PKN STAN Buka Seleksi SPMB-PM 2026 Sediakan 1.000 Kuota
Sekolah kedinasan Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN membuka seleksi penerimaan mahasiswa baru (SPMB-PM) 2026 untuk lulusan tingkat menengah atau sederajat. Dilansir dari Detikcom, pendaftaran resmi diselenggarakan mulai 23 Agustus hingga 30 Agustus 2026 secara daring.
Proses pendaftaran dilaksanakan melalui portal resmi SSCASN BKN. Bagi calon mahasiswa yang dinyatakan lulus seleksi administrasi pascasanggah, diwajibkan membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 400.000. Biaya tersebut mencakup tes CAT BKN senilai Rp 100.000 dan seleksi STAN senilai Rp 300.000.
Pada penerimaan tahun ini, lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Keuangan tersebut menyediakan daya tampung keseluruhan sebanyak 1.000 mahasiswa baru. Penerimaan terbagi ke dalam tiga jalur masuk utama, yaitu jalur reguler, jalur afirmasi kewilayahan, serta jalur pembibitan.
Calon pendaftar dapat memilih program studi yang disesuaikan dengan alokasi kuota pada masing-masing jalur masuk.
| Program Studi | Reguler | Afirmasi Kewilayahan | Pembibitan |
|---|---|---|---|
| 217 | 50 | 63 | 163 |
| 35 | 72 | 50 | 15 |
| 35 | 300 | – | – |
Persyaratan Pendaftaran SPMB PKN STAN
Pendaftar wajib memenuhi kriteria umum serta syarat khusus sesuai dengan jalur yang dipilih.
Persyaratan Umum
Peserta merupakan lulusan SMA atau sederajat di bawah Kemendikdasmen atau Kemenag. Nilai ijazah atau surat keterangan lulus untuk mata pelajaran Bahasa Inggris dan Matematika masing-masing minimal 80,00 dari skala 100,00 tanpa pembulatan.
Usia pendaftar berada pada rentang 14 hingga 22 tahun per 23 November 2026, atau lahir antara 23 November 2004 sampai 23 November 2012. Selain itu, pendaftar wajib mengunggah surat pernyataan bermeterai mengenai kondisi kesehatan, bebas narkoba, tidak bertato atau bertindik, belum pernah menikah, serta belum pernah lulus SPMB PKN STAN sebelumnya.
Persyaratan Khusus Jalur Afirmasi dan Pembibitan
Peserta jalur afirmasi kewilayahan wajib lahir dan menyelesaikan pendidikan di kabupaten/kota atau provinsi afirmasi yang dipilih, terkhusus wilayah Papua, Maluku, Maluku Utara, dan NTT. Bagi pendaftar afirmasi ADEM Papua, wajib melampirkan surat keterangan dari kepala sekolah.
Sementara untuk jalur pembibitan, pendaftar harus berdomisili serta lahir di provinsi, kabupaten, atau kota yang menyelenggarakan kerja sama pembibitan. Hal tersebut dibuktikan melalui KTP, Kartu Keluarga, atau akta kelahiran.
Tata Cara Pendaftaran dan Berkas Dokumen
Pendaftaran dimulai dengan membuat akun di portal SSCASN menggunakan NIK dan nomor KK, dilanjutkan dengan memilih sekolah kedinasan PKN STAN serta jalur pendaftaran. Setelah melengkapi biodata, pendaftar mengunggah seluruh dokumen pendukung sebelum mengakhiri proses pendaftaran.
Dokumen yang harus disiapkan meliputi pasfoto formal terbaru, KTP atau Kartu Keluarga, ijazah atau SKL beserta transkrip nilai, surat pernyataan resmi, serta akta kelahiran. Dokumen khusus seperti surat keterangan ADEM Papua wajib disertakan bagi yang melamar jalur tersebut.
Tahapan dan Jadwal Seleksi SPMB PKN STAN 2026
Pengumuman seleksi dimulai pada 22 Agustus 2026, dilanjutkan pendaftaran tanggal 22–30 Agustus 2026. Hasil seleksi administrasi diumumkan 3 September 2026, dengan masa sanggah pada 4–5 September 2026 dan jawab sanggah hingga 6 September 2026.
Pengumuman pascasanggah dirilis 8 September 2026, dilanjutkan pembayaran biaya seleksi pada 11–15 September 2026. Jadwal dan lokasi SKD diumumkan 18–21 September 2026, sedangkan pelaksanaan tes SKD berlangsung dari 22 September sampai 7 Oktober 2026.
Hasil SKD beserta jadwal seleksi lanjutan diumumkan pada 8–13 Oktober 2026, lalu seleksi lanjutan digelar 20–25 Oktober 2026. Pengumuman kelulusan akhir disampaikan 2–4 November 2026, diikuti pendaftaran ulang pada 11–13 November 2026, kegiatan studi perdana 16–20 November 2026, dan perkuliahan dimulai 23 November 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow