Bencana Gempa Flores NTT Merusak Ribuan Ruang Kelas Sekolah
Sebanyak 5.521 ruang kelas rusak akibat rangkaian gempa bumi yang melanda kawasan Flores, Nusa Tenggara Timur sejak 15 Agustus 2026. Bencana ini mengakibatkan 72 orang tewas, memicu evakuasi puluhan ribu warga, serta mengganggu akses pendidikan puluhan ribu siswa setempat.
Data Seknas SPAB per 20 Agustus 2026 yang dilansir dari Detikcom mencatat 1.268 dari 1.378 satuan pendidikan terdampak telah melaporkan kondisi terkini. Sebanyak 502 sekolah mengalami kerusakan berat, sementara 2.229 ruang kelas dilaporkan rusak total mencakup fasilitas laboratorium, perpustakaan, hingga rumah dinas guru.
Dampak kerusakan fasilitas umum tersebut memaksa Pemerintah Provinsi NTT menerapkan kebijakan pembelajaran darurat dari pengungsian maupun rumah bagi 116.324 murid. Evaluasi sementara mencatat 923 sekolah menerapkan pembelajaran dari rumah, 171 sekolah secara daring, 35 sekolah memanfaatkan kelas darurat, dan 30 sekolah menggelar tatap muka.
Guna menjaga kelangsungan akses pendidikan hingga skema darurat berakhir pada 28 Agustus 2026, Kemendikdasmen menerbitkan Panduan Pembelajaran di Masa Darurat yang berfokus pada materi esensial, literasi-numerasi, serta pendampingan psikososial.
"Dalam situasi bencana, keselamatan dan keberlanjutan pendidikan anak harus menjadi perhatian bersama. Kemendikdasmen terus bergerak bersama pemerintah daerah dan seluruh mitra untuk memastikan anak-anak tetap mendapatkan layanan pendidikan, meskipun dalam kondisi darurat. Kita ingin memastikan bahwa keterbatasan akibat bencana tidak menghentikan hak anak untuk belajar dan mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan," ujar Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat.
Pemerintah bersama mitra lembaga menyalurkan ribuan bantuan logistik mencakup paket sembako, school kit, family kit, serta 100 tenda kelas darurat ke wilayah Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Ende, Nagekeo, hingga Sikka. Tahap penanganan selanjutnya difokuskan pada distribusi 123.522 buku, perlengkapan mebelair, papan tulis, serta dukungan psikososial lanjutan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow