Mengenal Healing Forest untuk Memulihkan Kesehatan Fisik dan Mental

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Tekanan hidup dan tingkat stres yang meningkat mendorong banyak orang mencari metode untuk melepas penat. Salah satu metode yang tengah menjadi tren saat ini adalah kegiatan healing forest.

Healing forest merupakan aktivitas pemulihan kondisi fisik maupun mental dengan mengunjungi kawasan hutan. Banyak orang memercayai bahwa memandangi panorama alam sekitar dapat mereduksi tingkat stres secara efektif.

Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University, Prof Siti Badriyah Rushayati menjelaskan bahwa hutan berfungsi sebagai penyerap karbon sekaligus penjaga ekosistem. Kawasan ini juga memberikan dampak positif secara langsung bagi kesehatan manusia, seperti dilansir dari Detikcom.

Siti membenarkan bahwa manfaat hutan sangat baik untuk kesehatan mental dan fisik manusia. Hal tersebut yang membuat banyak orang menyebutnya sebagai terapi hutan.

"Paparan udara hutan dapat meningkatkan aktivitas natural killer cells yang berperan melawan infeksi dan sel kanker. Selain itu, terapi hutan juga terbukti mampu menurunkan tingkat stres dan meningkatkan kesehatan mental," kata Siti dikutip dari laman IPB University, Rabu (1/7/2026).

Fakta ilmiah tersebut telah dibuktikan melalui sejumlah penelitian. Ekosistem hutan menyimpan phytoncide, yaitu senyawa volatil alami yang diproduksi oleh tumbuh-tumbuhan.

Senyawa alami tersebut berfungsi sebagai bentuk pertahanan tanaman terhadap paparan serangga mikroorganisme dan tekanan lingkungan. Senyawa ini rupanya turut membawa dampak positif yang besar bagi tubuh manusia.

"Phytoncide memiliki sifat antioksidan yang dapat melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Paparan senyawa ini secara teratur juga dapat membantu menurunkan tekanan darah, mengurangi stres, dan meningkatkan kesejahteraan mental," jelas Siti.

Syarat Melakukan Healing Forest

Kendati menawarkan dampak yang baik, Siti mengingatkan bahwa aktivitas healing forest tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Terdapat beberapa kriteria khusus yang harus dipenuhi agar kegiatan berjalan aman dan sesuai tujuan.

Beberapa aspek yang harus diperhatikan meliputi pemilihan lokasi hutan dengan tingkat kebisingan yang rendah. Selain itu, kualitas udara harus bersih, kondisi medan wajib aman, serta atmosfer sekitar harus mampu memberikan ketenangan.

"Dalam healing forest, seluruh panca indera harus dapat menyatu dengan alam. Jika tingkat kebisingan terlalu tinggi, proses relaksasi tidak akan berjalan optimal," katanya.

Di samping manfaat kesehatan, Siti melihat adanya potensi ekonomi yang menjanjikan dari tren forest healing ini. Area taman serta hutan wisata berpotensi menjadi destinasi yang semakin diminati oleh para pelancong.

"Ini bisa menjadi sumber ekonomi baru sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga hutan," ujarnya.

Melihat situasi fenomena triple planetary crisis yang mencakup perubahan iklim, polusi lingkungan, dan penurunan keanekaragaman hayati, Siti mengajak seluruh pihak bersinergi memperbaiki kondisi bumi.

"Ketahanan iklim, ketahanan ekosistem, dan kesehatan masyarakat hanya dapat tercapai apabila pembangunan berjalan selaras dengan fungsi jasa lingkungan hutan," tandas Siti.

Follow ngajimatematika.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed