ITB Deteksi 50 Titik Dasar Batas Laut Indonesia Tidak Akurat
Kelompok peneliti dari Institut Teknologi Bandung (ITB) menyebut Indonesia perlu mengkaji ulang dan memperbarui data terkait titik dasar batas laut. Langkah ini diperlukan karena ada beberapa perubahan yang terdeteksi di lapangan.
Dari 195 titik dasar yang telah didepositkan Indonesia ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejak tahun 2009, tim peneliti ITB menemukan ada 50 titik yang tidak lagi akurat, seperti dilansir dari Detikcom.
Penelitian ini dipimpin oleh Prof Dr Ir Eka Djurnarsjah MT. Riset tersebut telah diterbitkan dalam makalah berjudul "Aplikasi Satellite Derived Bathymetry (SDB) untuk Perbaikan Titik-Titik Dasar Batas NKRI".
Dalam menentukan kedalaman laut, peneliti menggunakan teknologi Satellite Derived Bathymetry (SDB). Metode SDB ini memanfaatkan citra satelit untuk mengekstraksi informasi kedalaman air secara efektif.
Berdasarkan informasi dari laman ITB, penyebab titik-titik tersebut tak lagi akurat adalah adanya perubahan kondisi alam serta dinamika pesisir. Melalui teknologi SDB, pembaruan data lokasi yang sulit dijangkau seperti di Gorontalo atau wilayah terluar bisa terpetakan dengan cara yang lebih ekonomis.
Selain itu, terdapat pengaruh dari acuan vital atau titik nol kedalaman. Bagian ini merupakan fondasi utama dalam penarikan garis pangkal wilayah laut Indonesia, mulai dari Laut Teritorial (12 mil), Zona Ekonomi Eksekutif (200 mil), hingga Landas Kontinen.
SDB Jadi Solusi Mutakhir dari ITB
Lewat pemanfaatan SDB, Eka dan tim meyakini bahwa penentuan kedalaman laut di wilayah dangkal dapat dilakukan dengan waktu yang lebih singkat. Selain itu, biaya yang dibutuhkan juga menjadi lebih hemat.
Teknologi SDB ini dinilai memiliki dampak strategis bagi kedaulatan Indonesia, salah satunya melalui proses validasi titik dasar. Penggunaan metode ini dapat memastikan klaim batas laut Indonesia di mata internasional mempunyai dasar ilmiah yang kuat.
Eka bersama tim berharap hasil riset ini dapat menjadi standar baru dalam penetapan batas wilayah laut di masa depan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow