Badan Gizi Nasional Kaji Pelibatan Kantin Sekolah untuk Makan Gratis
Badan Gizi Nasional (BGN) mengkaji peluang pelibatan kantin sekolah dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memperkuat efektivitas program di lapangan pada Kamis (16/7/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Langkah evaluasi dan penyempurnaan tata kelola program ini dilakukan sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Kajian bersama kementerian terkait mencakup kesiapan sarana, kapasitas pengelolaan, standar higiene, hingga mekanisme pengawasan.
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menjelaskan bahwa pengembangan skema pelaksanaan akan dilakukan secara bertahap dan hati-hati setelah mengikuti Rapat Terbatas di Istana Kepresidenan pada Rabu (15/7).
"Berbagai skema terus kami kaji agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis semakin efektif, efisien, dan mampu menjangkau penerima manfaat dengan tetap mengutamakan standar keamanan pangan, kualitas gizi, serta tata kelola yang baik," ujar Agustina Arumsari, Wakil Kepala BGN.
Agustina menambahkan bahwa Presiden Prabowo Subianto mempersilakan opsi alternatif lain seperti kantin sekolah untuk dikaji secara mendalam meskipun regulasi awal mengatur skema spesifik.
"Kan kalau menurut Perpres 115, skema pelaksanaannya hanya melalui SPPG. Pilihannya hanya itu. Baca ya Perpres 115 ya. Pak Presiden pun tadi mengatakan 'silakan dikaji kalau ada alternatif yang lain, boleh'," kata Agustina Arumsari, Wakil Kepala BGN.
Sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI Abdul Mu'ti juga telah mendiskusikan masukan terkait distribusi MBG melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun kantin sekolah bersama Kepala BGN Nanik S Deyang pada Rabu (1/7/2026).
"Jadi semuanya belum ada keputusan, masih berupa diskusi dan akhirnya nanti tentu saja Pak Presiden bersama BGN yang memutuskan," kata Abdul Mu'ti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow