Sabrina Chairunnisa Mundur dari Program Doktor Universitas Indonesia

Smallest Font
Largest Font

Model dan pembuat konten Sabrina Chairunnisa memutuskan mundur dari program Doktoral (S3) Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia (UI) karena memilih prioritas baru untuk pindah ke New York, Amerika Serikat. Informasi yang dilansir dari Detikcom pada Rabu (8/7/2026) ini disampaikan langsung melalui akun Instagram pribadinya.

Keputusan tersebut diambil di tengah masa studi yang menyisakan satu semester perkuliahan tatap muka. Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) Kemdiktisaintek, Sabrina tercatat masuk UI sejak Februari 2025 dengan status terakhir kini sedang cuti.

"Sulit rasanya melepaskan sesuatu yang dulu sangat berarti, tapi terkadang melangkah maju berarti memiliki keberanian untuk memilih jalan yang berbeda. Segala sesuatu berubah. Rencana berubah.

Orang berubah. Tapi satu hal tetap sama, kita harus terus bergerak maju. Sampai jumpa, UI," kata Sabrina.

Selain faktor kepindahan ke luar negeri, Sabrina juga menyoroti sistem kehadiran perkuliahan di Indonesia yang dinilai kurang fleksibel bagi mahasiswa S3 yang juga bekerja. Ia membandingkan sistem pendidikan di UI yang mewajibkan kuliah tatap muka dengan negara lain yang lebih mengutamakan proyek dan hasil ujian.

"Hopefully (semoga) ke depan universitas-universitas di Indonesia gak menjadikan absensi sebagai bobot utama syarat kelulusan/syarat final exam kaya negara lain ya," sampai Sabrina.

Ia menambahkan bahwa jadwal perkuliahan reguler yang ketat cukup menyita waktu bagi mahasiswa yang memiliki kesibukan profesi di luar dunia akademik. Dirinya saat ini mengelola karier dan mendanai Beasiswa Sabrina Chairunnisa yang menopang kehidupan pendidikan 100 mahasiswa.

"UI masih banget (mempertimbangkan absensi). Mana kelasnya sehari 1 matkul (mata kulia), benar-benar buang waktu. Sementara kan, ga semua orang S3 nganggur atau bisa 'cuti kerja selama masa studi S3' kaya para PNS," jelas Sabrina.

Langkah pengunduran diri ini mematangkan rencananya untuk menetap di Amerika Serikat dalam waktu dekat. Selepas menyelesaikan agenda pendidikan jangka pendek di Asia, ia akan segera mempersiapkan kepindahannya tersebut.

"Doktoral Ilkom UI tidak ada research only ya. Hanya ada reguler jadi tatap muka dan research. Dan dosen UI memang super ketat soal absen. Then again, kaya aku billing di caption, things change, ya kalau dulu mikirnya aman aja tapi namanya hidup siapa yang tahu," cerita Sabrina.

Istri dari Deddy Corbuzier ini juga menyatakan bahwa keputusan besar di usianya saat ini murni merupakan penataan ulang jalan hidupnya. Perkara kewajiban presensi dinilai sudah tidak sinkron dengan rencana domestiknya di luar negeri.

"Siapa yang ngira kalau di usia 33 aku baru nata kehidupan baru. Pun intinya karena mau pindah di NY, itu aja sih karena emang udah ga memungkinkan kalo ga tinggal di Indo perkara absen walau cuman tatap muka 1 semester lagi," imbuh Sabrina.

Saat pengumuman ini dibuat, Sabrina sedang berada di Korea Selatan untuk mengikuti program sekolah musim panas. Setelah program di Korea Selatan tersebut berakhir, ia dijadwalkan kembali ke Indonesia selama beberapa minggu sebelum bertolak menuju New York.

"Sekarang di Korea, lagi summer school. Abis summer school, balik Indo for a weeks, then back to NY," ucap Sabrina.

Follow ngajimatematika.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed