Empu Prapanca Tulis Istilah Pancasila dalam Kitab Negarakertagama pada Abad ke-14

Smallest Font
Largest Font

Istilah Pancasila tercatat secara resmi dalam Kitab Negarakertagama karangan Empu Prapanca yang ditulis pada tahun 1365 di masa kejayaan Kerajaan Majapahit. Catatan sejarah tertua ini menjadi bukti otentik bahwa dasar negara Indonesia memiliki akar historis yang sangat kuat sejak abad ke-14. Penemuan teks ini menegaskan bahwa nilai-nilai tersebut bukan merupakan konsep baru, melainkan buah pemikiran luhur Nusantara yang telah berusia ratusan tahun.

Dokumen literatur kuno ini menjadi rujukan utama para sejarawan dalam melacak rekam jejak filosofi bangsa. Kerajaan Majapahit pada abad ke-14 telah mengintegrasikan prinsip-prinsip moralitas dalam sistem pemerintahannya. Empu Prapanca mengabadikan istilah tersebut dalam sebuah kalimat suci yang mengatur tata laku kehidupan bernegara saat itu.

Kalimat yang memuat istilah tersebut berbunyi "Yatnanggegwani Pancasyila Kertasangkarabhisekakakakrama". Penggunaan bahasa ini bersumber langsung dari tradisi sastra Jawa Kuno yang menyerap banyak kosakata lama.

Arti Pancasila dari Bahasa Sansekerta

Secara etimologis, pemaknaan istilah ini didasarkan pada susunan kata yang membentuknya. Struktur kebahasaan kuno memberikan arti pancasila dari bahasa sansekerta ke dalam dua komponen utama.

  • Panca: Kata ini memiliki arti lima secara numerik.
  • Sila: Kata ini bermakna dasar, alas, sendi, atau peraturan tingkah laku yang penting dan baik.

Melalui penggabungan dua kata tersebut, konsep ini menjadi landasan moral yang diterapkan oleh masyarakat adat. Nilai-nilai ini menjadi panduan perilaku sosial dan ritual keagamaan pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk.

Pujangga Nagari Nusantara: Kitab Negarakertagama, Disini Pancasila ditemukan pertama kali | Kingdom Theory

Perbandingan Kronologi Sejarah

Keberadaan dokumen tertulis ini memberikan dimensi kronologi yang sangat kontras jika dibandingkan dengan garis waktu sejarah peradaban modern di dunia barat pada era lampau.

Sebagai gambaran perbandingan lini masa sejarah, tabel berikut menunjukkan posisi penulisan kitab karangan Empu Prapanca ini terhadap peristiwa besar dunia lainnya:

Tabel Perbandingan Lini Masa Sejarah Dunia
Tahun PeristiwaNama Peristiwa atau Dokumen SejarahKonteks Peradaban
1365Penulisan Kitab Negarakertagama oleh Empu PrapancaKerajaan Majapahit, Nusantara
1789Pecahnya Revolusi Prancis di EropaPeradaban Modern Barat, Eropa

Data linimasa di atas memperlihatkan bahwa rumusan kode moral di Nusantara telah lahir jauh sebelum pergolakan politik modern terjadi di belahan dunia lain. Hal ini memperkuat kedudukan sejarah pancasila singkat sebagai warisan luhur tradisi domestik.

Transformasi Menuju Dasar Negara Modern

Meskipun asal usul pancasila telah dikenal sejak zaman kuno, fungsi dan interpretasinya mengalami perkembangan pesat menjelang kemerdekaan Indonesia. Konsep moralitas personal tersebut diangkat menjadi falsafah politik formal nasional.

Melalui sidang-sidang resmi pada pertengahan abad ke-20, para pendiri bangsa merumuskan kembali gagasan ini agar relevan dengan kebutuhan negara modern. Upaya penyusunan dasar negara ini melibatkan tokoh-tokoh terkemuka nasional dari berbagai latar belakang pemikiran.

Prinsip lima dasar yang awalnya tercantum dalam naskah sastra kuno tersebut akhirnya bertransformasi menjadi norma hukum tertinggi di Indonesia. Kitab kuno abad ke-14 ini berhasil mewariskan fondasi etis yang tetap tegak hingga hari ini.

Follow ngajimatematika.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow