Stok Berantakan Bikin Rugi, Ini Cara Membuat Kartu Persediaan pada MYOB
Mengelola stok barang dagang secara manual sering kali memicu selisih angka yang berujung pada kerugian finansial bisnis Anda. Artikel ini memberikan solusi nyata mengenai cara membuat kartu persediaan pada MYOB secara sistematis agar pencatatan inventaris menjadi jauh lebih rapi dan terkontrol.
Perangkat lunak akuntansi MYOB menjadi andalan banyak perusahaan untuk membantu mengatur, memonitor, dan mengontrol persediaan barang mereka secara otomatis. Dengan memanfaatkan sistem ini, Anda dapat meminimalkan kesalahan pencatatan yang biasa terjadi pada metode pembukuan konvensional.
Memiliki laporan yang rapi sangat krusial bagi keberlangsungan usaha. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Kompasiana, daftar persediaan barang dagang merupakan laporan yang berisi daftar barang milik perusahaan yang dapat dijual kepada pelanggan, memuat jumlah barang yang tersedia, harga jual, dan nilai total persediaan.
Banyak pelaku usaha pemula meremehkan pencatatan stok dan hanya berfokus pada omzet penjualan harian. Padahal, tanpa adanya daftar persediaan barang MYOB yang terstruktur, Anda akan kesulitan mendeteksi adanya kebocoran aset atau barang yang hilang di gudang.
Dari pengalaman saya menangani pembukuan berbagai lini bisnis, pengusaha yang beralih ke sistem digital mengalami peningkatan efisiensi yang signifikan. Mengintegrasikan kartu persediaan ke dalam software akuntansi memberikan banyak keuntungan strategis bagi manajemen operasional perusahaan.
Berikut adalah beberapa manfaat utama dari pengelolaan daftar persediaan barang dagang secara digital:
- Membantu mengontrol dan mengatur inventarisasi bisnis secara real-time.
- Mengukur kesehatan bisnis melalui perputaran stok yang akurat.
- Melakukan perencanaan pembelian barang di masa mendatang secara presisi.
- Menghitung keuntungan atau kerugian secara tepat pada setiap periode akuntansi.
---
Tahap Awal Menyiapkan Akun Persediaan di MYOB
Sebelum masuk ke langkah teknis pembuatan kartu barang, Anda wajib menyiapkan wadah utamanya terlebih dahulu di dalam bagan akun. Langkah awal ini sangat krusial agar sistem dapat memetakan ke mana nilai nominal persediaan akan dialokasikan dalam laporan keuangan.
Kesalahan umum yang saya lihat adalah pengguna langsung membuat item barang tanpa memeriksa apakah tipe akunnya sudah sesuai atau belum. Hal ini akan menyebabkan eror saat Anda mencoba menjurnal transaksi pembelian atau penjualan di kemudian hari.
Silakan ikuti urutan langkah berurutan untuk membuat akun persediaan berikut ini:
- Buka perangkat lunak MYOB Anda dan masuk ke file data perusahaan.
- Pilih menu utama Accounts yang tersedia di dalam modul Command Centre.
- Pilih dan klik menu Accounts List untuk melihat seluruh daftar akun perusahaan.
- Klik tombol New yang berada di bagian bawah layar untuk membuat akun baru.
- Pada kolom Account Type, pilih opsi Inventory sebagai tipe akun yang sesuai.
- Masukkan nomor akun dan nama akun persediaan yang Anda inginkan (misalnya: Persediaan Barang Dagang).
- Klik tombol OK untuk menyimpan pengaturan akun baru tersebut.
Langkah Membuat Kartu Persediaan dan Mengisi Data Barang
Setelah akun utama siap, langkah berikutnya adalah proses inti yaitu membuat inventaris di MYOB. Tahap ini bertujuan untuk merekam spesifikasi setiap item barang secara detail, mulai dari kode, nama, hingga batasan harga yang berlaku di pasar.
Dalam kasus yang sering saya temui di lapangan, pengisian deskripsi barang yang asal-asalan akan menyulitkan bagian gudang saat melakukan stock opname. Oleh karena itu, pastikan Anda memasukkan informasi yang konsisten untuk setiap item barang dagang yang Anda miliki.
Berikut adalah tata cara input barang di MYOB secara lengkap melalui modul inventory:
- Kembali ke jendela utama Command Centre, lalu pilih menu Inventory.
- Pilih menu Item List, kemudian klik tombol New untuk membuat kartu barang baru.
- Masukkan kode unik barang pada kolom Item Number, lalu tekan tombol Enter dan isi nama barang dagang Anda.
- Pada tab Profile, centang tiga opsi utama jika barang tersebut dibeli, dijual, dan disimpan: I Buy This Item, I Sell This Item, dan I Inventory This Item.
- Hubungkan masing-masing opsi tersebut dengan akun yang sesuai, seperti akun Harga Pokok Penjualan, akun Pendapatan Penjualan, dan akun Persediaan Barang Dagang.
- Buka tab Buying Details untuk memasukkan informasi harga beli satuan serta satuan ukuran barang.
- Buka tab Selling Details untuk mengisi informasi harga jual dasar kepada pelanggan dan basis pajaknya.
- Klik tombol OK jika seluruh informasi barang dagang sudah terisi dengan lengkap dan benar.
Cara Mengisi Adjust Inventory di MYOB untuk Pemula
Kartu persediaan yang baru saja dibuat belum memiliki nilai maupun kuantitas fisik di dalam sistem. Untuk memasukkan jumlah stok awal yang sebenarnya ada di gudang, Anda harus menggunakan fitur penyesuaian inventaris.
Bagi Anda yang baru pertama kali menggunakan software ini, memahami cara mengisi adjust inventory di MYOB untuk pemula adalah keterampilan yang wajib dikuasai. Proses ini memastikan bahwa saldo awal pada neraca sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
Mari kita simak bagaimana cara memasukkan stok barang di MYOB melalui langkah-langkah praktis berikut:
- Pada modul utama Inventory, pilih menu Adjust Inventory.
- Tentukan tanggal penyesuaian persediaan barang sesuai dengan tanggal konversi pembukuan Anda.
- Masukkan deskripsi singkat pada kolom Memo, misalnya "Saldo Awal Persediaan Barang Dagang".
- Klik pada kolom Item Number, lalu pilih kode barang yang ingin diisi jumlah stoknya.
- Isi jumlah kuantitas fisik barang yang tersedia pada kolom Quantity.
- Masukkan harga pokok per unit barang tersebut pada kolom Unit Cost.
- Tentukan akun persediaan yang sesuai pada kolom Account agar jurnal penyesuaian terbentuk secara otomatis.
- Klik tombol Record untuk memproses dan menyimpan penyesuaian stok tersebut ke dalam sistem.
| Tahapan Proses MYOB | Menu Utama yang Diakses | Output Dokumen / Akun |
|---|---|---|
| Pembuatan Akun Utama | Accounts > Accounts List | Akun Tipe Inventory |
| Pembuatan Kartu Barang | Inventory > Item List | Profil & Detail Item Barang |
| Input Saldo Awal | Inventory > Adjust Inventory | Kuantitas dan Nilai Stok Riil |
| Penyusunan Laporan | Inventory > Reports | Inventory Value Summary |
Menyusun dan Memeriksa Laporan Persediaan
Proses akhir dari seluruh rangkaian ini adalah melakukan verifikasi data melalui laporan yang dihasilkan oleh sistem. Melalui langkah pemeriksaan ini, Anda bisa memastikan tidak ada kesalahan input angka yang bisa mengacaukan perhitungan harga pokok penjualan.
Sistem MYOB menyediakan berbagai opsi tampilan laporan yang sangat fleksibel untuk kebutuhan analisis internal maupun audit eksternal perusahaan. Anda dapat melihat rangkuman nilai total aset lancar ini hanya dengan beberapa kali klik saja.
Ikuti tutorial membuat laporan persediaan barang dengan MYOB di bawah ini untuk melihat hasil kerja Anda:
- Masuk ke modul Inventory pada jendela utama aplikasi.
- Pilih menu laporan yang Anda butuhkan, seperti Inventory Value Summary atau Inventory Item Summary.
- Tentukan parameter tanggal laporan persediaan yang ingin Anda lihat kinerjanya.
- Klik tombol OK atau Display untuk memunculkan laporan persediaan barang dagang secara utuh di layar komputer Anda.
Penerapan kartu persediaan digital yang konsisten akan mempermudah jalannya operasional usaha, meminimalkan risiko kehilangan barang, serta menyajikan data keuangan yang akurat untuk pengambilan keputusan bisnis yang strategis.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow