang SLB dan SD diprioritaskan berdasarkan usia tertua ke termuda, kemudian waktu mendaftar atau hasil asesmen. Untuk jenjang SMP, SMA, dan SMK, seleksi menggunakan rata-rata nilai rapor murni sebesar 70 persen dan rerata nilai TKA sebesar 30 persen, serta faktor usia. Mata pelajaran rapor murni yang dinilai untuk jenjang SMP meliputi Pendidikan Kewarganegaraan (PKn)/Pendidikan Pancasila, Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA/IPAS.

Untuk jenjang SMA, mata pelajaran yang dihitung adalah Pendidikan Pancasila, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, dan Bahasa Inggris.

Jadwal Pendaftaran dan Ketentuan Kelulusan

Pendaftaran PMB Sekolah Swasta Gratis gelombang 1 dibuka pada 15-29 Juni 2026 pukul 08.00-16.00 WIB, dan 30 Juni 2026 pukul 08.00-12.00 WIB. Gelombang 2 program ini akan dilaksanakan pada 8 Juli 2026 pukul 08.00-16.00 WIB dan 9 Juli 2026 pukul 08.00-12.00 WIB. Pendaftaran SPMB Bersama dibagi menjadi tiga tahap, yaitu Tahap Pertama pada 15-18 Juni 2026, Tahap Kedua pada 22-24 Juni 2026, dan Tahap Akhir pada 6-7 Juli 2026.

Calon murid yang belum lolos pada gelombang atau tahap pertama masih diberikan kesempatan untuk mendaftar pada tahapan berikutnya.

Daftar sekolah PMB swasta gratis dapat diakses melalui Keputusan Gubernur Nomor 312 Tahun 2026, sedangkan SPMB Bersama merujuk pada petunjuk teknis resminya. Calon murid baru yang telah dinyatakan diterima melalui program SPMB Bersama berkewajiban untuk merampungkan seluruh masa pendidikannya di sekolah penerima tersebut.

Follow ngajimatematika.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed