Ingin Desain Menarik Ini Cara Memasukkan Gambar Menjadi Background di CorelDraw
Mengetahui cara memasukkan gambar menjadi background di coreldraw merupakan keterampilan dasar yang sangat krusial bagi siapa saja yang ingin menghasilkan karya visual yang memikat. Latar belakang atau background merupakan komponen penting dalam gambar agar terlihat menarik, di mana kita bisa mengubahnya menjadi warna atau motif tertentu sesuai kebutuhan desain.
Banyak desainer pemula merasa bingung ketika foto yang mereka masukkan tidak presisi atau justru menutupi objek utama. Melalui panduan ini, Anda akan mempelajari langkah demi langkah mengatur gambar latar belakang secara rapi dan profesional.
Sebelum memasukkan gambar, Anda harus memastikan bahwa kanvas atau area kerja digital sudah diatur dengan benar agar sesuai dengan ukuran gambar latar yang akan digunakan.
Dari pengalaman saya menangani berbagai proyek cetak, ketidaksesuaian antara ukuran kanvas dan rasio gambar sering kali membuat hasil akhir menjadi pecah atau terpotong paksa.
- Buka aplikasi CorelDraw di perangkat komputer Anda.
- Buat dokumen baru dengan memilih jenis kertas halaman baru berupa A4.
- Atur posisi kertas menjadi Horizontal atau Landscape agar memberikan ruang yang lebih luas untuk gambar pemandangan atau latar lebar.
Setelah area kerja siap, barulah kita bisa membawa file foto dari penyimpanan komputer ke dalam lembar kerja CorelDraw secara efisien.
Cara Memasukkan Gambar Latar dengan Cepat
Proses memasukkan berkas digital ke dalam aplikasi ini sangat mudah berkat adanya fitur impor yang mendukung berbagai format populer.
Anda dapat menggunakan menu bar atau memanfaatkan kombinasi tombol cepat pada papan ketik untuk mempercepat alur kerja desainer.
Langkah mendasar untuk mengimpor berkas gambar adalah sebagai berikut:
- Klik menu File pada bagian atas layar, lalu pilih opsi Import.
- Untuk cara yang lebih ringkas, gunakan pintasan keyboard (_shortcut_) untuk Import yaitu Ctrl+i.
- Cari folder tempat Anda menyimpan foto, lalu pilih jenis format file foto/gambar yang di-import atau di-export seperti JPG atau PNG.
- Klik tombol Import, lalu klik dan seret kursor di atas lembar kerja A4 untuk meletakkan gambar tersebut.
Kesalahan umum yang saya lihat adalah memaksakan gambar beresolusi rendah untuk ditarik menjadi latar penuh, yang akhirnya merusak estetika desain keseluruhan karena efek pixelate.
Teknik Menyeleksi Objek Menggunakan Pen Tool
Bagaimana jika Anda ingin menggabungkan objek foto tertentu dengan gambar latar belakang yang baru saja dimasukkan?
Di sinilah Anda memerlukan teknik penyeleksi yang akurat agar objek utama terpisah secara halus dari latar lama bawaannya.
Mengaktifkan Alat Seleksi Utama
Untuk memotong area foto secara mendetail, kita memerlukan alat khusus bernama pen tool. Alat seleksi yang digunakan untuk mengambil bagian tertentu dari foto atau gambar ini sangat fleksibel untuk membentuk lekukan yang rumit sekalipun.
Teknisi Blog belajarcoreldraw.co, Machfudz Arif, sering menekankan pentingnya akurasi titik nodal saat menggunakan alat ini agar tepi objek tidak terlihat kasar atau terpotong kaku.
Mengatur Pandangan Layar Saat Seleksi
Saat melakukan penarikan garis seleksi, ketepatan mata sangat diuji. Gunakan fitur Zoom Levels / Scroll Mouse yang digunakan untuk mengatur view tampilan foto.
Mendorong scroll ke depan berfungsi untuk memperbesar tampilan, sementara menarik scroll ke belakang berguna untuk memperkecil tampilan agar memudahkan penyeleksian objek secara menyeluruh.
Membuat Objek Baru dengan Fungsi Intersect
Setelah mengelilingi objek foto dengan garis dari pen tool, langkah berikutnya adalah memisahkan objek tersebut dari latar belakang aslinya.
Kita akan memanfaatkan fitur interaksi objek yang disediakan oleh CorelDraw untuk menduplikasi area yang berada di dalam jalur seleksi.
Gunakan fungsi Intersect, yaitu fungsi untuk membuat objek baru dari dua objek yang diseleksi. Dengan memilih objek hasil track pen tool dan foto asli secara bersamaan, klik ikon Intersect pada property bar untuk menghasilkan potongan gambar baru yang bersih tanpa latar belakang lama.
Zainoel Arifin Isa'i, seorang penulis Blog belajarcoreldraw.co, menjelaskan dalam catatannya bahwa teknik ini sangat efektif bagi seorang tukang desain lepas untuk menghasilkan suntingan yang rapi meski bekerja dari sudut kamar yang sederhana.
Berikut adalah rangkuman fungsi dan kombinasi fitur yang digunakan dalam proses penyuntingan background ini:
| Nama Fitur | Jenis / Format / Tombol | Fungsi Utama |
|---|---|---|
| Pintasan Impor | Ctrl+i | Memasukkan gambar ke lembar kerja |
| Format File | JPG atau PNG | Jenis berkas gambar yang didukung |
| Pen Tool | Alat Seleksi Vector | Mengambil bagian tertentu dari foto |
| Scroll Mouse | Zoom In dan Out | Mengatur view tampilan foto saat seleksi |
| Intersect | Shaping Tool | Membuat objek baru dari dua objek seleksi |
Mengatur Posisi Gambar Menjadi Latar Belakang Paling Belakang
Setelah menempatkan gambar baru dan memotong objek pelengkap, terkadang urutan tumpukan objek menjadi kacau di mana gambar latar justru menutupi tulisan atau elemen lainnya.
Untuk mengatasinya, klik kanan pada gambar yang ingin dijadikan latar belakang, pilih menu Order, kemudian klik To Back of Page agar posisinya berada di lapisan paling bawah dan semua elemen desain lain muncul di depannya.
Pastikan Anda selalu memeriksa keselarasan warna antara objek depan dan gambar latar belakang agar pesan visual yang ingin disampaikan dapat terbaca dengan jelas oleh audiens.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow