Siswa SD Negeri Salam Rancang Aksi Lingkungan Hidup
Siswa SD Negeri Salam mulai menggencarkan aksi nyata penanganan limbah secara berkelanjutan pada hari Jumat, 10 Juli 2026. Langkah ini diambil guna mempersiapkan keikutsertaan mereka dalam seleksi seleksi Tahap I Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2026.
Ajang Duta Lingkungan Hidup Pelajar 2026 tersebut kini tengah menyelenggarakan seleksi Tahap I yang akan berlangsung hingga tanggal 2 Agustus 2026 mendatang. Para peserta dari sekolah adiwiyata ini berlomba menyusun contoh proyek lingkungan hidup untuk anak sekolah yang berdampak nyata.
Berdasarkan ketentuan panitia, batas waktu maksimal pendaftaran bagi peserta baru ditetapkan pada hari Senin, 20 Juli 2026. Target utama pada tahap awal ini adalah meningkatkan capaian jumlah sampah atau limbah cair yang diolah oleh masing-masing siswa.
Komponen Penilaian dan Target Seleksi
Panitia pelaksana menetapkan empat komponen utama dalam penilaian seleksi Tahap I ini. Komponen tersebut meliputi aksi pengembangan proyek lingkungan, penulisan esai, pembuatan media komunikasi proyek, serta aspek literasi lingkungan. Setiap peserta wajib melakukan aksi nyata pengembangan proyek lingkungan sedikitnya dua kali dalam sepekan secara berlanjut.
Aksi nyata penanganan masalah lingkungan ini secara garis besar dibagi menjadi pengolahan sampah atau limbah padat dan cair, serta budidaya tanaman. Pihak penyelenggara menyediakan akomodasi khusus berupa golden ticket menuju babak final bagi peserta yang berhasil mencapai target proyek lingkungan hidup minimal 1000. Komponen target 1000 tersebut dapat dilihat detailnya pada tabel berikut ini.
Berikut adalah rincian target capaian untuk mendapatkan tiket utama menuju babak final:
| Kategori Proyek | Target Minimal Capaian | Satuan Ukur |
|---|---|---|
| Pengolahan Sampah Padat | 1000 | Kilogram (kg) |
| Pengolahan Limbah Cair | 1000 | Liter |
| Budidaya Tanaman | 1000 | Pohon/Tanaman Tumbuh |
Ketentuan Penulisan Esai Proyek
Selain aksi fisik di lapangan, para siswa SD Negeri Salam juga harus menyelesaikan cara membuat esai proyek lingkungan hidup. Esai bertema "Proyek Lingkungan Hidupku Menyelamatkan Bumi" ini wajib ditulis tangan sendiri oleh peserta menggunakan pena.
Persyaratan Fisik Esai
Penulisan esai wajib menggunakan kertas folio bergaris dengan panjang karangan minimal 300 kata. Waktu pembuatan sekaligus pengunggahan esai dibatasi mulai tanggal 20 hingga 26 Juli 2026.
Poin Krusial Isi Karangan
Di dalam esai tersebut, peserta harus memaparkan beberapa poin penting mengenai aktivitas lingkungan mereka, antara lain:
- Aksi nyata yang telah dilakukan beserta intensitasnya
- Keunggulan dan dampak proyek terhadap perubahan iklim
- Rencana aksi masa depan, harapan, target, serta strategi pencapaian
- Rencana pengembangan proyek dan metode melibatkan lebih banyak orang
Seluruh aktivitas dan dokumentasi aksi berupa foto atau video wajib diunggah di akun Instagram masing-masing peserta. Langkah digital ini diambil sebagai bagian dari media komunikasi proyek lingkungan sekaligus edukasi literasi kepada masyarakat luas mengenai cara mengolah sampah untuk lomba lingkungan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow