Sulit Dipahami Siswa Kelas 11 Ini Alasan Sifat Teks Eksplanasi Begitu Rumit

Smallest Font
Largest Font

Menghadapi materi teks eksplanasi bahasa indonesia di bangku sekolah sering kali memicu kerutan di dahi para siswa. Saya sering melihat bagaimana anak-anak Kelas 8 maupun Kelas 11 SMA mendadak bingung saat diminta membedakan teks ini dengan jenis paparan lainnya. Sifat teks eksplanasi yang sangat terikat pada fakta ilmiah dan hubungan kausalitas menjadi alasan utama mengapa materi ini terasa begitu berat.

Memahami tulisan yang berfokus pada proses terjadinya sesuatu memang membutuhkan ketelitian logika yang tinggi. Sebagai seorang yang mendalami strategi konten dan struktur kebahasaan, saya menilai kerumitan ini sebenarnya bersumber dari karakteristiknya yang kaku. Mari kita bedah lebih dalam mengapa sifat dari teks ini begitu menantang untuk dikuasai.

Untuk memahami sifat aslinya, kita harus kembali melihat akarnya dalam dunia linguistik. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI edisi tahun 2008, eksplanasi itu sendiri diartikan sebagai "penjelasan" atau "paparan".

Dari pengertian dasar tersebut, para ahli bahasa kemudian merumuskan definisi yang lebih spesifik untuk konteks pembelajaran. Karakteristik utama dari tulisan ini selalu berkisar pada penataan argumen yang logis dan berbasis pada kejadian nyata di dunia.

Teks eksplanasi bukanlah sebuah karangan fiksi yang lahir dari imajinasi liar penulisnya melainkan sebuah rekaman peristiwa riil yang disajikan secara sistematis.

Pandangan mengenai definisi ini juga dipertegas oleh beberapa ahli dalam buku-buku akademis terpercaya. Berikut adalah rangkuman mengenai apa yang dimaksud teks eksplanasi menurut para pakar kebahasaan:

  • Isnatun dan Farida (2013) dalam buku "Mahir Berbahasa Indonesia" menjelaskan bahwa teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan tentang proses terjadinya atau terbentuknya suatu fenomena alam atau sosial.
  • Kosasih E. (2016) melalui bukunya "Jenis-Jenis Teks: Analisis Fungsi, Struktur, dan Kaidah serta Langkah Penulisannya" menyatakan teks eksplanasi adalah teks yang menyajikan tentang fenomena alam yang bersifat informatif dan faktual.
  • Barwick J. (2007) dalam karyanya "Targetting Text" memaparkan bahwa teks eksplanasi merupakan teks yang menjelaskan proses dan alasan sesuatu di dunia terjadi.

Mengenal Ciri Ciri Teks Eksplanasi yang Bersifat Kaku

Menurut saya, salah satu alasan mengapa siswa kerap terjebak saat mengidentifikasi tulisan ini adalah karena sifat informasinya yang sangat ketat. Ciri ciri teks eksplanasi menuntut keakuratan mutlak yang tidak bisa ditawar oleh opini subjektif penulis.

Sifat faktual ini didukung penuh oleh pernyataan Kosasih E. pada tahun 2016 yang menekankan aspek informatif. Tulisan jenis ini tidak dibangun untuk memengaruhi pembaca agar menyetujui sesuatu, melainkan murni untuk membagikan pengetahuan baru.

Sifat ilmiah juga melekat erat karena fenomena yang dibahas biasanya mencakup sains atau kejadian sosial yang terukur. Keharusan menyertakan hubungan sebab-akibat atau kausalitas membuat susunan kalimat di dalamnya menjadi sangat padat dan minim basa-basi.

Teks Eksplanasi : Pengertian, Tujuan, Struktur dan Ciri-ciri | kejarcita

Membedakan Ragam Fenomena dalam Materi Sekolah

Dalam materi kurikulum e-Modul Teks Eksplanasi Kelas XI SMA, pembahasan biasanya dibagi menjadi beberapa kategori fenomena. Siswa dituntut untuk bisa membedakan mana kejadian yang murni alamiah dan mana yang digerakkan oleh dinamika manusia.

Perbedaan karakteristik objek yang dibahas ini turut memengaruhi gaya penyusunan teks. Kejadian alam cenderung memiliki pola kausalitas yang pasti, sedangkan kejadian sosial memiliki variabel yang jauh lebih dinamis dan kompleks.

Buku "Teks dalam Bahasa Indonesia Kurikulum 2013" yang ditulis oleh Mashun pada tahun 2014 turut memetakan bagaimana teks ini bekerja. Pemetaan fenomena menjadi krusial agar siswa tidak salah dalam menyusun hubungan kronologis saat menulis.

Karakteristik Pembagian Fenomena dalam Materi Teks Eksplanasi
Kategori FenomenaFokus Utama PembahasanSifat Hubungan Kejadian
Fenomena AlamProses fisika kimia atau biologi di alamKausalitas mutlak dan pasti
Fenomena SosialAktivitas hubungan interaksi antarmanusiaDinamis dan dipengaruhi kultur

Bedah Struktur Teks Eksplanasi Adalah Kunci Utama

Jika Anda bertanya tentang bagaimana cara menguasai materi ini dengan cepat, jawabannya ada pada penguasaan bagan tulisan. Struktur teks eksplanasi adalah cetak biru yang mengatur bagaimana informasi dialirkan dari awal hingga akhir. Buku "Mandiri Bahasa Indonesia" tahun 2013 karya Kosasih E. & Restuti menguraikan susunan baku yang harus ditaati. Tanpa struktur yang disiplin, sebuah tulisan akan kehilangan sifat eksplanatifnya dan berubah menjadi sekadar cerita biasa.

Kerangka ini dimulai dari pernyataan umum yang membuka wawasan pembaca mengenai subjek yang akan dikupas. Setelah itu, teks wajib diisi oleh deretan penjelas yang mengurai secara rinci urutan sebab dan akibat dari fenomena tersebut. Bagian akhir biasanya ditutup oleh interpretasi yang berisi ulasan atau kesimpulan dari penulis mengenai dampak fenomena itu. Pola urutan yang runtut inilah yang sering kali menjadi ganjalan utama bagi siswa yang belum terbiasa berpikir runut.

Kelemahan Penyampaian Materi Teks Eksplanasi Saat Ini

Dari kacamata saya sebagai seorang praktisi komunikasi, pendekatan pengajaran materi ini di sekolah masih memiliki kekurangan yang cukup krusial. Guru sering kali terlalu fokus pada hafalan definisi dan teori yang tertulis di buku teks.

Siswa jarang diajak untuk membedah teks eksplanasi dari produk jurnalisme sains populer yang beredar luas di media massa hari ini. Akibatnya, teks eksplanasi terkesan seperti fosil akademis yang membosankan dan hanya hidup di dalam lembar soal ujian. Metode yang kaku membuat esensi dari cara membuat teks eksplanasi kelas 11 kehilangan daya tariknya bagi anak muda.

Padahal, jika dikaitkan dengan peristiwa keseharian yang dekat dengan dunia mereka, materi ini bisa menjadi sangat menyenangkan. Pemahaman mengenai sifat teks eksplanasi yang logis factual dan objektif sebetulnya merupakan modal berharga bagi siswa untuk menyaring arus informasi. Kemampuan membedakan fakta ilmiah dari opini tanpa dasar adalah benteng utama dalam menghadapi banjir hoaks di era modern sekarang ini.

Follow ngajimatematika.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed