Universitas Airlangga Buka Rekrutmen Calon Dosen Tetap 2026
Universitas Airlangga (Unair) membuka kesempatan bagi lulusan S2 dan S3 untuk bergabung menjadi tenaga pendidik. Lembaga pendidikan tinggi ini tengah menggelar rekrutmen calon dosen tetap untuk tahun anggaran 2026.
Pendaftaran seleksi ini berlangsung mulai 30 Juni hingga 19 Juli 2026. Seperti dilansir dari Detikcom, pengumuman resmi tersebut dimuat dalam Surat Pengumuman Nomor: 5379/B/DST/UN3.SD/KP.03.00/2026.
Pelamar yang berminat mengabdi sebagai dosen tetap di lingkungan Unair harus memenuhi sejumlah kriteria. Batas usia pelamar per 30 Juni 2026 ditentukan maksimal 35 tahun bagi lulusan S2/Sp-1, serta maksimal 40 tahun untuk kualifikasi S3/Sp-2.
Persyaratan lengkap bagi para pelamar posisi dosen tetap meliputi:
- Warga negara Indonesia yang sehat jasmani dan rohani.
- Lulusan S2/Sp-1 atau S3/Sp-2 dari program studi dan perguruan tinggi dalam negeri berakreditasi A/Unggul, atau kampus luar negeri yang diakui Kemdiktisaintek.
- Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,50 pada jenjang S1/Profesi, S2/S3, dan Sp-1/Sp-2.
- Mengantongi nilai TOEFL minimal 500 atau IELTS minimal 6 yang diterbitkan oleh lembaga bahasa perguruan tinggi negeri atau lembaga internasional.
- Pelamar yang mempunyai H-Indeks Scopus akan diutamakan.
- Bebas dari narkotika, psikotropika, prekursor, dan zat adiktif lainnya.
- Berkelakuan baik serta tidak pernah dihukum penjara berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.
- Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai ASN, anggota TNI, Polri, maupun pegawai swasta.
- Tidak berstatus sebagai CASN/ASN atau sedang terikat kontrak kerja dan ikatan dinas dengan instansi lain.
- Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik.
- Bersedia menandatangani ikatan dinas di Unair dan berkomitmen tidak mengundurkan diri selama 10 tahun sejak diangkat.
Tahapan Seleksi dan Cara Pendaftaran
Para pendaftar rekrutmen dosen akan melewati lima tahapan seleksi secara berurutan. Proses evaluasi tersebut terdiri atas seleksi administrasi, Tes Potensi Akademik (TPA), asesmen psikologi, micro teaching serta interview manajemen, dan diakhiri dengan tes kesehatan.
Setiap pelamar hanya diperbolehkan mendaftar untuk satu formasi. Dokumen pendaftaran yang wajib diunggah mencakup pasfoto berlatar belakang biru, KTP atau paspor, ijazah, transkrip nilai, serta surat penyetaraan ijazah bagi lulusan luar negeri.
Pendaftar juga harus menyertakan sertifikat akreditasi prodi, sertifikat TOEFL/IELTS, dan surat keterangan sehat dari rumah sakit pemerintah. Surat pernyataan bermaterai Rp 10.000 terkait status kepegawaian, keanggotaan partai, dan riwayat pemberhentian kerja juga wajib dilampirkan sesuai format resmi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow