Aturan APA 2019 Bikin Bingung Ini Cara Menulis Daftar Pustaka Jurnal 3 Pengarang
Menulis daftar pustaka jurnal dengan 3 nama pengarang sering kali memicu kekeliruan struktural bagi mahasiswa maupun peneliti yang sedang menyelesaikan karya ilmiah. Kesalahan kecil dalam peletakan tanda koma atau pembalikan nama bisa membuat referensi Anda dinilai tidak valid oleh dosen penguji atau reviewer jurnal.
Artikel ini akan mengupas tuntas langkah demi langkah menyusun daftar pustaka dari sumber jurnal yang memiliki tiga penulis secara presisi. Melalui panduan berbasis pengalaman praktis ini, Anda dapat menghindari kesalahan format yang umum terjadi dalam sitasi akademik.
Langkah pertama yang paling krusial adalah memahami cara memperlakukan nama-nama pengarang. Dalam kasus yang sering saya temui, banyak penulis pemula terjebak dengan hanya membalik nama pengarang pertama saja, sementara nama kedua dan ketiga ditulis normal. Asumsi tersebut keliru dalam kaidah penulisan ilmiah standar.
Semua nama dari ketiga pengarang tersebut wajib mengalami pembalikan, di mana nama belakang atau nama keluarga diletakkan di bagian depan. Aturan baku ini berlaku konsisten baik untuk format yang bersifat tradisional maupun modern.
Kesalahan umum yang saya lihat adalah kebingungan dalam menempatkan kata sambung di antara nama pengarang kedua dan ketiga. Dari pengalaman saya menangani draf jurnal mahasiswa, penggunaan kata sambung harus disesuaikan secara ketat dengan panduan institusi atau gaya selingkung jurnal yang Anda sasar, seperti menggunakan simbol ampersand (&) atau kata "dan".
Langkah Berurutan Menulis Daftar Pustaka Jurnal 3 Pengarang
Untuk menyusun daftar pustaka dari jurnal yang ditulis oleh tiga orang, Anda harus mengikuti urutan elemen yang logis dan sistematis. Proses ini membutuhkan ketelitian tinggi agar setiap komponen informasi dari jurnal asal terekam dengan sempurna.
Berikut adalah urutan langkah yang jelas dan dapat langsung Anda eksekusi secara praktis:
- Identifikasi nama belakang dan nama depan dari ketiga pengarang yang tercantum pada dokumen utama jurnal ilmiah.
- Balik urutan nama untuk setiap pengarang dengan meletakkan nama belakang di awal, diikuti tanda koma, lalu inisial atau nama depan mereka.
- Gunakan tanda koma untuk memisahkan antara pengarang pertama, pengarang kedua, dan pengarang ketiga.
- Sisipkan kata sambung yang sesuai sebelum nama pengarang ketiga, seperti tanda ampersand (&) untuk gaya internasional atau kata "dan" untuk gaya nasional.
- Tuliskan tahun publikasi jurnal di dalam tanda kurung atau diakhiri tanda titik, tergantung pada mazhab sitasi yang digunakan.
- Ketik judul artikel jurnal secara lengkap dengan menggunakan huruf kapital hanya pada kata pertama, kecuali untuk nama diri atau tempat.
- Tulis nama jurnal atau nama majalah ilmiah tempat artikel tersebut diterbitkan dengan menggunakan format cetak miring (italic).
- Cantumkan volume, nomor isu dalam tanda kurung, serta rentang halaman artikel jurnal tersebut secara mendetail.
Menjaga konsistensi elemen-elemen di atas akan memastikan bahwa pembaca karya ilmiah Anda dapat melacak kembali sumber asli dengan sangat mudah. Pastikan Anda tidak melewatkan satu pun tanda baca di antara elemen tersebut.
Format Standar Berdasarkan Berbagai Jenis Referensi
Meskipun fokus utama kita adalah jurnal dengan tiga pengarang, pemahaman komparatif terhadap format pengarang lain akan memperluas wawasan teknis Anda. Setiap model memiliki karakteristik penulisan kebahasaan yang unik.
American Psychological Association merilis panduan terbaru untuk menyusun daftar pustaka pada tahun 2019 yang membawa perubahan penting pada detail sitasi. Panduan dari APA Style 2019 ini menekankan kejelasan struktur untuk artikel digital maupun cetak.
Mari kita pelajari variasi format penulisan daftar pustaka berdasarkan data faktual dari Widuri Raharja Info dan Liputan6 untuk melihat bagaimana perbedaan jumlah pengarang memengaruhi bentuk sitasi:
- Satu Pengarang (Format Buku): Nama belakang ditulis lebih dahulu, diikuti tahun, judul buku bercetak miring, kota terbit, dan nama penerbit. Contoh nyata: Budiono, Tri. 2000. Teori Pertumbuhan Ekonomi. Yogyakarta: Bagian Penerbitan Manajemen Informatika UGM. Alternatif lain: Effendi, Onong Uchjana. 2001. Ilmu, Teori, dan Filsafat Komunikasi. Bandung: Citra Aditya Bakti.
- Dua Pengarang (Format Buku): Kedua nama dibalik dan dihubungkan dengan kata sambung "dan". Contoh nyata: Nasoetion, A.H., dan Ahmad Barizi. 2000. Metode Statistika. Jakarta: PT. Gramedia.
- Tiga Pengarang (Format Buku Klasik): Seluruh nama dibalik dan dipisahkan koma serta kata sambung. Contoh nyata: Sukanto, Rudi, Budi Mulya dan Rangga Sela. 1999. Business Forcasting. Yogyakarta: Bagian Penerbitan Manajemen Informatika UGM.
- Tiga Pengarang (Format APA Style Jurnal): Menggunakan inisial nama depan dan simbol ampersand sebelum penulis terakhir. Contoh nyata: Lee, S. H., Park, J. Y., & Kim, T. H. (2019). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian produk ramah lingkungan. Jurnal Manajemen Pemasaran, 8(3), 78-95.
- Pengarang Sama dengan Tahun Berbeda: Ditulis berurutan kronologis berdasarkan tahun terbit. Contoh nyata: Afrianto, D. 1999. Pedoman Penulisan HTML. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo. Dilanjutkan di baris baru: Afrianto, D. 2000. Belajar Delphi dalam 25 Jurus. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.
- Tanpa Nama Pengarang: Nama institusi atau lembaga yang menerbitkan digunakan sebagai pengganti pengarang. Contoh nyata: Depdiknas. 1999. Petunjuk Pelaksanaan dan Implementasi Beasiswa dan Dana Bantuan Operasional. Jakarta: Depdiknas.
Melalui perbandingan contoh di atas, terlihat jelas bahwa penulisan artikel jurnal dengan format APA Style 2019 memiliki struktur yang lebih ringkas pada nama depan pengarang dengan memanfaatkan inisial huruf saja.
Aturan Ketikan Tipografi dan Batasan Usia Referensi Pustaka
Aspek teknis pengetikan sering kali diabaikan oleh para peneliti, padahal aspek ini menjadi salah satu indikator kerapian karya ilmiah. Tata letak penulisan memiliki aturan spasi yang baku dan tidak boleh diubah sembarangan.
Berdasarkan regulasi akademik standar, setiap pustaka diketik dengan jarak satu spasi (rata kiri-kanan), sedangkan tepi antara satu pustaka dengan pustaka lainnya diberi jarak dua spasi. Pengaturan ini memberikan ruang visual yang bersih sehingga daftar pustaka nyaman dibaca saat proses penelaahan dokumen.
Selain masalah tipografi, relevansi waktu dari jurnal yang Anda sitasi juga memegang peranan penting dalam menentukan bobot ilmiah tulisan Anda. Kebaruan informasi menjadi parameter utama dalam riset modern saat ini.
Sesuai dengan standar baku penulisan ilmiah, batasan tahun referensi pustaka yang ideal digunakan oleh peneliti adalah maksimal 5 (lima) tahun terakhir. Menggunakan jurnal yang diterbitkan melebihi rentang waktu tersebut berisiko membuat teori atau data yang Anda gunakan dianggap usang.
| Jenis Pustaka | Tahun Terbit | Format Penulis Ketiga | Penerbit / Nama Jurnal |
|---|---|---|---|
| Buku Tiga Pengarang | 1999 | Rangga Sela | Bagian Penerbitan Manajemen Informatika UGM |
| Jurnal APA Style 3 Pengarang | 2019 | Kim, T. H. | Jurnal Manajemen Pemasaran |
| Buku Satu Pengarang | 2000 | – | Bagian Penerbitan Manajemen Informatika UGM |
| Buku Dua Pengarang | 2000 | – | PT. Gramedia |
| Tanpa Pengarang | 1999 | – | Depdiknas |
Penyusunan tabel di atas membuktikan bahwa setiap variasi dokumen memiliki karakteristik penulisan tersendiri yang wajib dipatuhi secara ketat oleh penulis ilmiah demi menjaga integritas akademik.
Rekomendasi Final Pengelolaan Sitasi
Memasuki fase akhir penyusunan karya tulis, ketelitian dalam memeriksa ulang setiap tanda baca pada daftar pustaka jurnal dengan 3 pengarang adalah kunci utama kelulusan draf. Format APA Style 2019 mengharuskan keakuratan penulisan volume, nomor, dan halaman jurnal tanpa ada elemen yang terlewat. Gunakan aplikasi manajemen referensi modern untuk otomatisasi pencatatan data bibliografi, namun tetap lakukan verifikasi manual guna memastikan kepatuhan penuh terhadap aturan jarak satu spasi antarpustaka serta batas maksimal usia referensi 5 tahun terakhir.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow