Kuliah S1 Teknik Perkapalan ITS Sediakan Jalur Reguler dan Joint Degree

Smallest Font
Largest Font

Pilihan pendidikan tinggi di bidang kelautan dan perkapalan dapat ditempuh melalui Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Kampus ini mengelola Departemen Teknik Perkapalan (DTP) di bawah Fakultas Teknologi Kelautan yang telah berdiri sejak tahun 1960.

Pengembangan pendidikan di DTP ITS berfokus pada rekayasa perkapalan, manajemen maritim, hingga teknologi produksi kapal. Departemen bertitel akreditasi Unggul ini tercatat sebagai departemen teknik perkapalan tertua di kawasan ASEAN dan telah melahirkan 2.850 tenaga profesional.

Seperti dilansir dari Detikcom, program strata satu (S1) Teknik Perkapalan ITS terbagi menjadi dua skema pendidikan utama, yaitu kelas Reguler dan Joint Degree.

Program S1 Teknik Perkapalan Reguler menempuh beban studi 144 SKS dalam jangka waktu 8 semester. Seluruh kegiatan perkuliahan dilaksanakan di Kampus ITS Surabaya dengan gelar akhir Sarjana Teknik (S.T.). Penerimaan mahasiswa baru dibuka lewat jalur SNBP, SNBT, dan Jalur Mandiri ITS.

Sementara itu, program S1 Joint Degree merupakan bentuk kerja sama internasional antara ITS dengan Mokpo National University (MNU) Korea Selatan. Perkuliahan berlangsung selama 8 semester (144 SKS), dengan rincian semester 1 hingga 5 di ITS Surabaya serta semester 6 hingga 8 di MNU Korea Selatan.

Lulusan program Joint Degree memperoleh dua gelar sekaligus, yakni Sarjana Teknik (S.T.) dari ITS dan Bachelor of Engineering (B.Eng.) dari MNU. Seleksi masuk program internasional ini diselenggarakan secara khusus melalui jalur Mandiri dan Kelas Internasional ITS.

Rincian Biaya Pendidikan dan UKT

Penetapan tarif Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk program S1 Reguler Teknik Perkapalan ITS berada pada rentang Rp 500 ribu hingga Rp 12,5 juta per semester.

Untuk skema Joint Degree, besaran UKT ditetapkan senilai Rp 30 juta per semester. Biaya tersebut berlaku untuk mahasiswa yang masuk melalui jalur SMITS Future Leader and Academic Talent (FLAT) maupun SMITS Academic and Competence Excellence (ACE).

Biaya operasional kuliah Joint Degree tersebut belum mencakup kebutuhan tiket pesawat, akomodasi, dan biaya hidup mahasiswa selama menempuh studi di Korea Selatan pada semester 5 sampai 8.

Selain UKT, mahasiswa dari jalur mandiri juga dibebankan pembayaran Iuran Pengembangan Institusi (IPI). Tarif IPI S1 Teknik Perkapalan Reguler berkisar antara Rp 50 juta hingga Rp 75 juta, sedangkan IPI untuk S1 Joint Degree ditetapkan sebesar Rp 75 juta.

Jangkauan Prospek Kerja Lulusan

Lulusan Teknik Perkapalan ITS dibekali kompetensi untuk memenuhi kebutuhan industri maritim domestik maupun global. Luasnya spektrum industri mencakup sektor transportasi laut, minyak dan gas lepas pantai, perikanan, pembangkit listrik terapung, pariwisata, pertahanan, hingga kepelabuhanan.

Peluang karier di industri perkapalan nasional terbuka pada bidang galangan kapal (shipbuilding), galangan reparasi (shipyard), manufaktur sarana lepas pantai, pabrikasi komponen, biro klasifikasi, jasa konsultasi desain, serta surveyor independen.

Para alumni juga dapat menempati posisi strategis di industri pelayaran, seperti shipping line, ship management, freight forwarder, hingga pelayanan logistik pertambangan dan minyak bumi.

Berdasarkan pendataan institusi, beberapa profil pekerjaan yang diisi oleh lulusan DTP ITS antara lain Naval Architecture, Marine Engineer, QA/QC Engineer, Welding Inspector, Structural Engineer, Subsea Engineer, Project Engineer, hingga Plan Engineer.

Follow ngajimatematika.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed