Dua Jurusan Spesifik UI Laku Keras Diburu Industri Sebelum Lulus
Tingginya angka pengangguran dari lulusan jenjang S1 yang mencapai satu juta orang berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tidak menyurutkan penyerapan tenaga kerja bagi sejumlah program studi di Universitas Indonesia (UI). Dilansir dari Detikcom, beberapa jurusan spesifik di kampus tersebut justru menjadi incaran utama para pemberi kerja dari berbagai industri.
Rektor Universitas Indonesia Prof Heri Hermansyah mengungkapkan bahwa program studi Aktuaria serta Administrasi Fiskal kini sedang banyak diminati pasar kerja. Para lulusan dari kedua bidang tersebut terus diperebutkan oleh sektor industri.
Heri menyebutkan keberadaan fenomena sistem 'ijon', di mana para mahasiswa dari jurusan Aktuaria maupun Administrasi Fiskal sudah diikat oleh perusahaan mitra bahkan sebelum mereka resmi menyelesaikan masa studi.
"Misal contoh tadi Aktuaria, Fiskal ya, Administrasi Fiskal. Begitu mereka lulus, bahkan sebelum lulus, itu mitra-mitra kerja dari dunia usaha dan dunia industri itu sudah mengijon mereka untuk kemudian bekerja di tempat mereka," kata Heri usai menghadiri acara Temu Akbar Guru Besar UI di Gedung Makara Art, Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat pada Rabu (12/8/2026).
Penawaran ikatan kerja tersebut juga sering muncul saat mahasiswa masih menjalani program magang. Kerja sama yang luas antara UI dengan mitra industri menjadi faktor pendukung utama lancarnya penyerapan tenaga kerja tersebut.
"Bahkan biasanya mereka magang di mana, begitu selesai tugas akhir itu sudah ditawarkan untuk bekerja di tempat mereka magang sebelumnya itu," kata Heri.
Menanggapi hasil survei Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis (LPEM FEB) UI yang menyebut jurusan Manajemen sebagai salah satu penyumbang pengangguran terbesar, Heri menjelaskan bahwa hal tersebut dipengaruhi oleh sifat jurusannya yang sangat umum serta jumlah populasinya yang besar.
"Nah kalau dilihat ya sebenarnya ini kan ada jurusan-jurusan yang di mana-mana ada ya. Misal contoh tadi manajemen, hukum, itu di mana-mana ada gitu. Tetapi kalau bicara general, bisa jadi karena populasinya sangat besar kan gitu," kata Heri.
Menurut Heri, industri saat ini lebih membutuhkan pembukaan jurusan yang lebih spesifik. Jurusan Aktuaria sendiri merupakan kombinasi ilmu dari bidang manajemen dan matematika.
"Nah ini dunia usaha ternyata memerlukan apa segmen-segmen yang lebih spesifik seperti tadi administrasi kan umum, begitu Administrasi Fiskal, laku keras. Aktuaria, itu kan gabungan dari manajemen dan matematika ya," kata Heri.
Meski demikian, Heri menegaskan bahwa alumni jurusan Manajemen dari UI tetap memiliki daya serap yang tinggi di pasar kerja maupun kesempatan melanjutkan pendidikan.
"Tetapi kalau bicara spesifik tadi lokal di Universitas Indonesia, saya pikir jurusan Manajemen di UI tidak mengalami kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan ataupun melanjutkan sekolah ya. Karena ada dua pilihan, bisa setelah lulus S1 dia bekerja atau dia sekolah lagi S2 dengan beasiswa, bisa ke luar negeri ya," kata Heri.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow