Kemdiktisaintek Pindahkan Siswa SMA Unggul Garuda Kaltara ke Sultra
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi memindahkan sementara lokasi belajar siswa SMA Unggul Garuda Baru Bulungan, Kalimantan Utara, ke Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara pada semester pertama tahun ajaran 2026/2027 akibat proses pembangunan fasilitas sekolah yang belum rampung.
Sebagaimana dilansir dari Detikcom, terdapat total 301 siswa yang berhasil meloloskan diri untuk masuk ke empat SMA Unggul Garuda Baru pada tahun ajaran ini. Proses pemindahan guru beserta murid dari Kalimantan Utara dipastikan akan ditanggung sepenuhnya oleh pihak penyelenggara.
Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Ahmad Najib Burhani menjelaskan bahwa proyek pembangunan fisik sekolah di Bulungan tersebut baru berjalan sejak awal tahun ini. Para siswa baru ditargetkan dapat menempati fasilitas sekolah di daerah asal mereka pada semester kedua.
"Pembangunannya baru mulai Februari. Jadi akan dipakai semester berikutnya," ucap Ahmad Najib Burhani saat menghadiri acara Orientasi Program SMA Unggul Garuda Transformasi dan Pembekalan Batch 1 Awardee Beasiswa Garuda Tahun 2026 di Grha Diktisaintek, Jakarta, Kamis (9/7/2026).
Langkah penggabungan sementara ini membuat para tenaga pendidik dan siswa terpilih asal Bulungan harus beraktivitas di Sulawesi Tenggara. Penempatan wilayah belajar ini dibagi ke dalam tiga titik lokasi berbeda di Indonesia untuk menampung seluruh siswa baru.
"Digabung di Konawe Selatan, jadi ditempatkan di Konawe Selatan. Jadi akan ada tiga lokasi yang akan dipakai: Konawe Selatan, Belitung Timur, dan Timur Tengah Selatan. Jadi yang untuk Kaltara, digabung di Konawe Selatan," jelas Ahmad Najib Burhani.
Pemerintah memberikan jaminan mengenai akomodasi dan biaya perpindahan seluruh pihak yang terdampak kebijakan ini. Saat ini, jajaran pimpinan sekolah dilaporkan sudah berada di lokasi tujuan pemindahan.
"Iya, semuanya," ucap Ahmad Najib Burhani.
Fasilitas pendidikan ini juga akan diperkuat oleh tenaga kependidikan dari perguruan tinggi mitra sekitar lingkungan sekolah. Pemerintah daerah setempat turut memberikan dukungan berupa penyediaan tenaga kesehatan dan psikolog.
"Guru-gurunya, kepala sekolah, sudah di sana," imbuh Ahmad Najib Burhani.
Secara keseluruhan, sebaran siswa institusi ini juga mencakup wilayah SMA Unggul Garuda Baru Belitung Timur di Bangka Belitung dan SMA Unggul Garuda Baru Timor Tengah Selatan di Nusa Tenggara Timur.
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Bakom RI Kurnia Ramadhana mengonfirmasi bahwa perpindahan massal para peserta didik menuju sekolah masing-masing dijadwalkan berlangsung pada pertengahan bulan ini. Agenda belajar mengajar perdana akan langsung dimulai tepat setelah proses mobilisasi rampung.
"Khusus untuk Sekolah Unggul Garuda Bulungan, peserta didik akan menjalani satu semester pertama di Sekolah Unggul Konawe Selatan sambil menunggu penyelesaian pembangunan di lokasi definitif," kata Kurnia Ramadhana di Gedung Bakom RI, Jakarta, Rabu (24/6/2026).
Berdasarkan kalender akademik yang telah disusun, pergerakan siswa dijadwalkan pada 16-19 Juli 2026. Sementara itu, hari pertama masuk sekolah dan kegiatan belajar mengajar resmi akan dilaksanakan mulai 20 Juli 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow