Asal Mula Teks Eksplanasi dan Mengapa Kita Sering Keliru Memahami Tujuannya

Smallest Font
Largest Font

Banyak dari kita yang masih keliru saat menjawab pertanyaan tentang "apa itu teks eksplanasi" dan apa sebenarnya tujuan utama dari penulisan jenis teks tersebut. Saya sering melihat orang menyamakan teks ini dengan teks eksposisi atau bahkan teks persuasi yang berusaha memengaruhi pembaca. Nyatanya, teks eksplanasi bertujuan untuk menjelaskan secara gamblang tanpa ada tendensi subjektif sama sekali.

Secara harfiah, Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) rilisan tahun 2008 mendefinisikan 'eksplanasi' sebagai penjelasan atau paparan. Dari dasar ini saja, kita sudah bisa melihat bahwa sifat utama dari tulisan ini adalah informatif.

Teks eksplanasi berisi tentang proses 'mengapa' dan 'bagaimana' kejadian alam, sosial, ilmu pengetahuan, budaya, dan lainnya dapat terjadi di sekitar kita. Satu hal yang menjadi catatan kritis saya: kekuatan teks ini terletak pada kejujurannya.

Teks eksplanasi menyajikan informasi tanpa mempengaruhi pembaca; fokusnya adalah menjelaskan, bukan membujuk.

Membongkar Tujuan Teks Eksplanasi yang Sebenarnya

Jika ada yang bertanya kepada Anda mengenai tujuan teks eksplanasi, jawaban paling mendasar adalah untuk menerangkan proses terjadinya suatu fenomena. Namun, mari kita bedah lebih dalam berdasarkan pandangan para ahli yang tercatat dalam literatur akademis kita.

Mulyati dan Nurfajriah (2022: 80) dalam buku "Intisari Materi Bahasa Indonesia SMA: Plus Soal AKM" menegaskan hal ini. Menurut mereka, jenis tulisan ini bertujuan menjelaskan fenomena yang terjadi serta menjelaskan sebab akibat dari suatu peristiwa. Artinya, penulis tidak boleh memasukkan opini pribadi yang tidak berdasar.

Kekurangan utama yang sering saya temukan pada penulis pemula adalah ketidakmampuan mereka menahan diri untuk tidak menceramahi pembaca.

Ketika Anda menulis tentang fenomena sosial seperti kemiskinan, fokusnya harus pada sistem dan rantai penyebabnya, bukan menghakimi para pelaku di dalamnya. Barwick J. (2007, hlm 50) dalam buku "Targetting Text" juga menyatakan hal senada bahwa format ini merupakan teks yang menjelaskan proses dan alasan sesuatu di dunia terjadi. Dunia bergerak dengan logika, dan tugas dari genre tulisan ini adalah memetakan logika tersebut ke dalam untaian kata yang mudah dipahami.

Menulis teks eksplanasi itu ada rutenya. Anda tidak bisa asal melompat dari pengenalan langsung ke kesimpulan tanpa melewati jembatan logika yang jelas.

Mashun (2014, hlm 189) dalam buku "Teks dalam Bahasa Indonesia Kurikulum 2013" menjabarkan konstruksi ini dengan sangat rapi. Beliau menyebutkan bahwa teks eksplanasi adalah teks yang disusun dari bagian-bagian yang memperlihatkan pernyataan umum (pembukaan), deretan penjelasan (isi), dan interpretasi (penutup).

Rianto (2019: 121) dalam buku "Bank Soal CMS Bahasa Indonesia SMA/MA" juga memetakan komponen ini ke dalam empat bagian utama. Mari kita breakdown struktur tersebut:

  • Judul: Harus mencerminkan fenomena yang akan dibahas secara spesifik.
  • Pernyataan Umum: Bagian pembuka yang mengenalkan apa fenomena tersebut kepada pembaca.
  • Urutan Proses: Bagian inti yang berisi penjelasan detail mengenai sebab dan akibat.
  • Penutup atau Simpulan: Intisari atau interpretasi opsional dari penulis mengenai fenomena tersebut.

Mari kita lihat perbandingan struktur ini dalam sebuah tabel analitis agar Anda mendapatkan gambaran yang lebih jernih.

Struktur Utama Penulisan Teks Eksplanasi Kontemporer
Nama BagianFungsi UtamaKarakteristik Konten
Pernyataan UmumPengenalan objekFaktual dan makro
Urutan ProsesPenjelasan detailTeks eksplanasi sebab akibat
PenutupInterpretasi akhirSimpulan logis

Memahami Karakteristik dan Ciri Khas

Bagaimana kita bisa membedakan tulisan ini dengan jenis tulisan lainnya di media massa atau buku pelajaran? Kuncinya ada pada ciri ciri teks eksplanasi yang sangat melekat pada sifat datanya. Kosasih E. (2016, hlm 178) dalam buku "Jenis-Jenis Teks" memaparkan bahwa tulisan jenis ini menyajikan tentang fenomena alam yang bersifat informatif dan faktual.

Kata 'faktual' di sini mengunci mati semua elemen fiksi.

Jika Anda menulis tanpa basis data yang valid, tulisan tersebut otomatis gugur sebagai teks eksplanasi. Kosasih E. & Restuti (2013) dalam buku "Mandiri Bahasa Indonesia" juga menambahkan bahwa teks ini menerangkan mengenai proses atau peristiwa alam maupun sosial. Jadi, cakupannya sangat luas, mulai dari urusan sains hingga pergeseran budaya di masyarakat kita saat ini.

Teks Eksplanasi : Pengertian, Tujuan, Struktur dan Ciri-ciri | Galeri Bahasa

Untuk memahami bagaimana fenomena alam digambarkan, Telkomsel menjabarkan contoh konkret mengenai proses terjadinya hujan. Kejadian tersebut digambarkan secara ilmiah melalui siklus air yang meliputi tahapan penguapan, kondensasi, hingga presipitasi.

Tidak ada ruang untuk mitos atau cerita rakyat dalam narasi seperti ini.

Kaidah Kebahasaan yang Sering Dilupakan

Masalah yang sering saya jumpai dalam penyusunan dokumen ilmiah atau tugas sekolah adalah pengabaian terhadap kaidah kebahasaan. Banyak yang menulis dengan gaya novel atau berita populer. Rianto (2019: 121) dalam buku yang sama menjelaskan secara rigid mengenai instrumen kebahasaan yang wajib ada di dalam jenis teks ini.

Menurutnya, kaidah kebahasaan teks eksplanasi meliputi memuat istilah, nomina, verba material dan tingkah laku, konjungsi temporer, serta konjungsi kausalitas.

Penggunaan konjungsi kausalitas seperti 'sebab', 'karena', atau 'oleh karena itu' adalah motor utama yang menggerakkan teks eksplanasi sebab akibat. Tanpa kata sambung ini, tulisan Anda hanya akan menjadi kumpulan kalimat yang berdiri sendiri tanpa ada ikatan logika.

Langkah Nyata dan Cara Membuat Teks Eksplanasi

Bagi Anda yang sedang mempelajari cara membuat teks eksplanasi, langkah pertama yang wajib dilakukan adalah menentukan topik fenomena yang dikuasai atau memiliki referensi data yang kuat.

Jangan pernah mencoba menulis tentang proses terjadinya gempa megathrust jika Anda belum membaca riset geologi yang sahih. Isnatun dan Farida (2013, hlm 80) dalam buku "Mahir Berbahasa Indonesia" mengingatkan kita kembali pada esensinya.

Teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan tentang proses terjadinya atau terbentuknya suatu fenomena alam atau sosial. Oleh karena itu, kumpulkan data kronologis dan hubungan sebab-akibatnya terlebih dahulu sebelum Anda mulai membuka laptop dan menulis paragraf pertama.

Pastikan alur berpikir Anda linier dan tidak berputar-putar agar pembaca bisa menangkap esensi edukasi yang ingin disampaikan. Menulis teks eksplanasi menuntut disiplin logika yang tinggi karena format ini adalah alat mentransfer pengetahuan yang objektif kepada masyarakat luas.

Follow ngajimatematika.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed