Pemprov DKI Buka Seleksi Duta Antihoaks 2026 Siswa SMA Negeri
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meluncurkan program seleksi Duta Antihoaks 2026 yang ditujukan bagi para siswa SMA negeri di wilayah Jakarta. Langkah ini diambil untuk membangun benteng literasi digital di kalangan generasi muda sekaligus membendung penyebaran informasi palsu, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Pelaksanaan program pada tingkat SMA negeri ini menjadi langkah awal sebelum cakupannya diperluas ke jenjang lain pada masa mendatang.
Dalam prosesnya, tiap sekolah berhak mengirimkan maksimal lima perwakilan siswa untuk mengikuti tahapan seleksi administrasi. Hasil penyaringan awal tersebut akan menentukan satu peserta terbaik dari masing-masing sekolah yang berhak melangkah ke tahap berikutnya.
Siswa yang terpilih bakal menjalani masa penugasan selama satu tahun penuh. Selama periode tersebut, Duta Antihoaks memegang peran penting dalam membangun kesadaran digital di lingkungannya.
Tugas utama yang diemban meliputi peran sebagai penggerak literasi digital di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Selain itu, mereka bertindak sebagai agen edukasi penangkal hoaks serta berkolaborasi langsung dengan Tim Jalahoaks Diskominfotik Provinsi DKI Jakarta.
Manfaat dan Fasilitas Bagi Peserta
Para peserta yang mengemban tugas ini akan menerima Surat Keputusan (SK) atau sertifikat penugasan resmi sebagai Duta Antihoaks Jakarta selama satu tahun. Mereka juga berkesempatan menjadi edukator literasi digital secara luas.
Manfaat lainnya mencakup kesempatan bertugas sebagai Fact Checker Junior bersama tim Jalahoaks, mendampingi pelaksanaan program literasi digital di sekolah, serta terlibat aktif dalam berbagai kegiatan Diskominfotik DKI Jakarta. Peserta juga mendapatkan akses jejaring ke komunitas literasi digital tingkat nasional.
Tahapan Kegiatan dan Pengukuhan
Peserta yang lolos seleksi tahap awal akan dibekali pelatihan khusus sebelum masuk ke tahapan seleksi berikutnya. Setelah dibekali materi, para siswa diminta merancang dan menjalankan proyek literasi digital di lingkungan sekolah atau masyarakat selama kurang lebih satu bulan.
Pada tahap akhir, peserta harus mempresentasikan hasil proyek tersebut di hadapan dewan juri. Tim penilai kemudian menetapkan satu siswa dan satu siswi terbaik sebagai Duta Antihoaks Jakarta 2026, yang pengukuhannya dipimpin langsung oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow