IPB University Segera Tutup Pendaftaran Beasiswa Garuda Pekan Ini
Pendaftaran program Beasiswa Garuda untuk jenjang S1 sekaligus S2 di IPB University akan segera berakhir pada Kamis, 25 Juni 2026 pekan ini. Penerima program ini mendapatkan kesempatan menempuh studi di IPB serta universitas mitra di luar negeri.
Dikutip dari pengumuman resminya oleh Detikcom, Beasiswa Garuda di IPB University menerapkan skema 3 + 1 + 1 Fast Track S1-S2 dan Double Degree. Skema tersebut mencakup tiga tahun kuliah S1 di IPB, satu tahun S1 di kampus mitra luar negeri, dan satu tahun S2 di luar negeri.
Calon mahasiswa yang berminat mendaftar ke IPB University melalui Beasiswa Garuda dapat memilih beberapa universitas mitra di luar negeri sesuai program studi yang tersedia.
National University of Singapore (NUS) membuka kesempatan untuk Program Studi (Prodi) Bisnis. University of Adelaide di Australia menyediakan pilihan bagi pendaftar Prodi Teknik Industri Pertanian. Sementara itu, University College Dublin di Irlandia membuka pintu untuk pendaftar Prodi Teknologi Pangan.
Jadwal Pelaksanaan Seleksi
Beasiswa Garuda merupakan program gelar yang ditujukan bagi pelajar Republik Indonesia, khususnya dari latar belakang yang belum terwakilkan. Berikut adalah agenda pelaksanaan Beasiswa Garuda Gelombang II 2026:
Proses pendaftaran dibuka hingga tanggal 25 Juni 2026. Tahapan berikutnya adalah seleksi administrasi yang berlangsung mulai 25 Juni sampai 10 Juli 2026. Tes Bakat Skolastik akan diselenggarakan pada 15 Juli hingga 30 Juli 2026, sedangkan hasil akhir diumumkan pada 5 Agustus 2026.
Persyaratan Dokumen Pendaftaran
Para pendaftar wajib melengkapi sejumlah berkas administrasi. Dokumen personal yang diminta meliputi biodata diri serta kartu identitas berupa KTP, KIA, atau paspor.
Pendaftar juga harus menyertakan sertifikat kemampuan bahasa asing yang masih berlaku. Untuk tujuan kampus dalam negeri, syarat minimalnya adalah IELTS 6.0, TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, atau PTE Academic 50.
Bagi pendaftar yang memilih kampus luar negeri, syarat minimal yang ditetapkan yaitu IELTS 6.5 dengan masing-masing band minimal 6.0, TOEFL iBT 80, atau PTE Academic 58.
Bagi calon mahasiswa penyandang disabilitas, terdapat dokumen tambahan berupa surat keterangan disabilitas dari rumah sakit pemerintah atau puskesmas. Selain itu, wajib melampirkan surat persetujuan orang tua atau wali bermeterai Rp10.000 sesuai format panduan.
Persyaratan medis lainnya mencakup surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari fasilitas kesehatan pemerintah. Surat tersebut wajib memuat hasil pemeriksaan buta warna oleh dokter spesialis mata serta keterangan bebas cacat atau tuna.
Pendaftar pun harus melampirkan surat keterangan bebas narkoba. Dokumen ini dikeluarkan oleh unit kesehatan pemerintah atau lembaga resmi yang berwenang melakukan pengujian zat narkoba.
Sertifikat Scholastic Assessment Test (SAT) dengan skor minimal 1.170 juga menjadi salah satu berkas yang diminta. Jika belum memilikinya atau skor tidak memenuhi batas, pendaftar wajib mengikuti Tes Bakat Skolastik dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Dokumen penting lainnya adalah Letter of Acceptance (LoA) Unconditional yang sesuai dengan daftar perguruan tinggi dan prodi tujuan. Jika dokumen LoA tersebut lebih dari satu, pendaftar harus menggabungkannya menjadi satu berkas.
Peserta juga diharuskan mengisi personal statement langsung pada formulir online. Persyaratan akademik lainnya mencakup hasil scan nilai rapor semester 1 sampai 5 dalam satu file PDF.
Pihak sekolah asal juga harus menerbitkan dokumen pendukung. Dokumen tersebut adalah surat keterangan eligibilitas SNBP dari kepala sekolah yang memuat nilai rapor semester 1-5 bagi seluruh siswa dalam satu angkatan.
Surat rekomendasi juga wajib disertakan dari kepala sekolah. Khusus untuk lulusan dari sekolah di luar negeri, surat rekomendasi diperoleh dari atase pendidikan yang sesuai dengan wilayah kerja setempat.
Komponen syarat berikutnya adalah sertifikat nilai tes IQ dengan skor minimal 110. Sertifikat ini dikeluarkan oleh lembaga psikologi terapan di perguruan tinggi berakreditasi minimal Baik Sekali, dengan masa berlaku tes maksimal 2 tahun sejak hari penutupan pendaftaran beasiswa.
Bukti Prestasi dan Dokumen Pendukung
Peserta dapat menambahkan bukti prestasi berupa sertifikat capaian dalam 3 tahun terakhir yang digabungkan dalam satu file PDF. Pengalaman kepengurusan OSIS sebagai ketua juga dapat dilampirkan dengan bukti surat keputusan dari kepala sekolah.
Beberapa dokumen penunjang aspek ekonomi turut menjadi persyaratan pendaftaran. Berkas tersebut meliputi scan kartu PIP, KJP, atau bantuan sosial lain yang aktif dan terdaftar pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Pendaftar juga diminta mengunggah slip gaji atau surat keterangan penghasilan orang tua. Terakhir, unggah scan rekening koran atau mutasi tabungan orang tua dalam 3 bulan terakhir, beserta bukti pembayaran tagihan listrik untuk periode 3 bulan terakhir.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow