Pemprov Jabar Fasilitasi Guru dan Siswa Sekolah Maung ke Inggris
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyediakan program pelatihan dan beasiswa ke Inggris bagi guru serta siswa terbaik dari Sekolah Manusia Unggul (Maung) untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah. Kepastian program pengiriman tenaga pendidik dan pelajar tersebut disampaikan pada Selasa (30/6/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Para guru terpilih diproyeksikan menjalani proses pembelajaran selama minimal tiga bulan di Inggris demi mendalami sistem pendidikan setempat. Selain pelatihan guru, Pemprov Jabar turut mengalokasikan kuota beasiswa bagi 10 siswa terbaik Sekolah Maung untuk melanjutkan studi ke University of Nottingham.
Program ini dirancang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, melainkan juga mengusung misi pengenalan kebudayaan lokal di kancah internasional. Hubungan kerja sama tersebut diresmikan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pihak pemerintah daerah dan universitas terkait.
"Guru yang terbaik dari mereka akan saya pilih studi di Inggris minimal tiga bulan untuk belajar. Untuk memahami bahwa sistem pembelajaran di universitas besar luar negeri tidak semata-mata selalu tentang teknologi digital," ujar Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi.
Melalui kolaborasi ini, pertukaran pengalaman diharapkan dapat berjalan sekaligus mengenalkan identitas budaya Jawa Barat kepada masyarakat di Inggris. Pihak pemprov menargetkan elemen kebahasaan serta sejarah peradaban Sunda dapat menjadi bagian yang dipelajari di Nottingham.
"Hari ini kita melakukan MoU antara Pemerintah Jawa Barat dan kampus. Di dalamnya ada kerja sama untuk saling mengenalkan budaya. Bahasa Sunda dan sejarah peradaban Sunda ingin menjadi bagian yang dikenalkan di Nottingham," katanya.
Pengembangan kualitas sumber daya manusia dinilai senada dengan pelestarian identitas budaya lokal. Pemprov Jabar mengutarakan rencana jangka panjang untuk mendirikan sebuah lembaga akademis baru bernama Institut Siliwangi yang berfungsi sebagai pusat pengenalan peradaban Sunda di skala internasional.
"Saya ingin memberikan pembelajaran kepada masyarakat Jawa Barat bahwa kita bisa maju dengan tetap berkebudayaan," tegas gubernur yang sering dipanggil Kang Dedi Mulyadi (KDM) tersebut.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow