SMA Santa Ursula Jakarta Raih Juara Regional Asia Timur Kompetisi Video Your World
Tim siswi SMA Santa Ursula Jakarta sukses menorehkan prestasi membanggakan dengan menjadi pemenang regional kawasan Asia Timur pada kompetisi video global Your World ke-11. Dilansir dari Detikcom, para pelajar ini bersaing ketat dengan total 1.710 peserta yang berasal dari 244 sekolah di seluruh dunia untuk merespons tema keberlanjutan.
Your World merupakan ajang pembuatan video tingkat dunia yang menjadi bagian dari program British Council Partner Schools. Komunitas sekolah ini berada di bawah naungan organisasi internasional asal Inggris Raya yang bergerak di bidang hubungan budaya dan kesempatan pendidikan.
Kompetisi global tersebut diikuti oleh sejumlah negara seperti Indonesia, Malaysia, Vietnam, Myanmar, hingga Taiwan. Program ini diselenggarakan dengan tujuan memacu inisiatif para siswa dalam mencari jalan keluar bagi tantangan keberlanjutan di dunia nyata.
"Ini adalah momen yang sangat membanggakan dan bersejarah bagi Indonesia, seiring perayaan kemenangan pertama kita di kawasan Asia Timur dalam kompetisi Your World dari British Council," kata Summer Xia, Country Director Indonesia dan Director South East Asia di British Council dalam keterangannya, Jumat (12/6/2026).
Ajang Your World 2026 sendiri mengusung tema Smarter Choices, Stronger Futures yang menitikberatkan pada proses produksi dan konsumsi yang bertanggung jawab. Para peserta ditantang dalam Pekan Bebas Sampah untuk mengevaluasi kebiasaan harian serta melakukan aksi nyata dalam menekan produksi sampah.
Perwakilan siswi SMA Santa Ursula Jakarta, Marsha Saputra, mengungkapkan bahwa timnya pada awalnya hanya berkonsentrasi untuk mencari solusi penanganan sampah yang telah diproduksi. Namun, setelah melalui rangkaian sesi konsultasi dan diskusi mendalam, mereka menyadari bahwa langkah terbaik adalah mencegah kemunculan sampah sejak awal.
"Pergeseran pola pikir itulah yang menjadi ide utama dari proyek kami, yaitu 'SNAP Week'. Kami berharap proyek kami dapat menginspirasi anak muda lainnya untuk menyadari bahwa tindakan sederhana sekalipun dapat menciptakan perubahan yang berarti," tuturnya.
Inisiatif yang diusung oleh siswi SMA Santa Ursula Jakarta ini terbukti mampu memperlihatkan perubahan perilaku yang konkret di lingkungan sekolah hanya dalam tempo satu pekan. Solusi tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk diterapkan kembali oleh berbagai sekolah lain di tanah air. Melalui karya video berjudul Snap Week: Our Solution to Responsible Consumption yang diunggah di platform YouTube, mereka menyajikan metode praktis berbasis gerakan siswa.
Gerakan tersebut bertujuan mengurangi sampah plastik sekaligus mengampanyekan pola konsumsi yang bijak. Karya para siswi ini mendapat apresiasi tinggi karena dinilai tajam dalam memetakan persoalan limbah plastik. Mereka juga dianggap jeli dalam memperkenalkan gagasan SNAP atau Say No to All Plastic and Paper Waste sebagai alternatif solusi kreatif yang mudah diterapkan.
Proyek ini juga dinilai memiliki keunggulan dari segi pengorganisasian yang rapi, tampilan visual yang menarik, serta penyampaian pesan yang komunikatif. Dampak nyata dari gerakan ini terlihat langsung dari transformasi perilaku yang terjadi di lingkungan sekolah.
"Hal yang benar-benar menginspirasi bukan hanya gagasan itu sendiri, melainkan bagaimana para siswa ini merealisasikannya secara kolaboratif, berpikir kritis, serta mengatasi tantangan nyata dengan solusi yang praktis. Perjalanan mereka membuktikan bahwa proses belajar jauh melampaui batas ruang kelas; ia menjelma menjadi tindakan, dampak, dan perubahan positif," kata Summer Xia.
Summer Xia menambahkan bahwa pencapaian ini menjadi pembuktian penting mengenai besarnya potensi generasi muda. Ketika anak-anak muda difasilitasi dengan wadah dan keterampilan yang tepat, mereka akan memiliki rasa percaya diri untuk membangun masa depan yang berkelanjutan.
Kandidat Nasional dan Juara Global
Sementara itu, predikat pemenang utama pada tingkat global dalam kompetisi video ini berhasil diraih oleh International School of Pakistan yang berlokasi di Kuwait. Para pelajar dari sekolah tersebut menggunakan metode praktis dalam menekan jumlah sampah lewat pembiasaan harian di lingkungan rumah dan sekolah. Untuk tingkat nasional, Indonesia mengirimkan tiga kandidat kuat yang berhasil menembus daftar pendek penilaian. Selain proyek Snap Week milik SMA Santa Ursula Jakarta, terdapat karya Website Workshop - IJO IJO dari Madrasah Mu'allimin Muhammadiyah serta Trace Exhibition Campaign dari Sekolah Kristen Immanuel.
Secara keseluruhan, kompetisi ini mengumpulkan sebanyak 342 kiriman video dari total 1.710 siswa di berbagai penjuru dunia. Tingginya angka partisipasi tersebut merefleksikan besarnya kepedulian generasi muda terhadap isu lingkungan global. Melalui dokumentasi video yang dikirimkan, para remaja merekam proses adopsi kebiasaan baru dalam mengurangi produksi limbah sehari-hari. Langkah kolektif yang diinisiasi di level sekolah ini terbukti mampu memberikan pengaruh positif yang terukur terhadap kelestarian lingkungan.
Gelaran kompetisi Your World untuk edisi ke-12 dijadwalkan akan kembali dibuka pada September 2026. Informasi lengkap mengenai pendaftaran dan persyaratan dapat dipantau melalui halaman resmi British Council.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow