Siswa MAN IC Tapsel Raih Beasiswa Penuh di Yangzhou Polytechnic College
Siswa Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Tapanuli Selatan, Rafie Hajri Musaiyar Siregar, berhasil diterima di Yangzhou Polytechnic College, China, melalui jalur prestasi dengan skema beasiswa penuh pada Senin (3/8/2026), dilansir dari Detikcom.
Rafie menyatakan rasa syukurnya dapat menembus perguruan tinggi favorit tersebut untuk melanjutkan jenjang pendidikan tingginya.
"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas kesempatan yang Allah SWT berikan kepada saya untuk melanjutkan studi di Yangzhou Polytechnic University, China," kata Rafie, siswa MAN IC Tapsel.
Keberhasilan ini didapat setelah melalui proses seleksi masuk yang terbilang ketat. Pihak sekolah mengonfirmasi bahwa diterimanya Rafie dipastikan lewat pemberitahuan resmi dari pihak kampus di China.
"Berdasarkan surat elektronik yang diterima dari Yangzhou Polytechnic College China beberapa hari lalu, Rafie Hajri Musaiyar Siregar diterima melalui jalur prestasi dengan fully funded," ujar Abdul Hakim Siregar, Kepala MAN IC Tapsel.
Abdul menambahkan bahwa Rafie bukanlah siswa pertama dari madrasahnya yang berhasil menembus kampus tersebut. Sebelumnya sudah ada dua alumni yang diterima di universitas yang sama pada tahun-tahun sebelumnya.
"Rafie Hajri Musaiyar Siregar merupakan siswa ketiga yang diterima di YPC China. Siswa pertama MAN IC Tapsel yang melanjutkan pendidikan ke YPC China adalah Debby Samratih Sitompul pada tahun 2020 dan Shafa Natasya Aurellia pada tahun 2024," ujar Abdul Hakim Siregar.
Pihak sekolah menegaskan komitmennya untuk terus menjadikan China sebagai salah satu destinasi studi utama bagi para alumnusnya.
"Jadi, MAN IC Tapsel menjadikan China atau Tiongkok sebagai satu tujuan belajar alumni MAN IC Tapsel dalam menggapai asa dan cita. Ke depan kita berharap ada kerja sama yang lebih terlembaga," ungkap Abdul Hakim Siregar.
Di sisi lain, Rafie mengungkapkan bahwa capaian internasional ini tidak lepas dari doa serta gemblengan disiplin selama menimba ilmu di madrasah.
"Keberhasilan ini tentu tidak saya raih seorang diri, melainkan berkat doa dan dukungan dari kedua orang tua, keluarga, para guru, serta teman-teman yang selalu memberikan semangat," kata Rafie.
Prestasi tersebut dipandang sebagai dorongan moral yang kuat untuk menghadapi iklim akademik di jenjang yang lebih tinggi.
"Bimbingan dan motivasi yang telah diberikan telah membentuk saya menjadi pribadi yang lebih disiplin, percaya diri, dan siap menghadapi tantangan di jenjang pendidikan yang lebih tinggi," tutur Rafie.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow